Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 25 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / Jangan Sampai Keliru! Ini Perbedaan Mata Minus, Plus, dan Silinder
Cari Tahu

Jangan Sampai Keliru! Ini Perbedaan Mata Minus, Plus, dan Silinder

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
Last updated: Juli 24, 2026 4:20 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
3 jam lalu
Share
Kacamata
Kacamata (Foto: Unsplash/David Travis)
SHARE

Mata minus, plus, dan silinder merupakan gangguan refraksi mata yang cukup umum terjadi. Ketiganya sama-sama memengaruhi kemampuan melihat dengan jelas, tetapi memiliki penyebab, gejala, serta cara kerja yang berbeda.

Daftar isi Konten
  • Mata Minus (Miopi)
  • Mata Plus (Hipermetropi)
  • Mata Silinder (Astigmatisme)

Sayangnya, masih banyak orang yang menganggap ketiganya sama atau bahkan sulit membedakannya.

Padahal, mengetahui perbedaan mata minus, plus, dan silinder sangat penting agar penanganan yang dilakukan sesuai dengan kondisi yang dialami.

Lantas, apa saja perbedaan ketiga gangguan penglihatan tersebut? Melansir dari laman Halodoc, 24 Juni 2025, berikut penjelasan lengkapnya.

Baca juga:
Sering Disalahartikan Sebagai Wanita Penghibur, Ini Fakta Sebenarnya tentang Geisha… Wanita dengan riasan wajah putih, kimono yang anggun, dan tata rambut khas,…
Sejarah Bola Basket, Olahraga Populer yang Digemari Lebih dari 3,3… Bola basket menjadi salah satu olahraga paling populer di dunia. Permainan yang…
Sering Dianggap Sama, Ini Perbedaan Ulos, Songket, dan Kain Tenun Kain tradisional Indonesia tidak hanya menjadi bagian dari identitas budaya, tetapi juga…
  • Sering Disalahartikan Sebagai Wanita Penghibur, Ini Fakta Sebenarnya tentang Geisha Jepang 
  • Sejarah Bola Basket, Olahraga Populer yang Digemari Lebih dari 3,3 Miliar Orang…
  • Sering Dianggap Sama, Ini Perbedaan Ulos, Songket, dan Kain Tenun

Mata Minus (Miopi)

Mata minus atau miopi adalah gangguan refraksi yang membuat seseorang kesulitan melihat objek yang berada pada jarak jauh. Kondisi ini terjadi karena cahaya yang masuk ke mata difokuskan di depan retina, bukan tepat di retina.

Akibatnya, objek yang letaknya jauh akan terlihat buram, sedangkan objek yang dekat masih dapat terlihat dengan jelas.

Dokter Mata Ingatkan Pentingnya Kacamata Hitam, Jangan Sampai Salah Pilih Lensa

Penyebabnya banyak, mulai dari kebiasaan membaca lewat gadget dengan jarak terlalu dekat dalam waktu yang lama, faktor keturunan, atau kurangnya aktivitas di luar ruangan.

Seseorang yang mengalami mata minus umumnya akan merasakan beberapa gejala berikut:

  • Penglihatan menjadi buram saat melihat objek yang berada jauh.
  • Sering menyipitkan mata agar objek terlihat lebih jelas.
  • Mata mudah lelah, terutama setelah berkendara, belajar, atau menatap layar dalam waktu lama.
  • Sakit kepala akibat mata terus bekerja lebih keras untuk memfokuskan penglihatan.

Mata Plus (Hipermetropi)

Mata plus atau hipermetropi adalah gangguan refraksi yang menyebabkan seseorang kesulitan melihat objek yang berada pada jarak dekat.

Kondisi ini terjadi karena cahaya yang masuk ke mata difokuskan di belakang retina, sehingga objek yang berada dekat terlihat buram.

Pada beberapa kasus, penderita masih dapat melihat objek jauh dengan cukup jelas, terutama jika usianya masih muda.

Biasanya penyebab utamanya karena usia sudah lebih dari 40 tahun. Namun bisa juga karena riwayat hipermetropi dalam keluarga, atau karena kondisi medis tertentu seperti diabetes, tumor atau kanker mata.

