Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 13 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / China Unjuk Kekuatan, Taiwan Siaga Perang dan Penerbangan Sipil Dibatalkan
Internasional

China Unjuk Kekuatan, Taiwan Siaga Perang dan Penerbangan Sipil Dibatalkan

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
Last updated: Desember 31, 2025 12:30 pm
By
Hadi Febriansyah
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
7 bulan lalu
Share
Barisan Tentara Taiwan.
Barisan Tentara Taiwan. (Sumber: Unsplash/Winston Chen )
SHARE

Taiwan tetap berada dalam status siaga tinggi pada Rabu setelah China menggelar latihan militer besar-besaran di sekitar pulau tersebut sehari sebelumnya. Penjaga pantai Taiwan menyatakan bahwa pusat tanggap darurat maritim tetap beroperasi sambil memantau pergerakan kapal perang China.

Daftar isi Konten
  • 77 Pesawat Militer China Terdeteksi di Sekitar Taiwan
  • Penerbangan Dibatalkan, Pasukan Taiwan Disiagakan
  • Simulasi Pengepungan Taiwan Jadi Sorotan

Latihan militer yang diberi nama “Justice Mission 2025” itu melibatkan peluncuran puluhan roket ke arah Taiwan serta pengerahan banyak kapal perang dan pesawat tempur di sekitar wilayah pulau. Aksi ini dinilai sebagai unjuk kekuatan yang memicu kekhawatiran serius dari negara-negara Barat.

Pemerintah Taiwan mengecam keras latihan tersebut dan menyebutnya sebagai ancaman terhadap keamanan kawasan serta bentuk provokasi terbuka.

Meski sejumlah kapal China mulai bergerak menjauhi wilayah Taiwan, Beijing hingga kini belum secara resmi mengumumkan berakhirnya latihan militer tersebut. Situasi ini membuat Taiwan tetap mempertahankan status siaga.

Situasi maritim telah tenang, dengan kapal-kapal secara bertahap mulai meninggalkan lokasi. Karena China belum mengumumkan berakhirnya latihan militer, pusat tanggap darurat tetap beroperasi,”

tulis Kepala Dewan Urusan Kelautan Taiwan, Kuan Bi-ling, seperti dilansir dari Reuters.

Seorang pejabat penjaga pantai Taiwan mengatakan kepada Reuters bahwa seluruh 11 kapal penjaga pantai China telah meninggalkan perairan dekat Taiwan dan terus bergerak menjauh. Namun, pejabat keamanan Taiwan menegaskan bahwa pusat tanggap darurat militer dan penjaga pantai masih aktif.

77 Pesawat Militer China Terdeteksi di Sekitar Taiwan

Kapal Induk Taiwan Liaoning. (Sumber: Wikipedia)

Kementerian Pertahanan Taiwan melaporkan bahwa dalam 24 jam terakhir, 77 pesawat militer China serta 25 kapal angkatan laut dan penjaga pantai terdeteksi beroperasi di sekitar pulau.

Dari jumlah tersebut, 35 pesawat militer China melintasi garis median Selat Taiwan, yang selama ini menjadi batas tidak resmi antara Taiwan dan China.

Di tengah berlangsungnya latihan militer tersebut, para duta besar dari negara-negara anggota Quad—Amerika Serikat, Australia, Jepang, dan India—mengadakan pertemuan di Beijing pada Selasa.

Duta Besar AS untuk China, David Perdue, mengunggah foto kebersamaanya dengan para duta besar Australia, Jepang, dan India di Kedutaan Besar AS. Ia menyebut Quad sebagai “force for good” yang berupaya menjaga kawasan Indo-Pasifik tetap bebas dan terbuka, tanpa merinci isi pertemuan tersebut.

Kedutaan Besar AS belum memberikan tanggapan resmi terkait pertemuan itu. Para analis menilai langkah China mencerminkan kepercayaan diri Beijing dalam menekan keunggulan militernya.

Penerbangan Dibatalkan, Pasukan Taiwan Disiagakan

Tentara taiwan bentangkan bendera. (Sumber: Unsplash/Winston Chen )

Latihan ini menjadi yang terluas dari sisi cakupan wilayah yang pernah dilakukan China. Dampaknya, Taiwan terpaksa membatalkan puluhan penerbangan domestik serta mengerahkan jet tempur dan kapal perang untuk pemantauan.

