Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 22 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / (Part I) Prabowo Gabung “PBB Tandingan” Versi Trump, RI Diapit Kepentingan AS dan Luka Palestina
Nasional

(Part I) Prabowo Gabung “PBB Tandingan” Versi Trump, RI Diapit Kepentingan AS dan Luka Palestina

iren natania longdongAmin Suciady
Last updated: Januari 28, 2026 4:12 pm
Iren Natania
Amin Suciady
Share
Presiden Indonesia Prabowo Subianto, bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Presiden Indonesia Prabowo Subianto, bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: Instagram Prabowo Subianto)
SHARE

Keputusan Indonesia bergabung dalam Dewan Keamanan (Board of Peace) bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, menjadi penanda penting arah baru politik luar negeri Indonesia di tengah dinamika geopolitik global yang rumit. 

Daftar isi Konten
  • Dianggap Sejalan dengan UUD 1945
  • Klaim Selesaikan Konflik Palestina
  • Berpotensi Lemahkan PBB

Langkah ini tak sekadar menunjukkan keinginan Indonesia untuk tetap relevan dalam arsitektur keamanan internasional, tetapi juga mencerminkan kalkulasi strategis pemerintah dalam membaca pergeseran kekuatan global. 

Di satu sisi, keterlibatan tersebut membuka ruang bagi Indonesia untuk menyuarakan kepentingan negara berkembang, mendorong stabilitas kawasan, mendukung kemerdekaan Palestina, serta memperkuat posisi tawar diplomatik di forum-forum keamanan global. 

Namun di sisi lain, forum yang lahir dari inisiatif politik Trump, dikhawatirkan menimbulkan pertanyaan mengenai konsistensi prinsip politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menjadi pijakan Indonesia. 

Tantangan terbesar bagi Indonesia adalah memastikan keikutsertaannya tidak menjelma menjadi legitimasi atas agenda geopolitik sepihak Amerika Serikat, melainkan benar-benar dimanfaatkan sebagai instrumen diplomasi untuk menjaga kedaulatan, independensi kebijakan luar negeri, serta komitmen pada tatanan internasional yang adil dan berbasis hukum.

Tidak hanya Indonesia, sejumlah negara lain seperti Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, hingga Uni Emirat Arab juga menyambut undangan Presiden Trump kepada para pemimpin negara mereka untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian.

Board of Peace adalah badan internasional yang mempunyai fungsi dalam mengawasi masalah administrasi, hingga stabilitas keamanan Palestina. Selain itu, anggota badan ini turut mengawasi rekonstruksi rehabilitasi negara tersebut secara bertahap.

Inisiatif pembentukan Board of Peace pertama kali dilontarkan Trump sejak September 2025 lalu. Awalnya, Trump mengumumkan rencana pembentukan Board of Peace sebagai upayanya mengakhiri konflik di Gaza, namun cakupan tugas dewan ini diperluas agar tidak hanya fokus pada Gaza, tetapi juga menangani konflik di berbagai wilayah dunia.

Dalam rancangan piagamnya, Trump akan menjabat sebagai ketua pertama, dan dewan ini akan bertugas memfasilitasi dialog serta penyelesaian konflik antarnegara.

Keanggotaan Board of Peace direncanakan hanya selama tiga tahun. Namun, bagi negara anggota yang ingin memperoleh keanggotaan permanen, syaratnya adalah dengan memberikan kontribusi dana sebesar US$1 miliar (sekitar Rp16,9 triliun) untuk mendukung operasional dewan.

Dianggap Sejalan dengan UUD 1945

Keputusan sepihak presiden tanpa melibatkan DPR ini menjadi busur “kritis” dari para anggota legislatif.

Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, menekankan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza tidak diperuntukan untuk terlibat dalam pertempuran.

Kita di sana utamanya lebih menjaga perdamaian. Jadi tidak untuk ikut bertempur,”

kata Utut, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 26 Januari 2026.

Utut menilai, keterlibatan Indonesia sejalan dengan Undang-Undang Dasar 1945. Khususnya terkait peran Indonesia dalam menjaga ketertiban dunia.

