Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 27 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / Benarkah Modifikasi Cuaca Sebabkan Cold Pool? Ini Penjelasan BMKG
Cari Tahu

Benarkah Modifikasi Cuaca Sebabkan Cold Pool? Ini Penjelasan BMKG

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Januari 28, 2026 5:26 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
6 bulan lalu
Share
Awan tebal yang menyelimuti pemukiman dan gedung bertingkat di Jakarta
Awan tebal yang menyelimuti pemukiman dan gedung bertingkat di Jakarta (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc)
SHARE

Beberapa wilayah di Indonesia melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mitigasi banjir di wilayah Jakarta, Bogor Tangerang Bekasi (Jabodetabek).

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hal tersebut merupakan langkah yang tepat.

Kami sepakat bahwa kemampuan lingkungan dalam merespon air hujan yang jatuh menjadi faktor penting terjadi atau tidak terjadinya banjir,”

ujar Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto kepada owrite, Rabu 28 Januari 2026.

Lebih lanjut Handoko menjelaskan sejak tahun 1930-1940 sudah ada 1000 situ, sedangkan saat ini hanya tersisa 200-an saja. Oleh karena itu pihaknya juga sepakat terhadap upaya penataan lingkungan.

Meski demikian, Handoko mengatakan OMC saja tidak cukup. Secara bersamaan perlu adanya paralel untuk mengurangi curah hujan agar masih bisa diterima oleh lingkungan.

Ke depan, penataan lingkungan harus terus dilakukan dan penguatan kapasitas modifikasi cuaca juga harus ditingkatkan. Karena tantangan perubahan iklim bukanlah isapan jempol. Potensi terjadinya hujan ekstrem juga akan terus meningkat?,”

jelasnya.

Beberapa orang menganggap bahwa OMC menyebabkan cold pool atau hujan lebat. Apakah benar?

Handoko menjelaskan fenomena cold pool atau hujan lebat adalah fenomena meteorologi yang sepenuhnya alami.

Cold pool terjadi ketika hujan turun dari awan badai dan sebagian airnya menguap di bawah awan.

Proses penguapan ini menyerap panas dari udara sekitarnya, sehingga udara tersebut menjadi lebih dingin dan lebih padat (berat). Udara dingin ini kemudian jatuh ke permukaan bumi dan menyebar ke permukaan.

Setiap kali terjadi hujan lebat atau disertai petir (tanpa campur tangan manusia pun), cold pool pasti terbentuk. Jadi, mengaitkan cold pool hanya sebagai hasil modifikasi cuaca adalah keliru secara sains,”

tuturnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan OMC dilakukan dengan teknik penyemaian awan atau cloud seeding dan tidak menciptakan sistem cuaca dari nol. OMC hanya bekerja pada awan yang sudah ada di alam.

Jika OMC berhasil mempercepat turunnya hujan, maka cold pool akan terbentuk sebagai konsekuensi logis dari hujan tersebut. Namun, cold pool ini tidak berbeda secara fisik maupun kimiawi dengan cold pool dari hujan alami,”

jelasnya

Handoko menegaskan bahwa dari skala energi pun, tidak masuk akal OMC menyebabkan cold pool. Energi yang dibutuhkan untuk menciptakan massa udara dingin yang sangat besar, itu melampaui kemampuan teknologi manusia saat ini.

Manusia hanya “memicu” proses alami awan yang sudah jenuh, seperti yang dilakukan melalui modifikasi cuaca di Indonesia, bukan menciptakan sistem pendingin atmosfer raksasa,”

katanya.

Selain itu, Handoko juga menampik anggapan kalau OMC ini memindahkan hujan ke wilayah lain. Faktanya, dalam misi pengurangan curah hujan, target utama penyemaian adalah awan-awan yang bergerak dari arah laut.

Dengan menggunakan radar, tim OMC mendeteksi suplai awan yang menuju daratan. Awan ini disemai saat masih berada di atas perairan. Ini kami sebut dengan istilah Jumping Process Method,”

paparnya.

Untuk sistem awan yang tumbuh langsung di atas daratan, pendekatannya bukan memindahkan, melainkan “mengganggu” untuk meluruhkan pertumbuhan awan sehingga pun tetap terjadi hujan, maka intensitasnya berkurang.

Awan disemai saat masih dalam fase pertumbuhan (sebelum menjadi awan Cumulonimbus yang masif).

Implementasi OMC di Indonesia justru untuk mitigasi bencana. Tidak ada kepentingan logis bagi pemerintah untuk merusak ekonomi atau membahayakan warga dengan menciptakan cuaca buruk secara sengaja,”

tambahnya,

Penyemaian dini dapat menghambat pertumbuhan awan hujan, meskipun tidak sepenuhnya menghilangkan, mengingat periode puncak hujan merupakan tempo alami dengan segala macam variabel atmosfer yang sangat mendukung pertumbuhan awan hujan secara terus-menerus. Ini kami sebut dengan Competition Method,”

terangnya.

Implementasi OMC di Indonesia justru untuk mitigasi bencana. Tidak ada kepentingan logis bagi pemerintah untuk merusak ekonomi atau membahayakan warga dengan menciptakan cuaca buruk secara sengaja,”

tutup Handoko.

Tag:BMKGFenomena Cold PoolJabodetabekModifikasi CuacaOMC
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Pria Diduga Karumga Eks Jampidsus Febrie Meninggal Misterius, Polisi Telusuri CCTV
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi garis polisi. (Sumber: Unsplash/ Ted Balmer)
1
Pamit Setelah 7 Tahun, Perry Warjiyo Resmi Mundur dari Gubernur BI
By Anisa Aulia
Konferensi Pers pengunduran diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Senin, 27 Juli 2026.
2
Rupiah Melemah ke Rp17.972 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur, Intip Proyeksinya Hari ini
By Anisa Aulia
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Senin (13/7/2026).
3
Kaesang Maju di Dapil Puan, PSI Sedang Uji Benteng Terkuat PDIP Jelang Pemilu 2029
By Rahmat Tunny
Kaesang Pangarep, Anak dari Presiden ke-7 Joko Widodo. (Sumber: IG @kaesangp)
4
Perry Warjiyo Mundur karena Alasan Pribadi, Destry Damayanti Jamin Stabilitas BI
By Anisa Aulia
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Senin, 27 Juli 2026.
5

BERITA LAINNYA

Proses pelarungan sedekah laut di Cilacap.
Cari Tahu

Larung Kepala Kerbau di Pesisir: Menyelami Tradisi Sedekah Laut, Ritual Para Nelayan Jawa

Indonesia dikenal sebagai negara maritim yang memiliki kekayaan budaya pesisir yang beragam.…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
19 jam lalu
Ilustrasi rumah Joglo di lereng gunung.
Cari Tahu

Bukan Cuma Hunian Megah, Ini Rahasia Filosofi Rumah Joglo dan Konsep Manunggaling Kawula Gusti

Rumah Joglo merupakan salah satu rumah adat khas Jawa. Lebih dari sekadar…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
1 hari lalu
Kebun Binatang Surabaya
Cari Tahu

Belum Banyak yang Tahu! Sejarah Kebun Binatang Surabaya, Ternyata Sudah Berdiri Lebih dari 100 Tahun

Kalau ngomongin wisata yang ramah anak, kebun binatang pasti masuk dalam daftar…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
Kacamata
Cari Tahu

Jangan Sampai Keliru! Ini Perbedaan Mata Minus, Plus, dan Silinder

Mata minus, plus, dan silinder merupakan gangguan refraksi mata yang cukup umum…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up