Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 15 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • iran
  • Spill
  • Sepak Bola
  • BMKG
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Super Flu Subclade K: Varian Influenza Baru Lebih Cepat Menyebar
Kesehatan

Super Flu Subclade K: Varian Influenza Baru Lebih Cepat Menyebar

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Januari 5, 2026 11:13 am
Syifa Fauziah
Ivan
Share
Ilustrasi seorang terserang flu
Ilustrasi seorang terserang flu (Foto: Freepik)
SHARE

Belakangan, masyarakat dihebohkan dengan kasus super flu yang menjadi perbincangan di media massa dan media sosial. Tidak sedikit dari mereka yang khawatir tentang bahaya dari penyakit super flu.

Daftar isi Konten
  • Lantas apa sih sebenarnya super flu itu?
  • Asal Usul Nama Super Flu
  • Risiko Tinggi pada Lansia dan Anak-anak
  • Gejala Perlu Diwaspadai
  • Berikut gejala super flu yang perlu diwaspadai.
  • Cara mencegah agar tidak terpapar super flu
  • Kasus Super Flu Masih Terkendali

Menurut data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hingga akhir Desember 2025, tercatat 62 kasus influenza A(H3N2) subclade K yang tersebar di delapan provinsi, dengan jumlah terbanyak di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat. Mayoritas kasus terjadi pada perempuan dan kelompok usia anak

Lantas apa sih sebenarnya super flu itu?

Super flu merupakan varian terbaru virus influenza A (H3N2), yang disebut subclade K. Varian ini merupakan hasil mutasi virus influenza musiman.

Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine, menjelaskan bahwa secara global peningkatan kasus influenza A(H3) mulai terpantau di Amerika Serikat sejak minggu ke-40 tahun 2025, seiring dengan masuknya musim dingin.

Subclade K sendiri pertama kali diidentifikasi oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat pada Agustus 2025 dan hingga kini telah dilaporkan di lebih dari 80 negara.

Berdasarkan penilaian WHO dan data epidemiologi yang tersedia, influenza A(H3N2) subclade K tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan. Gejala yang muncul umumnya serupa dengan flu musiman, seperti demam, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan,”

ujar dr. Prima dalam keterangannya.

Di kawasan Asia, subclade K telah dilaporkan di sejumlah negara, antara lain Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, Singapura, dan Thailand sejak Juli 2025.

Meskipun influenza A(H3) menjadi varian dominan, tren kasus influenza di negara-negara tersebut menunjukkan penurunan dalam dua bulan terakhir.

Di Indonesia, hasil surveilans juga menunjukkan bahwa influenza A(H3) merupakan varian dominan. Tren kasus influenza nasional tercatat menurun dalam dua bulan terakhir.

Berdasarkan pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) yang diselesaikan pada 25 Desember 2025, subclade K terdeteksi sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.

Hingga akhir Desember 2025, tercatat 62 kasus influenza A(H3N2) subclade K yang tersebar di delapan provinsi, dengan jumlah terbanyak di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat. Mayoritas kasus terjadi pada perempuan dan kelompok usia anak,”

jelasnya.

Asal Usul Nama Super Flu

Pakar Epidemiolog Universitas Griffith, Australia, dr Dicky Budiman, M.Sc.PH. menjelaskan bahwa istilah super flu bukan merupakan nama medis resmi.

Istilah itu muncul dari media dan masyarakat di berbagai belahan dunia untuk menyebut subvarian influenza A (H3N2) Subclade K. Subvarian ini. Karena sub varian ini memiliki karakteristik berbeda dibandingkan virus influenza lainnya.

Lebih lanjut dr Dicky menjelaskan bahwa super flu ini cenderung menyebabkan wabah influenza datang lebih awal di musim dingin.

Musim dingin di negara-negara belahan Bumi bagian utara biasanya hadir di akhir Oktober, biasanya wabah flu datang di saat tersebut.

Namun, subvarian influenza A (H3N2) subclade K membuat wabah terjadi sebelum musim dingin tiba. Sekitar 3-4 minggu sebelum masuk musim dingin.

Kenapa disebut super flu? Karena lebih cepat menyebabkan wabah, mungkin bisa satu bulan lebih cepat dari siklus rutinnya,”

ujar dr Dicky dalam keterangannya, Senin 5 Januari 2026.

Alasan lainnya disebut super flu karena gejala yang muncul lebih kentara dan lebih sedikit mengganggu. Terutama hal ini terjadi pada anak-anak di bawah lima tahun dan orang lanjut usia.

Flu lebih berat, batuk lebih lama, banyak dahak nyeri saat menelan yang lebih nyeri,”

tutur dr Dicky.

Alasan Lain Influenza Subclade K Dijuluki Super Flu Virus Influenza A (H3N2) Subclade K disebut super flu virus karena membutuhkan lebih lama di rumah sakit. lama.

Rata-rata bisa 7 hari, bisa 7 sampai 14 hari. Itu kenapa disebut super flu virus,”

jelasnya.

