Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 23 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kekerasan Terhadap Perempuan Masih Tinggi, Ini Penyebabnya
Nasional

Kekerasan Terhadap Perempuan Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Januari 28, 2026 1:49 pm
Syifa Fauziah
Ivan
Share
Ketua Perempuan Mahardika, Mutiara Ika Pratiwi
Ketua Perempuan Mahardika, Mutiara Ika Pratiwi (Foto: owrite)
SHARE

Kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia masih sangat tinggi. Bahkan hasil survey dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) kekerasan fisik terhadap perempuan di tahun 2024 sebanyak 7,2 persen.

Menurut data, angka tersebut turun dari tahun sebelumnya yang mencapai 8,2 persen. Meski demikian, prevelensi angka kekerasan terhadap perempuan tetap tinggi.

Kasus kekerasan terhadap perempuan sendiri banyak terjadi di Indonesia timur.

Ketua Perempuan Mahardika, Mutiara Ika Pratiwi memberi tanggapan terkait kasus kekerasan terhadap wanita, khususnya di Indonesia timur.

Menurutnya, menurunnya kasus di tahun 2024 ini terjadi karena banyak faktor, seperti tingkat pelaporan yang dilakukan masyarakat.

Tingkat pelaporannya itu apakah mudah aksesnya, karena itu bisa mempengaruhi ya, data yang turun itu bukan berarti tidak otomatis kan kerasannya itu turun pada faktanya, jadi kita perlu sensitif terhadap itu,”

ujar Ika kepada owrite baru-baru ini.

Selain itu, Ika juga melihat angka kekerasan terhadap perempuan banyak terjadi di wilayah Indonesia timur karena banyak faktornya.

Seperti kurangnya pelaporan. Selain itu, menurut Ika masih banyak masyarakat yang tidak paham mengenai kekerasan seksual.

Ketidaktahuan tentang informasi apa itu pelecehan seksual, itumempengaruhi, (korban) tidak menyadari menyadari. Jadi kita nggak tahu, kalau siul-siul ternyata itu pelecehan. Itu dari penelitian kami membuktikan bahwa banyak korban juga nggak tahu kalau itu pelecehan. Taunya kalau misalnya sudah perkosaan, itu baru pelecehan atau kekerasan, tapi diraba-raba itu sudah biasa,”

jelasnya.

Menurut Ika, hal itu dipengaruhi karena kurangnya sosialisasi mengenai kekerasan dan pelecahan seksual.

Yang kedua, kultur budaya yang menormalisasi kekerasan. Itu sangat mempengaruhi. Karena seorang anak bisa melihat memukul ibu itu biasa. Jadi dia akan mereplikasi itu ketika dia dewasa atau dengan teman perempuannya, dia akan melakukan seperti itu. Jadi aku pikir itu hal-hal yang mempengaruhi tingginya angka kekerasan,”

tuturnya.

Selain itu, sistem budaya patriaki yang dianut banyak masyarakat Indonesia juga mempengaruhi tinginya angka kekerasan seksual.

“Jadi kalau patriarki itu kan konsep besar juga ya yang bisa merasuk ke berbagai, entah itu buku, pelajaran atau iklan di TV misalnya kayak gitu ya. Jadi itu yang jelas mempengaruhi,”

tandasnya.

Tag:kekerasanKemenPPPAPelecahanPerempuanSosialisasi
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
Internasional

Trump Ultimatum Hancurkan Iran Jika Selat Hormuz Tak Dibuka!

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan ancaman tegas terhadap Iran terkait penutupan Selat Hormuz. Trump menyatakan bahwa AS akan menghancurkan fasilitas pembangkit listrik Iran jika Teheran tidak segera membuka kembali…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 Min Read
Ilustrasi penumpang melalui kapal penyebrangan ASDP
Nasional

Antisipasi Arus Balik, Pemerintah Siapkan Skema Baru di Pelabuhan

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, bergerak cepat melakukan evaluasi sejumlah titik krusial setelah puncak arus mudik Lebaran 2026 terlewati. Langkah ini dilakukan untuk memastikan arus balik, khususnya di lintas penyeberangan Sumatra–Jawa,…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
4 Min Read
Penumpang berjalan untuk menaiki pesawat di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur
Nasional

Kemenhub Sebut 10 Juta Pemudik Padati Angkutan Lebaran 2026

Kementerian Perhubungan melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat pergerakan penumpang angkutan umum secara kumulatif, sejak H-8 (13 Maret 2026) hingga H-1 Lebaran (20 Maret 2026) tercatat mencapai 10.003.583…

By
Iren Natania
Ivan
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Juru Bicara (Jubir) Satgas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Marupa Sagala.
Nasional

292 Kecelakaan Lalu Lintas Selama Arus Mudik, 8 Orang Meninggal Dunia

Polri mencatat 292 kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia hingga…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
16 jam lalu
Sejumlah kendaraan pemudik melaju saat penerapan sistem satu arah di Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Batang, Semarang, Jawa Tengah.
Nasional

Polri Siapkan Skema One Way Lokal saat Arus Balik 23 Maret 2026, Catat Titiknya  

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bakal memberlakukan skema one way lokal saat…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat
Dusep
20 jam lalu
gambar Ilustrasi
Nasional

Jejak Oknum Aparat Dari Kritik ke Teror Hingga Catatan Kasus Kriminal, Negara Gagal Lindungi Warganya?

Kamis, 12 Maret 2026, menjadi catatan kelam bagi kebebasan sipil. Ruang berekspresi…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
3 hari lalu
Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) memberikan pembaruan kondisi Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus setelah disiram air keras, di kantor YLBHI
Nasional

Tolak Peradilan Militer Kasus Andrie Yunus, PSHK Gaungkan Prinsip Yurisdiksi Fungsional

Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) menolak penanganan kasus percobaan pembunuhan…

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
By
Adi Briantika
Ivan
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up