Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani melaporkan realisasi investasi Indonesia sepanjang tahun 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun. Capaian ini setara 101,3 persen dari target 2025 yang sebesar Rp1.905,6 triliun.
Adapun realisasi investasi sepanjang 2025 tercatat di Pulau Jawa mencapai Rp940,0 triliun atau 48,7 persen, dan luar Pulau Jawa sebesar Rp991,2 triliun atau 51,3 persen.
Target realisasi investasi 2025 sebesar Rp1.905,6 triliun, alhamdulillah tercapai dan bahkan melebihi sedikit dari target yang dicanangkan. Sepanjang 2025 ini dari Januari sampai Desember total realisasi investasi sudah mencapai Rp1.931,2 triliun,”
ujar Rosan dalam konferensi pers Kamis, 15 Januari 2025.
Rosan mengatakan, realisasi investasi ini telah memberikan dampak ke masyarakat, dengan terciptanya lapangan pekerjaan sebanyak 2,7 juta orang.
Investasi tahun 2025 ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat dengan penciptaan lapangan kerja baru sebanyak kurang lebih 2,7 juta orang atau naik 10,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya,”
katanya.
Rosan memaparkan, untuk realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp900,9 triliun atau 46,6 persen, dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp1.030,3 triliun atau 53,4 persen.
Ia meyakini, investasi di dalam negeri akan terus meningkat dengan adanya BPI Danantara. Hal in karena Danantara sudah mulai berjalan setelah dilakukan persiapan.
Kalau kita lihat memang di dalam negeri jauh lebih besar dibandingkan luar negeri kurang lebih 26,6 persen atau Rp1.030 triliun. Kami melihat ini akan terus meningkat lebih besar lagi karena faktor Danantara, karena sekarang kita sudah mulai berjalan lagi,”
jelasnya.
Rosan menuturkan, pada awal berdirinya Danantara, banyak hal yang perlu disiapkan mulai dari sumber daya manusia (SDM) hingga regulasi. Karenanya, Danantara baru bisa menyuntikkan dana pada Oktober,
Sekarang kita akan investasi lebih banyak di tahun 2026 ini di bidang kesehatan, di bidang hilirisasi, di bidang chemical dan lain-lain. Saya bisa memastikan (investasi) dalam negeri (pada) 2026 akan meningkat lebih tinggi secara yoy-nya akan lebih tinggi,”
tegasnya.
Lalu untuk negara asal investasi asing terbesar ialah Singapura dengan nilai US$17,4 miliar, diikuti Hong Kong sebesar US$10,6 miliar. Kemudian China dengan investasi US$7,5 miliar, Malaysia US$4,5 miliar, serta sebesar US$3,1 miliar.
Investasi Kuartal IV-2025 Rp496,9 triliun
Adapun untuk realisasi investasi di kuartal IV 2025 sebesar Rp496,9 triliun, atau naik 9,7 persen year on year (yoy), dan 1,1 persen secara kuartalan. Jumlah tersebut setara 26,1 persen dari target investasi 2025 yang sebesar Rp1.905,6 triliun.
Untuk investasi yang masuk Pulau Jawa sebesar Rp247,5 triliun atau 49,8 persen, dan di luar Pulau Jawa sebesar 50,2 persen. Investasi yang berasal dari PMA mencapai Rp256,3 triliun atau 51,6 persen, sedangkan PMDN sebesar Rp240,6 triliun atau 48,4 persen.