Ditegaskannya, Indonesia tak akan mengirim pasukan untuk terlibat dalam pertempuran. Meskipun kepemimpinan misi tersebut nantinya berada di bawah komando jenderal dari Amerika Serikat.

Klaim Selesaikan Konflik Palestina

Sementara itu, menurut Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono, bergabungnya Indonesia dalam dewan tersebut untuk menyelesaikan konflik berkepanjangan di wilayah Gaza.

Penandatanganan Charter dari Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang merupakan bagian dari proses yang selama ini sudah kita lakukan dalam rangka menyelesaikan konflik, mencapai perdamaian dan menyelesaikan konflik serta rehabilitasi pascakonflik di Palestina, Gaza pada khususnya,”

ujar Menlu.

Menurut Sugiono, kesepakatan pembentukan BoP lahir dari tekad bersama untuk melibatkan komunitas internasional secara lebih konkret untuk mencapai perdamaian yang bersifat permanen di Gaza.

Pertemuan-pertemuan tersebut kemudian berlanjut hingga pertemuan di Sharm El Sheikh, Mesir, yang menjadi momentum penandatanganan piagam Board of Peace.

Board of Peace ini merupakan suatu badan internasional, sekarang resmi jadi badan internasional yang bertugas untuk memonitor administrasi, stabilisasi, dan juga upaya-upaya rehabilitasi di Gaza pada khususnya dan di Palestina,”

tuturnya.

Sekjen Partai Gerindra itu melanjutkan, Indonesia memandang penting untuk bergabung karena sejak awal konsisten mendukung perdamaian dan stabilitas internasional, khususnya bagi Palestina.

Meski proses pembentukan badan ini berlangsung relatif cepat, Presiden Prabowo Subianto memutuskan Indonesia untuk menjadi bagian dari BoP setelah mempertimbangkan berbagai aspek strategis.

Kita sejak awal merupakan negara yang peduli pada perdamaian, pada stabilitas internasional dan khususnya pada situasi yang terjadi di Palestina. Karena Board of Peace ini merupakan bagian dari upaya untuk mencapai perdamaian tersebut maka kita harus ada di dalamnya,”

tegas Menlu.

Keputusan tersebut juga diambil melalui konsultasi intensif dengan negara-negara yang tergabung dalam Group of New York.

Menlu mengungkapkan, bahwa sejumlah negara sepakat untuk bergabung, termasuk Arab Saudi, Persatuan Emirat Arab, Qatar, Yordania, Turkiye, Pakistan, Mesir, serta Indonesia. 

Dua hari sebelum penandatanganan, semuanya bersepakat untuk ikut bergabung bersama Board of Peace,”

ungkapnya.

Menlu meyakini keberadaan BoP merupakan langkah konkret yang telah lama dinantikan dalam mengawal proses perdamaian Palestina.

Kehadiran negara-negara tersebut diharapkan dapat memastikan setiap langkah yang diambil tetap berorientasi pada kemerdekaan Palestina dan terwujudnya solusi dua negara.

Kemudian memastikan bahwa upaya yang dilakukan oleh Board of Peace ini tetap berorientasi pada kemerdekaan Palestina dan untuk tercapainya solusi dua negara,”

ujarnya.

BoP, tambah Sugiono, tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 

Badan ini tidak ditujukan untuk menggantikan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa). Ini adalah suatu badan internasional yang lahir dari kepedulian untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas khususnya di Gaza. Oleh karena itu upaya-upaya ini kita harus ikut, Indonesia memutuskan untuk bergabung,”

pungkas Menlu.

Berpotensi Lemahkan PBB

Namun, menurut Agung Nurwijoyo Pengamat Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI), bahwa Dewan Perdamaian adalah keliru dan memicu kontroversial karena berpotensi melemahkan peran PBB.

Padahal Board of Peace yang diresmikan di Swiss, pada 22 Januari 2026 itu, digadang-gadang bakal menjadi forum baru penyelesaian konflik global.

Terkait rencana utama Board of Peace untuk rekonstruksi Jalur Gaza, saya menyoroti ketiadaan representasi Palestina dalam struktur pengambilan keputusan. Palestina dinilai hanya ditempatkan sebagai objek administratif dan teknis, sementara perencanaan besar justru datang dari aktor eksternal,”

ujar Agung dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu, 28 Januari 2026.

