Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 24 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Ekonomi RI Tumbuh 5,61% Tapi Rupiah Ambruk, Investor Mulai Tak Percaya Pemerintah?
Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI Tumbuh 5,61% Tapi Rupiah Ambruk, Investor Mulai Tak Percaya Pemerintah?

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Mei 7, 2026 12:10 pm
Anisa Aulia
Dusep Malik
Share
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Asprilla Dwi Adha/hma)
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Asprilla Dwi Adha/hma)
SHARE

Ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 tumbuh sebesar 5,61 persen. Namun, pertumbuhan ini tidak sejalan dengan kondisi nilai tukar rupiah yang tertekan hingga ke level Rp17.400 per dolar AS.

Daftar isi Konten
  • Anomali Data: Pertumbuhan Tinggi Tak Sejalan Indikator Lapangan
  • Sektor Transportasi hingga Investasi Dinilai Tak Sinkron

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda menilai kondisi tersebut mencerminkan bahwa investor tengah khawatir terhadap perekonomian RI.

Terkait rupiah melemah di saat pertumbuhan ekonomi meningkat saya melihat ada kekhawatiran investor terhadap ekonomi kita. Meskipun ekonomi tumbuh, investor (dan masyarakat luas) melihat sangat rapuh,”

ujar Huda kepada Owrite.id Rabu, 6 Mei 2026.

Huda mengatakan, dari sisi anggaran defisit tercatat melebar, utang naik, dan kepercayaan terhadap pemerintah jauh. Kondisi ini pun membuat investor kabur dari dalam negeri. Adapun defisit APBN per Maret 2026 mencapai Rp240,1 triliun, atau setara 0,93 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). 

Dari sisi budget defisit melebar, utang juga naik, namun kepercayaan kepada pemerintah jatuh. Maka investor akan melepas rupiah dan lari ke USD,”

tuturnya.
Dedung-gedung di Jakarta, Indonesia. (Sumber: Unsplash/ Afif Ramdhasuma)
Dedung-gedung di Jakarta, Indonesia. (Sumber: Unsplash/ Afif Ramdhasuma)

Anomali Data: Pertumbuhan Tinggi Tak Sejalan Indikator Lapangan

Huda mengatakan, data pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2026 menjadi yang tertinggi sejak 2012, bahkan dua periode kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi) ekonomi RI tidak mampu tumbuh mencapai 5,6 persen.

Pemerintah sudah mengumumkan pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 2026 dengan angka yang sangat tinggi, 5,61 persen. Angka tersebut tertinggi semenjak tahun 2012 dan dua periode Jokowi pun tidak mampu mencapai 5,6 persen,”

tuturnya.

Namun, Huda mengatakan ada anomali kondisi terhadap hasil perhitungan pemerintah tersebut. Pertama, pertumbuhan konsumsi rumah tangga di 5,52 persen pada kuartal I-2026 dibandingkan periode yang sama di 2025 yang hanya tumbuh 4,96 persen. 

Padahal, bila dilihat dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Bank Indonesia (BI) per Maret 2026, IKK turun menjadi 122,9 basis poin dibandingkan bulan Januari 2026 yang sebesar 127,0 basis poin. Begitu juga tahun lalu mengalami penurunan serupa meskipun lebih tajam. 

Biasanya, IKK ini mencerminkan pergerakan konsumsi rumah tangga, namun menurut data BPS, ternyata tidak,”

kata Huda.

Lebih menarik lagi katanya, pertumbuhan konsumsi pakaian, alas kaki, dan jasa perawatannya mengalami perlambatan dibandingkan kuartal I-2025. Seharusnya kata Huda, momen Ramadan-Lebaran bisa mendongkrak kinerja tersebut. 

Sedangkan tahun lalu, tumbuh 6,86 persen tapi konsumsi rumah tangga jauh lebih lambat. Jadi ada anomali dalam perhitungan konsumsi rumah tangga yang dilakukan oleh BPS,”

tuturnya.
Konsumen saat sedang berbelanja di Superindo. (Sumber: Owrite/Dusep)
Konsumen saat sedang berbelanja di Superindo. (Sumber: Owrite/Dusep)

Sektor Transportasi hingga Investasi Dinilai Tak Sinkron

Anomali kedua terang Huda, konsumsi transportasi dan komunikasi yang tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan empat kuartal sebelumnya. Pada kuartal I-2026 konsumsi transportasi dan komunikasi tumbuh 6,91 persen, secara beruntun pertumbuhan konsumsi ini adalah 6,15 persen di kuartal I-2025, 6,48 persen di kuartal II, 6,41 persen kuartal III, dan 6,35 persen di kuartal IV. 

