Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 23 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • Spill
  • DPR
  • BMKG
  • longsor
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Pemerintah Gelontorkan Stimulus di Momen Lebaran, Seberapa Besar Dampaknya?
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Gelontorkan Stimulus di Momen Lebaran, Seberapa Besar Dampaknya?

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Februari 11, 2026 2:53 pm
Anisa Aulia
Dusep
Share
Ilustrasi beras SPHP (Sumber: Badan Pangan Nasional)
Ilustrasi beras SPHP (Sumber: Badan Pangan Nasional)
SHARE

Pemerintah menggelontorkan sejumlah stimulus pada kuartal I-2026. Stimulus ini berupa diskon transportasi dan bantuan pangan, guna mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2026.

Diskon transportasi ini diberikan untuk kereta api, kapal laut, dan pesawat pada periode libur Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026, dengan besaran anggaran Rp911,16 miliar. 

Sedangkan bantuan pangan diberikan selama dua bulan yakni pada Februari dan Maret, berupa beras 10 kilogram (kg) dan 2 liter minyak goreng per bulan untuk 35,04 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet mengatakan secara momentum, pemerintah cukup sigap dalam merancang dan menilai pemberian stimulus pada kuartal I-2026. Namun, efektivitas stimulus perlu dilihat secara lebih proporsional.

Kombinasi antara stimulus fiskal dan peningkatan konsumsi musiman diharapkan mampu mengangkat kinerja ekonomi pada awal tahun. Namun, efektivitas stimulus tersebut perlu dilihat secara lebih proporsional,”

ujar Yusuf saat dihubungi owrite Rabu, 11 Februari 2026.

Yusuf mengatakan, jika dibandingkan dengan kuartal I-2025, nilai stimulus yang direncanakan pada kuartal I-2026 relatif lebih kecil. Padahal, pada 2025, pemerintah juga memanfaatkan momentum Ramadan dan Lebaran sebagai pendorong pertumbuhan. 

Artinya, meskipun timing kebijakannya tepat, daya dorong stimulus terhadap pertumbuhan ekonomi tahun ini kemungkinan tidak akan sebesar tahun lalu karena skala intervensinya lebih terbatas,”

jelasnya.

Yusuf memproyeksikan, dengan adanya stimulus yang diberikan pemerintah pada momen Hari Besar Keagamaan Ramadan dan Idul Fitri, pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 diproyeksi tumbuh 5 persen.

Kami prediksikan di sekitar 5,0 persen hingga 5,1 persen,”

jelasnya.

Yusuf menjelaskan, kinerja stimulus sangat ditentukan oleh tiga hal utama. Pertama besaran anggaran, kedua sasaran penerima, dan ketiga jenis stimulus yang diberikan. 

Ia menuturkan, jika tujuan pemerintah untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, maka stimulus yang langsung menyentuh daya beli dan konsumsi masyarakat menjadi kunci. 

Program seperti bantuan sosial, subsidi pangan, maupun insentif yang menurunkan beban pengeluaran rumah tangga akan lebih cepat memicu perputaran ekonomi,”

jelasnya.

Yusuf mengatakan, salah satu contoh stimulus yang cukup efektif pada tahun lalu berupa diskon tarif listrik. Kebijakan ini terbukti mampu menambah ruang belanja masyarakat sehingga konsumsi meningkat. 

Maka dari itu, dia mengatakan bahwa ke depan instrumen serupa masih relevan untuk dipertimbangkan, terutama guna menjaga daya beli rumah tangga.

Di samping itu, cakupan stimulus juga perlu diperluas. Dalam hal ini, kelompok kelas menengah tidak bisa diabaikan sebab, mereka merupakan kontributor besar terhadap konsumsi domestik. 

Jika kelas menengah mengalami tekanan, maka dorongan pertumbuhan ekonomi akan terbatas meskipun bantuan untuk kelompok bawah sudah berjalan,”

ujarnya.

Kemudian dari sisi pengawasan, Yusuf mengatakan bahwa pemerintah sebenarnya sudah memiliki pengalaman, karena skema stimulus yang diberikan relatif mirip dengan tahun sebelumnya. 

Namun dia menekankan, pengawasan distribusi barang selama Ramadan dan Idul Fitri menjadi hal penting. Sebab, kelancaran akan menentukan daya beli masyarakat.

Kelancaran pasokan dan stabilitas harga pangan menjadi krusial, karena lonjakan harga secara langsung menggerus daya beli masyarakat dan berpotensi menahan laju konsumsi pada kuartal I-2026,”

imbuhnya.
Tag:fiskalHarga Panganidul fitriLebaranPertumbuhan Ekonomiramadanstimulus
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi Menlu Sugiono (kanan) dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kiri) memberikan keterangan kepada wartawan di Washington DC, Amerika Serikat, Sabtu (21/1/2026). (Sumber: Antara Foto/Hafidz Mubarak A/rwa)
Ekonomi Bisnis

Klaim Swasembada Pangan, Prabowo Justru Buka Keran Impor Beras Lewat ART RI-AS

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI memberikan sejumlah jawaban terkait komitmen perdagangan dalam Perjanjian Perdagangan Resiprokal Indonesia–Amerika Serikat (AS), The Agreement on Reciprocal Trade (ART), khususnya mengenai pembukaan akses impor beras,…

By
Iren Natania
Dusep
5 Min Read
Suasana aksi 28 Agustus 2025, di kawasan Senayan, Jakarta. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/YU)
Nasional

(Part I) Laporan Komisi Pencari Fakta: Tragedi Agustus 2025 dalam Sekap Republik

Tewasnya Affan Kurniawan akibat dilindas kendaraan taktis polisi pada 28 Agustus 2025 bukanlah akhir dari sebuah tragedi, melainkan lonceng pembuka bagi teror yang jauh lebih sistematis. Kematian yang dibiarkan tanpa…

By
Adi Briantika
Amin Suciady
6 Min Read
Timun Suri
Hype

Kenapa Timun Suri Hanya Muncul Saat Bulan Ramadan?

Timun suri, salah satu buah yang seolah jadi hidangan wajib saat Ramadan. Biasanya, para penjual sudah mulai menjajakan timun suri beberapa hari sebelum memasuki Ramadan. Tak hanya dijual utuh, beberapa…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara. (Sumber: owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Ngebut Awal Tahun, Realisasi MBG Sepanjang Januari 2026 Nyaris Rp20 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan, realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai Rp19,5…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
1 jam lalu
Penampakan Mobil Pick-up TATA Intra V20 & V20AC asal India. (Sumber: Dok. Tatamotors)
Ekonomi Bisnis

Kadin Protes Rencana Prabowo Impor Mobil Niaga dari India, Industri Otomotif RI Terancam

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mengimbau Presiden Prabowo Subianto untuk membatalkan…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep
2 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Kondisi APBN Awal 2026 Tekor Rp54,6 Triliun, Purbaya Klaim Masih Terkendali

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan kondisi keuangan negara di awal 2026.…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
3 jam lalu
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya. (Sumber: Setkab.go.id)
Ekonomi Bisnis

Kesepakatan RI-AS Dituding Longgarkan Aturan Halal, Begini Penjelasan Seskab Teddy

Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya membantah informasi terkait produk Amerika Serikat…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up