Risiko Tinggi pada Lansia dan Anak-anak

Dokter Dicky mengungkapkan pada kelompok berisiko tinggi, seperti orang dengan komorbid tekanan darah tinggi dan hipertensi, orang dengan gangguan imunitas dan anak di bawah 5 tahun kondisinnya bisa parah bila terinfeksi virus tersebut.

Meski demikian, ia mengatakan varian subclade K belum begitu tepat untuk mendapat julukan super flu virus. Di sisi lain, tidak pula dapat disebut sebagai flu biasa.

Walaupun belum tepat banget disebut super flu karena bukan nama ilmiah atau nama resmi, tapi ya disebut sebagai flu biasa juga tidak bisa untuk subclade K ini,”

katanya.

Karena, memang sedikit lebih serius khususnya pada kelompok rawan dan tentu ini bukan flu biasa,”

sambung dr Dicky.

Gejala Perlu Diwaspadai

Sebenarnya, gejala super flu mirip dengan influenza musiman. Namun Anda tetap perlu waspada, karena penyebaran virus super flu ini lebih cepat dari virus influenza musiman.

Selain itu, yang membedakan juga durasi gejalanya. Durasi gejala super flu lebih panjang dan waktu pemulihan yang lebih lama.

Berikut gejala super flu yang perlu diwaspadai.

  • Demam tinggi dan menggigil
  • Batuk dan pilek
  • Nyeri otot dan sakit kepala
  • Kelelahan ekstrim
  • Sakit tenggorokan dan gangguan pernafasan ringan

Cara mencegah agar tidak terpapar super flu

Berikut langkah-langkah melindungi diri dari varian subclade K atau super flu.

  • Vaksinasi flu

Vaksin influenza efektif l memberikan perlindungan terhadap berbagai strain, termasuk sebagian varian yang beredar. Meskipun sudah vaksin bukan berarti seseorang terhindar dari flu, namun gejalanya akan lebih ringan dan pemulihan akan lebih cepat. Vaksin flu mengurangi risiko terkena flu sebesar 40% hingga 60%.

  • Menjalani hidup bersih dan sehat

Jangan lupa untuk menjaga kebersihan dan kesehatan. Rutin mencuci tangan, etika batuk dengan tutup mulut, hindari kontak dengan orang sakit, konsumsi makanan sehat dan bergizi.

  • Periksa ke fasilitas kesehatan

Jika sudah muncul gejala dan semakin berat, sebaiknya periksa ke fasilitas kesehatan, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis.

Kasus Super Flu Masih Terkendali

Meski demikian, Kemenkes menegaskan bahwa situasi influenza A(H3N2) subclade K di Indonesia hingga akhir Desember 2025 masih dalam kondisi terkendali.

hal tersebut tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan dibandingkan clade maupun subclade influenza lainnya.


Tag:Diwaspadaidr. Prima YosephineKemenkesSubclade KSuper FluVarian Influenza
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Viral! Anggota DPRD Jember Diduga Main Game dan Merokok saat Rapat, Tuai Sorotan Warganet
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Achmad Syahri As Siddiqi
1
Prajogo Pangestu Lepas 1 Miliar Saham CUAN, Biar Apa?
By Anisa Aulia
Konglomerat Prajogo Pangestu. (Sumber: Barito Pasific)
2
Rupiah Amblas Lagi ke Rp17.614 per Dolar AS dan Cetak Rekor, Ini Biang Keroknya
By Anisa Aulia
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
3
Trump Bongkar Obrolan Rahasia dengan Xi Jinping Soal Iran
By Iren Natania
Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
4
Amblas ke Rp17.614 per Dolar AS, Rupiah Jadi Salah Satu Mata Uang Terlemah di Dunia?
By Anisa Aulia
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi seorang wanita mengkonsumsi makanan
Kesehatan

Angka Obesitas Indonesia Naik Jadi 23,4 Persen, Menkes Soroti Pola Hidup

Obesitas merupakan kondisi medis yang menjadi faktor risiko berbagai penyakit tidak menular…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
3 hari lalu
Ilustrasi virus
Kesehatan

PHRI: Hantavirus Belum Berdampak Signifikan pada Pariwisata Indonesia 

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyebut, saat ini kemunculan Hantavirus belum…

Ani RatnasariSyifa Fauziah
By
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
3 hari lalu
Ilustrasi wabah Hantavirus
Kesehatan

Epidemiolog Tegaskan Hantavirus Tak Perlu Pembatasan Perjalanan Internasional

Usai ramai kasus hantavirus, banyak masyarakat yang merasa khawatir bila harus bepergian…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
4 hari lalu
Gerombolan tikus dalam sebuah ruangan.
Kesehatan

Waspada Hantavirus Masuk Indonesia, Pakar Ingatkan Pengetatan Skrining di Tanjung Priok dan Batam

Epidemiolog Griffith University Dicky Budiman mengatakan hantavirus merupakan penyakit zoonosis akut dengan…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
4 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up