Namun demikian, jasa transportasi dan pergudangan hanya tumbuh 8,04 persen. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu yang kuartal IV hanya tumbuh secara berurutan 9,01 persen, 8,52 persen, 8,62 persen, dan 8,98 persen. 

Begitu pula dengan jasa informasi dan komunikasi yang mengalami perlambatan di periode yang sama. Anomali di sektor ini sangat terasa ketika konsumsi kita tidak ditopang oleh jasa terkait,”

tuturnya. 

Anomali ketiga, dalam pembentukan modal tetap bruto (PMTB) pertumbuhan tertinggi berasal dari sub kendaraan. Sama seperti mesin pada tahun lalu yang dianggap sebagai penyumbang signifikan PMTB, kendaraan yang jadi penyumbang PMTB juga dihasilkan dari impor kendaraan. 

PMTB sub kendaraan tercatat tumbuh sebesar 12,39 persen, namun di satu sisi pertumbuhan untuk industri alat angkutan terkontraksi hingga -5,02 persen. 

Saya menduga angka PMTB kendaraan ini disumbang oleh impor kendaraan untuk keperluan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Pada akhirnya, impor KDKMP ini jadi justifikasi PMTB kendaraan mengalami pertumbuhan yang luar biasa tinggi, tapi industrinya letoy,”

tuturnya.
Tag:HeadlineinvestorKonsumsi Rumah TanggaMBGNilai TukarPertumbuhan EkonomiPMTBRupiahTransportasi
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Viral! BEM UBK Ngaku Terima Uang Usai Temui Gibran di Istana, Mahasiswa Murka
By Hardani Triyoga
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan perwakilan mahasiswa pengunjuk rasa usai pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026). [Foto: ANTARA FOTO/Fauzan].
1
Wacana Prabowo-Gibran Dua Periode di Tengah Kesulitan Rakyat: Tak Punya Nurani dan Mabuk Kekuasaan!
By Hardani Triyoga
pemerintah dalam menghormati jasa para pendahulu dan pemimpin bangsa yang dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi negara.
2
Episode Drama Baru Kasus MBG: Kepala BGN Nanik Deyang Masuk ‘Bidikan’ Kejagung
By Rahmat Baihaqi
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (kiri) berbincang dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang (kanan) saat mengikuti rapat koordinasi peningkatan kualitas program Makan Begizi Gratis (MBG) dan dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpencil di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
3
Dilaporkan Soal Dugaan Korupsi Rp20 M, ITDC Ngaku Cuma Sediakan Lahan di Mandalika
By Rahmat Baihaqi
Kawasan Sirkuit Mandalika.
4
Pakar Bongkar Siapa yang Paling Diuntungkan dari Isu Prabowo-Gibran 2 Periode
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Rupiah dan Pendapatan. (Sumber: Unsplash/ Defrino Maasy)
Ekonomi Bisnis

Kemenkeu Ubah Arah Transfer Daerah 2027, Pemda Bisa Cari Dana di Luar APBN dan APBD

Pemerintah menargetkan rasio alokasi Transfer ke Daerah (TKD) terhadap Produk Domestik Bruto…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
7 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto berpidato saat menghadiri penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) di IAI Syachona Mohammad Cholil, Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Moch Asim/bar)
Ekonomi Bisnis

Kaget RI Punya Banyak BUMN Nggak Cuan, Prabowo Bakal Tutup Lagi 800 Perusahaan

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keterkejutannya setelah mengetahui jumlah Badan Usaha Milik Negara…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
9 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Kemenkeu Dapat Lampu Hijau UU P2SK Punya Saham BEI, Purbaya Bilang Gini

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kini diperkenankan menjadi pemegang saham di Bursa Efek Indonesia…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
9 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Akui Mau Tarik Dana dari Himbara, Ini Kata Purbaya dan OJK

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons terkait kabar penarikan bertahap Saldo Anggaran…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
9 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up