Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 30 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Megapolitan / Tragedi Longsor Gunung Sampah TPA Bantargebang: 4 Tewas dan 5 Korban Masih Tertimbun
Megapolitan

Tragedi Longsor Gunung Sampah TPA Bantargebang: 4 Tewas dan 5 Korban Masih Tertimbun

owrite-adi-briantikadusep-malik
Last updated: Maret 9, 2026 3:43 pm
By
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
6 bulan lalu
Share
Petugas mengevakuasi korban longsor tumpukan sampah di Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin, 9 Maret 2026.
Petugas mengevakuasi korban longsor tumpukan sampah di Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin, 9 Maret 2026. (Sumber: SAR DKI Jakarta)
SHARE

Bencana longsor tumpukan sampah terjadi di Zona 4 Tempat Pembuangan Akhir Bantargebang, Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Insiden pada Minggu, 8 Maret 2026, sekitar pukul 14.30 WIB ini menimbun sejumlah truk sampah beserta warung yang berada di area kejadian.

Berdasarkan data terbaru per Senin, 9 Maret 2026, insiden ini mengakibatkan total 13 orang menjadi korban. Dari jumlah tersebut, empat orang berhasil diselamatkan, empat orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, dan lima orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.

Berikut adalah rincian data para korban: 

  1. Korban tewas: Enda Widayanti, Sumine, Sutrisno, Irwan Supriyatin. 
  2. Korban selamat: Budiman, Johan, Safifudin, Slamet. 
  3. Korban hilang: Riki, Hardianto, Ato, Dofir, Mr. X (identitas belum diketahui)

Jumlah korban masih terus dalam pendataan berdasarkan keterangan saksi dan pihak keluarga yang kehilangan anggotanya,”

kata Humas SAR DKI Jakarta Romli Prasetyo, dalam keterangan tertulis. 

Saat ini, tim SAR gabungan masih mencari korban tertimbun material longsor. Pembukaan akses area longsoran tengah dilakukan untuk mempermudah proses evakuasi. Operasi pencarian dihadapkan pada medan tumpukan sampah yang cukup masif sehingga membutuhkan pengerahan instrumen khusus.

Para personel SAR gabungan saat ini berfokus melakukan pembukaan akses dengan menggunakan alat berat seperti beko dan pengerahan unit K9 (anjing pelacak),”

ujar Romli. 

Mengingat besarnya skala area yang tertimbun dan banyaknya kendaraan yang terjebak, operasi kemanusiaan ini melibatkan pengerahan personel berskala besar. Total 336 personel gabungan dari 22 unsur instansi dan relawan telah diterjunkan ke lokasi.

Longsor ini melibatkan gunungan sampah setinggi 50 meter di Zona 4. Insiden tersebut menjadi bukti nyata dari kegagalan sistemik pengelolaan sampah di Jakarta yang dinilai sudah tidak bisa ditoleransi lagi.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq berujar, tragedi ini merupakan alarm keras bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia mendesak agar pengelolaan sampah dengan metode open dumping yang terus mengancam nyawa warga dan petugas harus segera dihentikan.

Kejadian ini seharusnya tidak perlu terjadi jika pengelolaan dilakukan sesuai aturan. TPST Bantargebang harus menjadi pelajaran bagi semua untuk segera berbenah, demi keselamatan jiwa manusia dan kelestarian lingkungan,”

kata Hanif, dalam keterangan tertulis, Senin, 9 Maret. 

Menurut Menteri Hanif, TPST Bantargebang saat ini ibarat “fenomena gunung es” dari kegagalan tata kelola sampah Jakarta. Selama 37 tahun beroperasi, lokasi tersebut telah menampung beban kritis yang mencapai 80 juta ton sampah.

Penggunaan metode open dumping di kawasan tersebut dinilai melanggar Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah lantaran sistem yang ada tak mampu menekan risiko keamanan bagi masyarakat sekitar. Praktik yang tidak sesuai aturan ini tidak hanya memicu potensi longsor susulan, namun turut menjadi sumber pencemaran lingkungan yang sangat masif.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah saat ini memulai tahapan penyidikan menyeluruh serta penegakan hukum. Upaya tersebut guna memastikan persoalan sampah tidak lagi memakan korban. Kementerian pun telah mengeluarkan peringatan perihal pengelolaan sampah di Bantargebang masuk dalam kategori risiko tinggi.

Menteri Hanif memastikan bahwa pihak yang bertanggung jawab atas kelalaian ini akan ditindak tegas berdasar Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. 

Sanksi bagi pihak yang kelalaiannya menyebabkan kematian meliputi ancaman pidana 5-10 tahun penjara dan denda senilai Rp5-10 miliar,”

ucap Hanif.
Tag:Bantar GebangbantargebanglongsorsampahTim SARTPA
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU, Sistem Satu Suara Diganti AHWA
By Hardani Triyoga
Pelaksaan Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur
1
Bos Kasino Batam Suwanda Alias Akau Dijerat Pasal TPPU, Polisi Sita Rp1,04 Miliar
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi tersangka dijebloskan ke penjara.
2
Gempa Susulan Flores NTT Tembus 9.278 Kali, BMKG Mulai Petakan Wilayah Rawan
By Dusep Malik
Update gempa susulan di Flores NTT. (Sumber: BMKG)
3
Siap-Siap! Tak Hanya BBM, Beli LPG 3 Kg Bakal Diatur Berdasarkan Desil DTSEN
By Natania Longdong
Tumpukan tabung gas elpiji 3 kg di Lumajang, Jawa Timur. (Sumber: Antara Foto/Irfan Sumanjaya/wsj)
4
Gus Yahya Bantah Prabowo Tolak Dirinya Pimpin PBNU: “Tidak Masuk Akal”
By Natania Longdong
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dalam Sidang Pleno Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. (Sumber: Antara Foto/Syaiful Arif/wsj)
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi pelaku kejahatan tangkap polisi.
Megapolitan

Buron Pencuri Rumah Kosong di Tangerang Akhirnya Diciduk, Emas 30 Gram Dijual untuk Bayar Utang

Pelarian S, pelaku spesialis pencurian rumah kosong di wilayah Sepatan, Kabupaten Tangerang,…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
5 jam lalu
KAI Commuter
Megapolitan

Mulai 1 September, Penumpang KRL Stasiun Karet Dialihkan ke BNI City

KAI Commuter mengatakan bahwa penumpang Commuter Line yang menggunakan Stasiun Karet harus…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 hari lalu
Petugas DLH DKI bersihkan sampah di sekitar MPR/DPR pasca Demo 27 Agustus 2026. (Sumber: beritajakarta)
Megapolitan

Imbas Demo 27 Agustus, 120 Petugas Angkut 35,24 Ton Sampah di Sekitar MPR/DPR

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengerahkan 120 petugas kebersihan untuk menangani…

Ani Ratnasaridusep-malik
By
Ani Ratnasari
Dusep Malik
1 hari lalu
Ilustrasi Cuaca Panas
Megapolitan

Cuaca Jakarta Sabtu 29 Agustus Diprediksi Cerah, Suhu Tembus 34 Derajat

Warga Jakarta diperkirakan akan menikmati cuaca cerah pada Sabtu, 29 Agustus 2026.…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up