Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 23 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • Spill
  • DPR
  • BMKG
  • longsor
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Di Tengah Swasembada, Kenapa RI Setuju Impor Beras dan Jagung dari AS? Ini Alasannya
Ekonomi Bisnis

Di Tengah Swasembada, Kenapa RI Setuju Impor Beras dan Jagung dari AS? Ini Alasannya

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Februari 23, 2026 3:02 pm
Anisa Aulia
Dusep
Share
Petugas memeriksa beras kemasan saat melakukan sidak pangan di Denpasar, Bali, Kamis (12/2/2026). (Sumber: Antara Foto/Fikri Yusuf/bar)
Petugas memeriksa beras kemasan saat melakukan sidak pangan di Denpasar, Bali, Kamis (12/2/2026). (Sumber: Antara Foto/Fikri Yusuf/bar)
SHARE

Indonesia akan melakukan impor beras 1.000 ton per tahun, dan jagung setiap tahunnya dari Amerika Serikat (AS). Komitmen ini sejalan dengan Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto mengatakan persetujuan impor ini hanya untuk beras khusus, yang realisasinya tergantung pada permintaan dalam negeri.

Pemerintah setuju memberikan alokasi impor untuk beras klasifikasi khusus asal AS, namun tetap realisasinya tergantung permintaan dalam negeri,”

ujar Haryo dalam keterangan tertulis dikutip Senin, 23 Februari 2026.

Haryo menjelaskan, dalam lima tahun terakhir Indonesia tidak melakukan impor beras dari AS. Menurutnya, komitmen impor beras 1.000 ton hanya  0,00003 persen dari total produksi beras nasional.

Komitmen impor beras AS hanya sebesar 1.000 ton tidak signifikan atau hanya sekitar 0,00003 persen dari total produksi beras nasional yang mencapai 34,69 Juta Ton tahun 2025,”

jelasnya.

Sementara itu untuk impor jagung, Haryo menjelaskan bahwa tidak ditujukan untuk pasar umum. Akses impor diberikan untuk industri makanan dan minuman (mamin) dengan volume tertentu per tahunnya.

Ketentuan ini mengatur bahwa Indonesia memberikan akses impor Jagung asal AS untuk peruntukan bahan baku industri makanan & minuman (mamin) dengan volume tertentu per tahun,”

jelasnya.

Haryo mengatakan, kebutuhan impor jagung untuk industri makanan dan minuman pada tahun 2025 sebanyak 1,4 juta ton. Ia memastikan, importasi ini tidak akan mengganggu produksi jagung dalam negeri.

Kebutuhan importasi jagung untuk industri mamin pada tahun 2025 sekitar 1,4 juta ton. Produk jagung asal AS memiliki spesifikasi dan standar mutu sesuai yang dibutuhkan oleh industri mamin,”

terangnya.

Haryo menyebut, impor ini penting dilakukan Indonesia untuk memastikan kecukupan bahan baku utama pada industri mamin yang memiliki kontribusi 7,13 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Ketentuan ini penting untuk Indonesia dalam rangka memastikan kecukupan bahan baku utama pada industri mamin yang memiliki kontribusi 7,13 persen terhadap PDB nasional, dan menyumbang 21 persen dari total ekspor industri non migas (atau senilai US$48 miliar), dan menyerap lapangan kerja hingga 6,7 juta pada tahun 2025,”

imbuhnya.
Tag:Amerika SerikatberasimporJagungswasembada panganThe Agreement on Reciprocal Trade
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

RI Bakal Impor Pick-Up dari India, Purbaya Cicil Rp40 Triliun per Tahun ke Himbara

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka-bukaan terkait sumber pembiayaan impor 105 ribu unit pick-up dari India untuk operasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Impor ini diketahui dilakukan oleh PT Agrinas…

By
Anisa Aulia
Dusep
3 Min Read
Plt Direktur Utama LPDP Sudarto
Ekonomi Bisnis

Kemenkeu Ungkap 44 Penerima Beasiswa LPDP Tak Pulang ke RI, 8 Orang Kena Sanksi

Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan, ada sebanyak 44 penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang mangkir dari kewajiban mengabdi di Indonesia usai menuntaskan pendidikannya.…

By
Anisa Aulia
Dusep
2 Min Read
Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus. (Foto: owrite)
Nasional

DPR Terlalu Jauh Bela Adies Kadir, Paripurna Kehilangan Kehormatan

Keputusan Rapat Sidang Paripurna DPR pada Kamis, 19 Februari lalu menjadi perbincangan masyarakat terkait pengusulan Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi.  Dalam hasil Rapat Paripurna DPR tersebut dikatakan Majelis Kehormatan…

By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers terkait perjanjian perdagangan timbal balik (ART) Indonesia-AS di bidang ESDM di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2/2026).
Ekonomi Bisnis

Di Balik Perjanjian Dagang Indonesia-AS, Bahlil Janjikan Tak Ada Ekspor Mineral Mentah

Di tengah perebutan mineral kritis yang kian intens dalam lanskap geopolitik global,…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
2 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Blacklist WNI Eks LPDP dan Suaminya: Jangan Menghina, Itu Uang dari Pajak dan Utang

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyesalkan, pernyataan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelolaan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
3 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi Menlu Sugiono (kanan) dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kiri) memberikan keterangan kepada wartawan di Washington DC, Amerika Serikat, Sabtu (21/1/2026). (Sumber: Antara Foto/Hafidz Mubarak A/rwa)
Ekonomi Bisnis

Klaim Swasembada Pangan, Prabowo Justru Buka Keran Impor Beras Lewat ART RI-AS

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI memberikan sejumlah jawaban terkait komitmen perdagangan dalam…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
3 jam lalu
Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara. (Sumber: owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Ngebut Awal Tahun, Realisasi MBG Sepanjang Januari 2026 Nyaris Rp20 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan, realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai Rp19,5…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up