Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 7 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Alarm Daya Beli Drop Usai Libur Nataru, BI Catat Kinerja Penjualan Ritel Awal 2026 Lesu
Ekonomi Bisnis

Alarm Daya Beli Drop Usai Libur Nataru, BI Catat Kinerja Penjualan Ritel Awal 2026 Lesu

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Februari 10, 2026 12:09 pm
Anisa Aulia
Dusep
Share
Ilustrasi konsumen belanja di supermarket.
Ilustrasi konsumen belanja di supermarket. (Sumber: Unsplash/Melanie Lim)
SHARE

Survei terbaru Bank Indonesia (BI) memperkirakan, kinerja penjualan eceran Januari 2026 melambat. Sebab, Indeks Penjualan Riil (IPR) turun sebesar 0,6 persen month to month (mtm), dibandingkan sebelumnya 3,1 persen mtm.

Daftar isi Konten
  • Penjualan Eceran Desember 2025
  • Penjualan Eceran 6 bulan ke Depan Melambat

Kepala Departemen Komunikasi Ramdan Denny Prakoso mengatakan, IPR diperkirakan tercatat sebesar 228,3 pada Januari 2026, atau lebih rendah dari 229,8 pada Desember 2025. Penurunan ini disebabkan oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang terkontraksi sebesar -1,0 persen mtm sejalan dengan berakhirnya Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Secara bulanan, pertumbuhan IPR diperkirakan turun sebesar -0,6 persen mtm, berada pada fase kontraksi dari periode sebelumnya yang tumbuh sebesar 3,1 persen mtm,”

ujar Denny dalam keterangannya Selasa, 10 Februari 2026.

Meski kelompok makanan minuman dan tembakau mengalami kontraksi. Denny mengatakan sebagian besar lainnya masih tumbuh dan berada di zona ekspansi, diantaranya kelompok peralatan informasi dan komunikasi, serta barang budaya dan rekreasi kedua tercatat sebesar 2,8 persen mtm. Lalu, ada perlengkapan rumah tangga lainnya 1,8 persen serta sub kelompok sandang 1,3 persen mtm.

Adapun secara tahunan, penjualan eceran Januari diperkirakan sebesar 7,9 persen year on year (yoy), atau naik dari 3,5 persen yoy pada periode sebelumnya.

Untuk pendorong kenaikan itu, mayoritas berasal dari kelompok barang budaya rekreasi 15,5 persen, perlengkapan rumah tangga lainnya 3,2 persen, bahan bakar kendaraan dan bermotor 0,2 persen, serta sub kelompok sandang 8 persen.

Berdasarkan laporan BI, beberapa kota mencatatkan penurunan IPR pada Januari 2026. Penurunan terdalam di Manado, diikuti Surabaya, Makassar, dan Medan.

Penjualan Eceran Desember 2025

Sementara itu, untuk Desember 2025 penjualan eceran masih tumbuh, dengan IPR tercatat sebesar 229,8, lebih tinggi dari level indeks 222,9 pada November 2025. Berdasarkan pertumbuhannya, IPR tumbuh sebesar 3,5 persen yoy, atau lebih rendah dibandingkan 6,3 persen yoy pada November 2025. 

Denny menjelaskan, kinerja penjualan tersebut ditopang oleh kelompok yang masih tumbuh yaitu suku cadang dan aksesori, makanan, minuman, dan tembakau, serta barang budaya dan rekreasi. Namun, pertumbuhan itu masih lebih rendah dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Bila dilihat secara bulanan, penjualan eceran pada Desember 2025 sebesar 3,1 persen mtm, atau naik dari sebelumnya yang sebesar 1,5 persen mtm. Peningkatan tersebut didorong oleh kelompok peralatan informasi dan komunikasi, suku cadang dan aksesori, barang budaya dan rekreasi, serta makanan minuman dan tembakau.

Seiring dengan peningkatan permintaan masyarakat pada saat HBKN Natal dan Tahun Baru yang didukung oleh kelancaran distribusi,”

jelasnya.

