Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 7 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Vidi Aldiano Tutup Usia di Bulan Ramadan, Ini Penjelasan Ulama Soal Keistimewaan Wafat di Bulan Suci
Hype

Vidi Aldiano Tutup Usia di Bulan Ramadan, Ini Penjelasan Ulama Soal Keistimewaan Wafat di Bulan Suci

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Maret 10, 2026 12:48 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
5 bulan lalu
Share
Vidi Aldiano
Vidi Aldiano (Foto: Ig: @vidialdiano)
SHARE

Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026 pukul 16:33 WIB, setelah berjuang melawan kanker ginjal selama tujuh tahun.

Kepergian Vidi tentu meninggalkan luka mendalam, tak hanya keluarga tapi hhga para sahabatnya.

Di balik kepergian sang musisi, banyak orang yang menyoroti fakta bahwa pelantun Vidi meninggal di bulan Ramadan.

Ramadan sendiri merupakan bulan yang penuh keberkahan, ampunan dan juga rahmat dari Allah SWT.

Dilansir NU Online, hadits riwayat Abu Hurairah menyebutkan bulan Ramadhan sebagai bulan di mana pintu surga dibuka selebar-lebarnya. Sebaliknya, pintu neraka ditutup dan para setan dibelenggu.

‎ إِذَا ‌جَاءَ ‌رَمَضَانُ، ‌فُتِّحَتْ ‌أَبْوَابُ ‌الْجَنَّةِ، ‌وَغُلِّقَتْ ‌أَبْوَابُ ‌النَّارِ، ‌وَصُفِّدَتِ ‌الشَّيَاطِينُ

Artinya: “Apabila telah datang bulan Ramadhan, dibukalah pintu-pintu surga, dikunci pintu-pintu neraka, dan para syetan dibelenggu.” (HR Muslim). (Muslim bin Hajjaj, Shahih Muslim, juz II, halaman 1079).

Ulama berbeda pendapat mengenai maksud dibukanya pintu-pintu surga. Di antara mereka ada yang memaknainya secara literal, artinya, memang pintu surga pada saat itu dibuka.

Sementara sebagian lain, mengatakan bahwa lafal tersebut bentuk kinayah dari banyaknya ketaatan dan amal saleh di bulan Ramadhan.

Penjelasan ini bisa kita lihat dalam keterangan yang dituliskan Imam Badruddin Al-‘Aini dalam Kitab ‘Umdatul Qari ketika menjelasan hadits tersebut:

‎ أَن المُرَادَ مِنْ فَتْحِ أَبْوَابِ الْجنَّة حَقِيْقَة الْفَتْح، وَذَهَبَ بَعْضُهُمْ إِلَى أَنَّ المُرَادَ بِفَتْح أَبْوَاب الْجَنَّةِ كَثْرَةُ الطَّاعَاتِ فِيْ شَهْرِ رَمَضَان، فَإِنَّهَا مُوْصِلَةٌ إِلَى الْجنَّة، فَكُنِيَ بهَا عَنْ ذَلِك

Artinya: “Bahwa yang dimaksud terbukanya pintu-pintu surga ialah memang terbuka pintunya (makna hakikat). Sebagian ulama lain berpendapat bahwa yang dimaksud adalah banyaknya ketaatan di bulan Ramadhan, karena hal tersebut yang akan mengantarkan ke surga. Dikinayahkan dibukanya pintu surga melalui hal tersebut (banyaknya ketaatan).” (Badruddin Al-‘Aini, ‘Umdatul Qari’ Syarhu Shahihil Bukhari, [Beirut: Dar Ihya], juz X, halaman 266).

Pendapat kedua tidak mengartikan dengan makna sebenarnya, tetapi dalam arti kelaziman maknanya, yakni banyaknya ketaatan dan amal di bulan Ramadhan. Karena ketaatan dan amal saleh dapat menjadi wasilah yang mengantarkan pelakunya membuka pintu surga. Apalagi di bulan suci Ramadhan, jalan menuju surga menjadi mudah dan amal saleh pun sangat cepat dikabulkan. (Al-‘Aini, X/266).