Gejala mata plus umumnya muncul saat melakukan aktivitas yang membutuhkan fokus pada jarak dekat, seperti membaca atau menggunakan ponsel. Adapun secara fisik yang dirasakan yaitu:

  • Penglihatan buram saat melihat benda dari jarak dekat.
  • Mata cepat lelah setelah membaca atau bekerja dalam waktu lama.
  • Sering menyipitkan mata agar objek terlihat lebih jelas.
  • Sakit kepala setelah melakukan aktivitas yang memerlukan fokus pada objek dekat.

Mata Silinder (Astigmatisme)

Ini adalah gangguan refraksi yang terjadi ketika bentuk kornea atau lensa mata tidak melengkung secara sempurna. Kondisi ini menyebabkan cahaya yang masuk ke mata tidak terfokus pada satu titik di retina, melainkan menyebar ke beberapa titik.

Akibatnya, penglihatan menjadi kabur, berbayang, atau tampak terdistorsi, baik saat melihat objek dekat maupun jauh.

Faktor yang menyebabkan mata menjadi silinder yaitu karena bentuk kornea atau lensa mata tidak simetris, mata minus atau plus yang berat, keturunan silinder di keluarga, cedera pada mata, pernah menjalani operasi mata (katarak misalnya), atau karena adanya jaringan parut di bekas luka kornea.

Berbeda dengan mata minus dan plus yang kesulitan melihat jarak jauh atau dekat, gejala silinder dapat bervariasi tergantung tingkat keparahannya. Adapun gejala yang umum terjadi yaitu:

  • Penglihatan kabur atau berbayang saat melihat objek dekat maupun jauh.
  • Mata terasa tegang, lelah, atau tidak nyaman setelah beraktivitas.
  • Sering mengalami sakit kepala akibat mata bekerja lebih keras untuk fokus.
  • Kesulitan membaca atau mempertahankan fokus pada tulisan.
  • Sulit melihat dengan jelas saat berada di tempat yang minim pencahayaan.
  • Sering menyipitkan mata agar penglihatan terasa lebih jelas.

Meskipun sama-sama termasuk gangguan refraksi, mata minus, plus, dan silinder memiliki penyebab, gejala, serta cara penanganan yang berbeda. Oleh karena itu, penting untuk mengenali ciri-ciri masing-masing agar tidak salah mengira kondisi yang dialami.

Tag:Kelainan Refraksi MataKesehatan MataMata MinusMata PlusMata Silinder
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Cak Imin Dukung Prabowo Dua Periode: Biar Pemerintahan Kuat
By Natania Longdong
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Komplek Parlemen, Jakarta. (Sumber: Fraksi PKB)
1
Prabowo Sindir Wartawan hingga LSM: ‘Londo Ireng’ Berkeliaran di Indonesia, Cuma Ganti Baju!
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
2
PKB Curi Start Lewat Tema Prabowonomics, Siapkan Tiket Cawapres untuk Cak Imin
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di pembukaan Harla PKB-28.
3
Goda PDIP yang Ada di Luar Koalisi, Prabowo: Sebetulnya Hatinya Sama dengan Kita
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
4
Resmi Ditahan Kejagung, Febrie Adriansyah: Saya Merasa Memang Ini Kriminalisasi
By Rahmat Baihaqi
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ditahan usai diperiksa sebagai tersangka.
5

BERITA LAINNYA

Sosok geisha Jepang
Cari Tahu

Sering Disalahartikan Sebagai Wanita Penghibur, Ini Fakta Sebenarnya tentang Geisha Jepang 

Wanita dengan riasan wajah putih, kimono yang anggun, dan tata rambut khas,…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
Olahraga Basket
Cari Tahu

Sejarah Bola Basket, Olahraga Populer yang Digemari Lebih dari 3,3 Miliar Orang di Dunia

Bola basket menjadi salah satu olahraga paling populer di dunia. Permainan yang…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
Tumpukan kain tenun tradisional Indonesia
Cari Tahu

Sering Dianggap Sama, Ini Perbedaan Ulos, Songket, dan Kain Tenun

Kain tradisional Indonesia tidak hanya menjadi bagian dari identitas budaya, tetapi juga…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
Cari Tahu

Rahasia Tubuh Kebal dalam Kesenian Debus Banten, Benarkah Tak Bisa Dilukai Senjata Tajam?

Kalau dengar kata Debus, mungkin yang langsung terlintas di kepala adalah pertunjukan…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
4 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up