Diungkapkannya, Board of Peace tidak dapat dilepaskan dari kepentingan politik luar negeri Amerika Serikat, baik dalam kepemimpinan maupun pendanaan.

Sehingga, berpotensi menjadikan lembaga tersebut kompetitor PBB sekaligus instrumen politik Donald Trump yang dikenal memiliki pendekatan transaksional.

Ditegaskan Agung, perdamaian Gaza yang berkelanjutan harus dibangun berdasarkan aspirasi masyarakat palestina. Sementara master plan Gaza yang disampaikan Jared Kushner menantu Trump, berisiko tidak mencerminkan kehendak rakyat Gaza.

Pembangunan Gaza Baru, disebut solusi yang hadir dari luar, bukan dari masyarakat Palestina.

Menanggapi Indonesia yang ambil bagian di Dewan Perdamaian, Agung mengingatkan konsistensi memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Namun demikian, Indonesia didorong untuk tidak sekadar hadir secara simbolik. Pemerintah diminta membawa agenda yang jelas dan terukur, dengan fokus pada keadilan, keamanan, persatuan Palestina, serta dorongan nyata menuju solusi dua negara,”

jelas Agung.

Sementara menurut Amnesty International Indonesia, bergabungnya Indonesia dalam BoP justru dinilai bahwa RI ‘membebek’ pada rencana ‘aneh’ Donald Trump.

Tag:amerikaBoard of PeaceDonald TrumpHeadlineindonesiaPalestinaPBBPrabowo SubiantoSpill
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByIren Natania
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Peristiwa Nasional dan Politik.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Penumpang berjalan untuk menaiki pesawat di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur
Nasional

Kemenhub Sebut 10 Juta Pemudik Padati Angkutan Lebaran 2026

Kementerian Perhubungan melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat pergerakan penumpang angkutan umum secara kumulatif, sejak H-8 (13 Maret 2026) hingga H-1 Lebaran (20 Maret 2026) tercatat mencapai 10.003.583…

By
Iren Natania
Ivan
3 Min Read
Juru Bicara (Jubir) Satgas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Marupa Sagala.
Nasional

292 Kecelakaan Lalu Lintas Selama Arus Mudik, 8 Orang Meninggal Dunia

Polri mencatat 292 kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia hingga luka ringan selama musim mudik Lebaran 2026. Data tersebut berdasarkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 per Minggu, 22 Maret…

By
Rahmat
Amin Suciady
2 Min Read
Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas memasuki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK
Hukum

Tahanan Rumah Yaqut Cuma Bebani Uang Negara dan Lukai Semangat Antikorupsi

Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, menilai pengalihan status penahanan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), sekaligus tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan, yang sebelumnya mejadi…

By
Amin Suciady
Rahmat
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Sejumlah kendaraan pemudik melaju saat penerapan sistem satu arah di Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Batang, Semarang, Jawa Tengah.
Nasional

Polri Siapkan Skema One Way Lokal saat Arus Balik 23 Maret 2026, Catat Titiknya  

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bakal memberlakukan skema one way lokal saat…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat
Dusep
8 jam lalu
gambar Ilustrasi
Nasional

Jejak Oknum Aparat Dari Kritik ke Teror Hingga Catatan Kasus Kriminal, Negara Gagal Lindungi Warganya?

Kamis, 12 Maret 2026, menjadi catatan kelam bagi kebebasan sipil. Ruang berekspresi…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
2 hari lalu
Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) memberikan pembaruan kondisi Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus setelah disiram air keras, di kantor YLBHI
Nasional

Tolak Peradilan Militer Kasus Andrie Yunus, PSHK Gaungkan Prinsip Yurisdiksi Fungsional

Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) menolak penanganan kasus percobaan pembunuhan…

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
By
Adi Briantika
Ivan
2 hari lalu
Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mendesak pemerintah untuk segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen dalam kasus Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus, Rabu, 18 Maret 2026.
Nasional

Investigasi TAUD Kasus Andrie Yunus: Bukan Empat, Tapi Belasan Terduga Pelaku dalam Operasi Besar

Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) telah melakukan investigasi independen kasus serangan air…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up