TNI AU bersama Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) menggelar uji coba pendaratan dua pesawat tempur yakni EMB-314 Super Tucano dan F-16 pertama kali di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) KM228-KM231 Provinsi Lampung.
Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan mengucapkan rasa syukurnya setelah uji coba pendaratan dua pesawat tempur di tol berjalan aman dan lancar.
Tadi dua pesawat tempur sudah lakukan uji coba, pertama pesawat Super Tucano dan F-16, semuanya dilaporkan dalam kondisi aman. Jadi intinya apa yang kita rencanakan berhasil dengan aman dan lancar,”
ujar Wamenhan Donny Ermawan seperti dikutip dari YouTube KompasTV, Rabu, 11 Februari 2026.
Uji coba ini adalah kolaborasi antara Kemenhan, Kemen PU, TNI AU, Hutama Karya selaku operator tol, pemerintah daerah, serta masyarakat menjadi wujud nyata dari konsep bela negara sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945.
Ini adalah milestone yang sangat baik dalam sistem pertahanan kita. Pertahanan bukan hanya urusan TNI, tetapi seluruh elemen masyarakat terlibat aktif,”
jelasnya.
Donny menambahkan ke depannya jalan tol maupun jalan nasional akan dirancang dengan spesifikasi tertentu agar sewaktu-waktu dapat difungsikan sebagai runway alternatif.
Hal ini, lanjut dia, sejalan dengan konsep pertahanan berbasis pulau-pulau besar, sehingga setiap pulau memiliki banyak titik alternatif pangkalan udara apabila pangkalan utama mengalami gangguan.
Kita sudah punya roadmap. Ke depan, pembangunan jalan tol akan disesuaikan dengan spesifikasi yang memenuhi persyaratan sebagai runway,”
ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU), Diana Kusumastuti menjelaskan uji coba pendaratan pesawat tempur di jalan tol merupakan kolaborasi untuk melaksanakan amanah Presiden Prabowo Subianto.
Menurut dia, kolaborasi ini sudah terwujud untuk jalan tol ini, dimana persyaratan-persyaratannya dibahas bersama Kemenhan dan juga dari TNI Angkatan Udara.
Sehingga hal ini kita bisa tercapai spesifikasi terhadap jalan tol yang nantinya tentu akan kita jadikan contoh untuk landasan-landasan yang lainnya yang nantinya akan digunakan seperti ini,”
sambungnya.
Lebih lanjut Diana mengatakan pihaknya menyiapkan sarana dan prasarana untuk project selanjutnya.
Nantinya kami berlanjut bersama-sama menentukan arahan dari Kemenhan, kami siap melaksanakan sehingga dimanapun kami akan siap,”
tandasnya.


