Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 7 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / Ahli Epidemiolog Sebut Indonesia Berpotensi Terpapar Virus Nipah
Kesehatan

Ahli Epidemiolog Sebut Indonesia Berpotensi Terpapar Virus Nipah

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Januari 30, 2026 3:40 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
6 bulan lalu
Share
Ilustrasi virus
Ilustrasi virus (Foto: AI)
SHARE

Epidemiolog Griffith University, dr Dicky Budiman, M.Sc.PH mengatakan Indonesia berpotensi terpapar virus Nipah. Salah satunya karena faktor sosial budaya.

Pada kelompok masyarakat tertentu pergi ke hutan, kontak dengan kelelawar, makan buah di hutan yang terkena kotoran dari kelelawar atau lain sebagainya. Ini hal yang terjadi di banyak tempat, khususnya negara miskin atau menenggah, seperti Indonesia. Dengan kata lain, potensi itu ada di Indonesia juga,”

ujar dr Dicky kepada owrite baru-baru ini.

Dokter Dicky menjelaskan virus Nipah berasal dari hasil interaksi kompleks antara perubahan ekosistem, deforestasi, urbanisasi, dan akibat perilaku manusia dengan pola konsumsi yang tidak sehat, keamanan pangannya rendah, peternakan.

Dalam hal ini biosecurity-nya rendah, mobilitas manusianya tinggi. Kemudian juga sistem kesehatan yang lemah. Jadi deteksi dingin juga lemah, termasuk infection control di fasilitas kesehatan yang lemah,”

jelasnya.

Dokter Dicky menyebut Nipah sebagai penyakit sentinel atau penyakit penanda krisis “Satu Kesehatan” (One Health), di mana keseimbangan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan sudah terganggu.

Nipah adalah alarm bahwa sistem kita sedang tidak baik-baik saja,”

katanya.

Menurut dr Dicky, bahaya utama dari Nipah adalah sifatnya yang sering muncul secara senyap. Gejala awal infeksi kerap tidak spesifik dan menyerupai penyakit umum seperti flu, tifoid, atau demam berdarah, sehingga banyak kasus tidak terdeteksi sejak dini.

Selain itu juga sistem surveillance, khususnya terhadap terhadap kasus ensefalitis atau radang otak akibat virus baru.

Kemudian juga diagnosisnya sering terlambat, karena fatalitas yang tinggi, kematian terjadi. Risiko terbesarnya adalah adanya outbreak kecil, tapi mematikan. Jadi bukan lonjakan kasus besar gitu,”

jelasnya.

Meski penularannya tidak seefisien virus pernapasan seperti COVID-19, Nipah tetap berbahaya pada kontak erat melalui cairan tubuh.

Tempat penularan paling besar biasanya di rumah sakit, sebagaimana terjadi pada sejumlah klaster Nipah di India dan Bangladesh yang berawal dari pasien yang tidak terdeteksi.

Tingkat kematian kasus Nipah tergolong tinggi, berkisar 40 hingga 75%. Tingginya fatalitas ini bukan hanya disebabkan oleh keganasan virus, tetapi juga karena belum tersedianya antivirus maupun vaksin. Penyakit ini menyerang otak dan dapat meninggalkan gangguan saraf jangka panjang pada penyintas,”

pungkasnya.
Tag:Ahli EpidemiologBerpotensidr Dicky BudimanTerpaparVirus Nipah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Prabowo Injak dan Banting Genteng Sabut Kelapa BRIN: Cikal Bakal ‘Gentengnisasi’ Rumah Rakyat?
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam acara pertemuan dengan periset dan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
1
Kapolresta Banda Aceh Diamankan Propam Mabes Polri, Dugaan Kasus Narkoba Bikin Geger!
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi Mabes Polri amankan perwira polisi.
2
Persib Gagal Adu Penalti! Persebaya Cetak Sejarah Jadi Juara Baru Piala Presiden 2026
By Hadi Febriansyah
Persebaya Juara Piala Presiden 2026. (Sumber: Media Piala Presiden)
3
Bintang Jatuh di Denpasar: Klub Five Stars Digerebek Bareskrim, 53 Orang Ditangkap
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi penggerebekan klub malam oleh polisi.
4
Utang Whoosh Diambil Kemenkeu, Purbaya Beberkan Caranya dan Klaim Tak Bebani APBN
By Anisa Aulia
Kereta Cepat Whoosh
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi rokok elektronik atau vape.
Kesehatan

Kemenkes Cuma Beri Peringatan Soal Kontroversi Konten Bigmo, Vape Disebut Tak Aman untuk Anak

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyoroti konten YouTuber Bigmo yang diduga melibatkan anak dalam…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
8 jam lalu
Menkes Mnekes Budi Gunadi Sadikin
Kesehatan

Kasus Yurizal Pasien BPJS Meninggal Usai Tunggu 8 Jam, Menkes Buka Suara

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menanggapi kasus tenaga kesehatan (nakes) yang…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
9 jam lalu
Ilustrasi pasien sakit.
Kesehatan

Burnout Bukan Alasan Nakes Tak Empati, Pakar: Standar Etik Tak Boleh Dilonggarkan

Kasus dugaan tindakan tidak berempati terhadap pasien BPJS Kesehatan Yurizal Tri Chaerawan…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
1 hari lalu
Kartu Indonesia Sehat. (Sumber: Dok. BPJS Kesehatan)
Kesehatan

Hujat Pasien BPJS yang Mengeluh, Nakes Disentil dr Gia: Selelah-lelahnya Kamu, Lebih Melelahkan Jadi Pasien!

Dokter umum sekaligus kreator edukasi kesehatan, dr. Gia Pratama Putra memberi tanggapan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up