Penjualan Eceran 6 bulan ke Depan Melambat

Di samping itu, responden memperkirakan penjualan eceran meningkat pada tiga bulan yang akan datang. Akan tetapi penjualan eceran menurun pada enam bulan yang akan datang. 

Kondisi ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) Maret 2026 tercatat sebesar 146,8 atau naik dari 143,2 pada periode sebelumnya. Hal tersebut didorong oleh permintaan masyarakat yang meningkat seiring dengan momentum Ramadan dan Idul Fitri.

Dari sisi harga, tekanan inflasi pada tiga dan enam bulan yang akan datang, yaitu Maret dan Juni 2026 diperkirakan meningkat. Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Maret dan Juni 2026 masing-masing tercatat sebesar 175,7 dan 156,3, atau lebih tinggi dibandingkan dengan IEH pada periode sebelumnya sebesar 168,6 dan 154,5. 

Peningkatan tersebut didorong oleh ekspektasi kenaikan harga pada periode Ramadan dan HBKN Idul Fitri 1447 H,”

tulis laporan BI.
Tag:Bank IndonesiaDaya BeliKonsumsi Rumah TanggaLibur Natarupenjualan eceranRitel
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Persija melakukan latihan jelang lawan Persib di Persija Training Ground, Sawangan, Kamis 7 Mei 2026
Olahraga

Jelang Lawan Persib, Persija Dihantam Kabar Buruk

Persija Jakarta kembali menggelar latihan jelang pertandingan melawan Persib Bandung di Persija Training Ground, Sawangan, Depok, Kamis 7 Mei 2026. Pada sesi latihan kali ini, pelatih Persija, Mauricio Souza, terlihat…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 Min Read
Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi Presiden KSPSI AGN Andi Gani Nena Wea (kiri), dan Presiden KSPI Said Iqbal (kanan) memberikan sambutan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam May Day 2026 para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).
Nasional

KPK Ungkap Alasan LHKPN Prabowo Belum Dipublikasikan Meski Lewat Tenggat Waktu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak kunjung mempublikasikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Presiden Prabowo Subianto. Padahal tenggat waktu pelaporan jatuh tempo pada 31 Maret 2026. Juru Bicara KPK…

By
Rahmat
Adi Briantika
1 Min Read
Aktifitas pedagang di salah satu pasar di Jakarta
Megapolitan

BPS Bongkar Biang Kerok Inflasi Jakarta, Dompet Warga Jakarta Makin “Berdarah”

Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat inflasi tahunan atau year-on-year (y-on-y) di Jakarta per April 2026 sebesar 2,12 persen. Indeks Harga Konsumen (IHK) pada periode tersebut tercatat di level 109,68. Kepala…

By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi pengeboran minyak. (Sumber: Unsplash/Mohamed Fsili)
Ekonomi Bisnis

Selat Hormuz Belum Aman, Pasar Panik Harga Minyak Naik Lagi di Level US$102,19 per Barel

Harga minyak dunia kembali melonjak pada perdagangan Kamis di tengah tingginya volatilitas…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
14 menit lalu
Gedung Perkantoran di SCBD Jakarta. (Sumber: Unsplash/Bayu Syaits)
Ekonomi Bisnis

Pasar Properti Jakarta Bangkit, Tingkat Hunian Kantor Tembus 76 Persen

Riset CBRE Indonesia mengungkapkan, pasar properti di Jakarta menunjukkan pemulihan yang semakin…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
12 jam lalu
Joint Declaration of Intent (JDI) oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dan Presiden Airbus Asia-Pacific Anand Stanley di Kantor Bappenas, Jakarta. (Sumber: Humas Bappenas)
Ekonomi Bisnis

RI Gandeng Airbus, Industri Dirgantara Didorong Tembus Pasar Global

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas resmi bekerja sama dengan Airbus memperkuat ekosistem…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
12 jam lalu
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Asprilla Dwi Adha/hma)
Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI Tumbuh 5,61% Tapi Rupiah Ambruk, Investor Mulai Tak Percaya Pemerintah?

Ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 tumbuh sebesar 5,61 persen. Namun, pertumbuhan ini…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
15 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up