Di berbagai lokasi, prajurit Taiwan terlihat melakukan latihan tanggap cepat, termasuk mendirikan barikade dan memperkuat posisi pertahanan.

Pemerintah China menyatakan latihan militer tersebut merupakan langkah yang sah dan diperlukan. Juru bicara Kantor Urusan Taiwan China, Zhang Han, mengatakan latihan itu bertujuan menjaga kedaulatan nasional dan keutuhan wilayah.

Latihan tersebut disebut sebagai sebuah peringatan keras terhadap kekuatan separatis kemerdekaan Taiwan dan campur tangan pihak luar,”

ujarnya dalam konferensi pers rutin.

Media pemerintah China, Xinhua, juga merilis artikel yang merangkum tiga poin utama dari latihan militer tersebut, yang berlangsung hanya 11 hari setelah Amerika Serikat mengumumkan paket penjualan senjata senilai US$11,1 miliar untuk Taiwan.

Simulasi Pengepungan Taiwan Jadi Sorotan

Menurut laporan Xinhua, latihan ini menunjukkan kemampuan Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) untuk menyimulasikan pengepungan Taiwan.

Operasi tersebut memperlihatkan kemampuan China untuk menekan dan membendung kekuatan separatis sambil menolak akses terhadap campur tangan asing – sebuah pendekatan yang diringkas sebagai ‘menyegel secara internal dan memblokir secara eksternal’, tulis Xinhua dengan mengutip Zhang Chi, profesor dari Universitas Pertahanan Nasional PLA.

China mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan tidak menutup kemungkinan menggunakan kekuatan militer untuk mengambil alih pulau tersebut. Sementara itu, Taiwan dengan tegas menolak klaim China dan menegaskan statusnya sebagai wilayah yang diperintah secara demokratis.

Tag:ASchinaGeopolitikLatihan MiliterMiliterperangTaiwan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Seskab Teddy-Bahlil Masuk Tiga Besar Menteri Terbaik Versi IPO, Pengamat: Sangat Tidak Logis
By Rika Pangesti
Ilustrasi Bahlil
1
Viral Challenge Hafalan Alquran Berhadiah Miras, Newport Akhirnya Klarifikasi dan Minta Maaf
By Syifa Fauziah
Booth Newport di festival musik.
2
Mengerikan! WNI Jadi Korban Serangan Rudal Houthi, Kapal Tihama Terbakar di Selat Bab al-Mandeb
By Natania Longdong
Ilustrasi kapal yang diserang rudal.
3
Utang Pemerintah Membengkak Rp373 Triliun dalam 3 Bulan, Kini Tembus Rp10.293 Triliun
By Anisa Aulia
Tumpukan uang rupiah dari tabungan masyarakat. (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)
4
Megawati Bicara 4 Bekal Manusia Indonesia: Jangan Jadi Penjilat dan Sering Loncat Pagar!
By Rika Pangesti
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam acara Ekspos Naskah Sumber Arsip Dasar Negara II. (Sumber: YouTube BPIP RI)
5

BERITA LAINNYA

Gedung Pancasila Kemlu. (sumber: Kemlu)
Internasional

Kemlu Respons Soal WNI yang Tewas Akibat Rudal Houthi Hantam Kapal Tihama

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan dua dari tiga WNI yang menjadi anak…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
12 jam lalu
Ilustrasi KRI Sultan Iskandar Muda-367.
Internasional

China Gandeng RI Latihan Militer di Timur Taiwan, Taipei Murka dan Bereaksi Keras

Angkatan Laut China dan Indonesia dijadwalkan menggelar latihan bersama di perairan sebelah…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
17 jam lalu
Ilustrasi kapal yang diserang rudal.
Internasional

Mengerikan! WNI Jadi Korban Serangan Rudal Houthi, Kapal Tihama Terbakar di Selat Bab al-Mandeb

Seorang warga negara Indonesia (WNI) yang jadi awak kapal dagang Tihama tewas…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
18 jam lalu
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: X/@WhiteHouse)
Internasional

Trump Balik Tagih Iran: Tuntut Ganti Rugi atas Puluhan Tahun Konflik

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, pada Senin, 10 Agustus 2026, mengeluarkan…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Natania Longdong
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up