Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan, utang masyarakat Indonesia di pinjaman daring (pindar) alias pinjol mencapai Rp101,03 triliun per Maret 2026. Namun, angka ini masih diiringi kredit macet yang mencapai 4,52 persen.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman mengatakan utang pinjol masyarakat Indonesia tumbuh 26,25 persen secara year on year (yoy).
Pada industri Pinjaman Daring (Pindar), outstanding pembiayaan pada Maret 2026 tumbuh 26,25 persen yoy, dengan nominal sebesar Rp101,03 triliun,”
ujar Agusman dalam keterangannya dikutip Jumat, 8 Mei 2026.
Kredit Macet
Adapun untuk tingkat risiko kredit macet secara agregat (TWP90) berada di posisi 4,52 persen, atau dalam kondisi terjaga dibandingkan Februari 2026 yang sebesar 4,54 persen.






