Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 23 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • Spill
  • DPR
  • BMKG
  • longsor
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Tuntut Keadilan, Tokoh Masyarakat Desak Pemerintah Pusat Mekarkan Provinsi Papua Utara
Daerah

Tuntut Keadilan, Tokoh Masyarakat Desak Pemerintah Pusat Mekarkan Provinsi Papua Utara

Ivan OWRITE
Last updated: Februari 11, 2026 5:42 pm
Ivan - Redaktur
Share
Para Bupati di Wilayah Adat Saireri telah mendeklarasikan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Provinsi Papua Utara, pada tahun 2025 lalu.
Para Bupati di Wilayah Adat Saireri telah mendeklarasikan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Provinsi Papua Utara, pada tahun 2025 lalu. (Foto; Istimewa)
SHARE

Pemekaran di Tanah Papua bukan semata-mata sebagai kebijakan administratif. Namun harus dipahami pemekaran merupakan wujud kehadiran negara yang adil, setara, serta menghormati fondasi sosial dan budaya orang asli Papua sebagaimana semangat awal Otonomi Khusus (Otsus).

Hal tersebut disampaikan Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, terkait pemekaran Provinsi Papua Utara yang terus dikumandangkan masyarakat dan pemerintah di wilayah adat Saireri.

Bupati Mote, menegaskan faktanya saat ini, wilayah adat Saireri belum dimekarkan menjadi provinsi, sementara enam wilayah adat lainnya telah mendapatkan haknya dengan dimekarkan provinsi baru.

Kondisi ini mencerminkan ketimpangan serius dalam implementasi kebijakan negara di Papua.

Papua memiliki tujuh wilayah adat sebagai dasar kehidupan sosial, politik, dan budaya orang asli Papua. Namun faktanya, baru enam wilayah adat yang telah dimekarkan menjadi provinsi. Tertinggal wilayah adat Saireri yang masih tertahan. Ini menandakan janji Otsus belum sepenuhnya diwujudkan,”

tegas Mote yang dihubungi, Rabu 11 Februari 2026.

Bupati menjelaskan bahwa Pulau Papua terbagi dalam tujuh wilayah adat yang menjadi fondasi identitas orang asli Papua yakni Mamta, Saireri, La Pago, Mee Pago, Anim Ha, Domberai, dan Bomberai.

Wilayah-wilayah ini merupakan ruang hidup yang terbentuk dari sejarah panjang, bahasa ibu, nilai adat, serta sistem sosial yang diwariskan lintas generasi.

Dalam perjalanan kebijakan negara, wilayah adat Mamta menjadi Provinsi Papua dengan ibu kota Jayapura sebagai provinsi induk.

Wilayah adat Bomberai melahirkan Provinsi Papua Barat beribu kota Manokwari, sementara wilayah adat Domberai dimekarkan menjadi Provinsi Papua Barat Daya dengan pusat pemerintahan di Sorong.

Kemudian wilayah adat La Pago kini menjadi Provinsi Papua Pegunungan beribu kota Wamena, wilayah adat Mee Pago berkembang menjadi Provinsi Papua Tengah dengan ibu kota Nabire, dan wilayah adat Anim Ha ditetapkan sebagai Provinsi Papua Selatan dengan pusat pemerintahan di Merauke.

Wilayah adat Saireri yang meliputi Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Supiori, Kabupaten Kepulauan Yapen, dan Kabupaten Waropen justru belum mendapatkan hak yang sama, padahal memiliki karakter budaya maritim yang kuat serta posisi strategis di Teluk Cenderawasih,”

ujarnya.

Mote juga mengingatkan bahwa gagasan pemekaran Papua berbasis tujuh wilayah adat pertama kali digagas oleh almarhum Gubernur Papua, Lukas Enembe, sebagai upaya mendekatkan pelayanan publik sekaligus memastikan keterlibatan Majelis Rakyat Papua (MRP) sebagai representasi kultural orang asli Papua.

