Di tengah kemajuan informasi dan maraknya konten kesehatan, berbagai mitos makanan masih kuat dipercaya oleh masyarakat Indonesia.
Keyakinan turun-temurun ini kerap diwariskan dari generasi ke generasi, bahkan dijadikan pedoman dalam memilih dan mengkonsumsi makanan sehari-hari.
Mulai dari larangan makan jenis makanan tertentu hingga anggapan soal efek instan pada tubuh, mitos-mitos ini sering kali diterima tanpa dipertanyakan kebenarannya.
Meski terdengar sepele, kepercayaan semacam ini dapat mempengaruhi pola makan dan keputusan gizi masyarakat secara luas.
Menariknya, tidak semua mitos makanan sepenuhnya keliru, namun banyak yang perlu diluruskan agar tidak menyesatkan.
Nah kali ini owrite akan merangkum mitos seputar makanan yang masih dipercaya masyarakat. Berikut ulasannya, Kamis 1 Januari 2026.
- Karbohidrat bikin gemuk
Banyak orang yang menganggap karbohidrat itu bikin gemuk, tak heran bila beberapa dari mereka yang melakukan diet karbo. Padahal itu mitos.
Karbohidrat merupakan salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Menghindari karbohidrat secara total justru bisa berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan, seperti sakit kepala, mual, dan sulit berkonsentrasi.
- Gluten free bikin sehat
Anggapan ini kerap dipercaya masyarakat. Padahal gluten merupakan protein yang terkandung dalam gandum dan memiliki banyak nutrisi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa diet bebas gluten tidak memberikan keuntungan kesehatan signifikan bagi orang sehat dan bahkan bisa meningkatkan risiko kekurangan nutrisi jika tidak direncanakan dengan baik.
- Makan sayap ayam bikin susah dapat jodoh
Beberapa daerah masih percaya soal makan sayap ayam bikin susah dapat jodoh. Tak heran bila orang yang belum menikah dilarang makan sayap ayam. Kepercayaan ini lebih bersifat
- Makan pisang lamaran bisa mendatangkan Jodoh
Dalam beberapa tradisi, orang yang makan pisang lamaran diyakini akan segera menyusul menikah atau mendapatkan jodoh. Pisang dianggap sebagai simbol kesuburan, keberlanjutan, dan harapan akan kehidupan rumah tangga yang harmonis. Alasan itu yang membuat mitos ini lebih dipercaya sebagai doa daripada keyakinan harfiah.
- Zero sugar artinya tidak mengandung pemanis
Banyak orang yang saat membeli makanan dan minuman sangat memperhatikan kandungan didalamnya, terutama gula. Mereka berpikir kalau produk makanan atau minuman zero gula, artinya tidak mengandung pemanis.
Padahal zero sugar artinya pemanis yang digunakan adalah pemanis selain gula. Jika Anda ingin yang bebas pemanis, maka carilah label unsweetened.