Dari regulasi, ia menegaskan bahwa dasar hukum pemekaran jelas. Peraturan Pemerintah Nomor 106 Tahun 2021, khususnya Pasal 93 Ayat (1), memberikan kewenangan kepada Pemerintah Pusat bersama DPR RI untuk melakukan pemekaran daerah di Papua.

Secara hukum tidak ada alasan untuk menunda. Yang dibutuhkan hari ini adalah keberanian politik,”

katanya.

Sebagai langkah konkret, Asosiasi Bupati Wilayah Adat Saireri dijadwalkan menggelar Rapat Koordinasi pada 12 Februari 2026 di Gedung Negara Biak Numfor guna mempercepat pembentukan Provinsi Papua Utara berbasis Wilayah Adat Saireri.

Bupati Mote menekankan bahwa pemekaran harus berpijak pada kerangka besar tujuh wilayah adat Papua agar tidak menimbulkan ketimpangan baru.

Negara wajib memastikan seluruh wilayah adat memperoleh perlakuan yang sama sebagai bagian dari komitmen menghadirkan keadilan di Tanah Papua.

Pemekaran bukan sekadar membentuk daerah baru, tetapi menegaskan pengakuan terhadap identitas dan hak orang asli Papua. Jika enam wilayah adat sudah menjadi provinsi, maka Saireri juga harus mendapat kepastian. Penataan Papua harus utuh berbasis tujuh wilayah adat—tidak boleh ada yang tertinggal,”

pungkasnya.

Tag:bupatiOtsusPemekaranProvinsi Papua UtaraTokoh Masyarakat
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Ikuti
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

RI Bakal Impor Pick-Up dari India, Purbaya Cicil Rp40 Triliun per Tahun ke Himbara

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka-bukaan terkait sumber pembiayaan impor 105 ribu unit pick-up dari India untuk operasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Impor ini diketahui dilakukan oleh PT Agrinas…

By
Anisa Aulia
Dusep
3 Min Read
Plt Direktur Utama LPDP Sudarto
Ekonomi Bisnis

Kemenkeu Ungkap 44 Penerima Beasiswa LPDP Tak Pulang ke RI, 8 Orang Kena Sanksi

Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan, ada sebanyak 44 penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang mangkir dari kewajiban mengabdi di Indonesia usai menuntaskan pendidikannya.…

By
Anisa Aulia
Dusep
2 Min Read
Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus. (Foto: owrite)
Nasional

DPR Terlalu Jauh Bela Adies Kadir, Paripurna Kehilangan Kehormatan

Keputusan Rapat Sidang Paripurna DPR pada Kamis, 19 Februari lalu menjadi perbincangan masyarakat terkait pengusulan Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi.  Dalam hasil Rapat Paripurna DPR tersebut dikatakan Majelis Kehormatan…

By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Duta besar AS untuk Israel, Mike Huckabee
Daerah

Dubes AS Klaim Sebagian Wilayah di Timur Tengah Milik Israel

Duta besar AS untuk Israel, Mike Huckabee, mengatakan bahwa Israel berhak mengklaim…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
2 jam lalu
Foto udara kondisi Desa Kota Lintang pascabanjir bandang di Desa Kota Lintang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (24/1/2026). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym.
Daerah

Tito Klaim Aceh Tamiang Bangkit, Tapi Jadi Satu-satunya yang Belum Pulih Total

Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera sekaligus Menteri Dalam Negeri,…

hadi-febriansyah-owriteAmin Suciady
By
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
4 hari lalu
gambar ilustrasi palu hakim di meja sidang
Daerah

(Part I) Membedah ‘Senjata’ Penjeratan Korporasi di Era KUHAP Baru

Presiden Prabowo Subianto menggelar karpet merah demi mengejar ambisi investasi asing dan…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
5 hari lalu
Satgas Gabungan evakuasi dua pilot Smart Air yang menjadi korban penembakan kelompok Elkius Kombak
Daerah

Tim Gabungan TNI–Polri Dikerahkan Buru KKB Penembak Pesawat Smart Air

Penembakan pesawat Smart Air menyebabkan pilot Kapten Egon Erawan dan co-pilot Baskoro,…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
2 minggu lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up