Bukannya kita masuk surga dengan rahmat Allah? Memang benar, tiap dari kita masuk surga sebab rahmat Allah. Tapi, bukan berarti menegasikan fungsi amal saleh yang dilakukan. Karena seorang hamba berhak mendapatkan rahmat lewat amal yang diperbuat. Ibarat pekerja, wajar ia mendapatkan upah dari tuannya karena hasil kerja kerasnya.

Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Kitab Fathul Bari menjelaskan:

‎ أَنَّ الْعَمَلَ عَلَامَةٌ عَلَى وُجُودِ الرَّحْمَةِ الَّتِي تُدْخِلُ الْعَامِلَ الْجَنَّةَ فَاعْمَلُوا وَاقْصِدُوا بِعَمَلِكُمُ الصَّوَابَ أَيِ اتِّبَاعَ السُّنَّةِ مِنَ الْإِخْلَاصِ وَغَيْرِهِ لِيَقْبَلَ عَمَلَكُمْ فَيُنْزِلَ عَلَيْكُمُ الرَّحْمَةَ

Artinya: “Sesungguhnya amal itu menjadi tanda akan adanya rahmat Allah yang memasukkan pelakunya ke dalam surga. Maka beramallah dan benarkanlah niat dari amal kalian yaitu mengikuti sunah dengan ikhlas dan selainnya agar Allah menerima amal kalian kemudian menurunkan kepada kalian rahmat-Nya.” (Ibnu Hajar Al-‘Asqalani, Fathul Bari’ bi Syarhi Shahihil Bukhari, juz XI, halaman 297).

Allah swt juga berulang kali memberi ‘bocoran’ di dalam Al-Qur’an bahwa surga akan ditempati oleh orang-orang yang beriman dan mau beramal kebajikan. Artinya, iman dan amal bukanlah hal yang sia-sia dan tidak bermanfaat.

Lalu, apakah meninggal di bulan Ramadan menjadi jaminan masuk Surga’

Dalam fatwa Syekh Nur Ali Salman yang dikeluarkan oleh Dairatul Ifta Yordania di website resminya menyatakan, bukanlah menjadi indikator orang yang wafat di bulan Ramadhan menjadi sebab ia masuk surga.

‎ فَدُخُوْلُ الْجَنَّةِ بِفَضْلِ اللَّهِ، وَسَبَبُهُ الْعَمَلُ الصَّالِحُ، وَرَمَضَانُ مَوْسِمٌ لِلْعَمَلِ الصَّالِحِ. وَلَيْسَ مَعْنَى ذَلِكَ أَنَّ كُلَّ مَنْ مَاتَ فِيْ رَمَضَانَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ، فَدُخُوْلُ الْجَنَّةِ بِسَبَبِ الْعَمَلِ كَمَا ذَكَرْتُ

Artinya: “Masuk surga itu karena anugerah Allah, dan sebabnya karena amal saleh. Bulan Ramadhan menjadi waktu untuk beramal saleh. Tapi bukanlah maknanya siapa saja yang wafat di bulan Ramadhan akan masuk surga. Masuk surga itu karena sebab amal seperti yang telah kusebutkan.” (Dairatul Ifta, Fatwa Nomor 2322)

Fatwa ini meluruskan kesalahpahaman dalam memaknai hadits Abu Hurairah di atas. Jika Allah menakdirkan seorang Mukmin wafat di bulan Ramadan atau bulan lain yang punya keutamaan atau di tempat-tempat yang istimewa seperti Makkah, Madinah, dan Baitul Maqdis, maka diharapkan menjadi sebab bertambahnya rahmat dan ampunan Allah kepadanya. Dua hal ini menjadi bonus yang membedakannya dari waktu dan tempat yang lain.

Dari fatwa tersebut bisa disimpulkan bahwa, meninggal di bulan Ramadan bukan menjadi sebab masuk surga, melainkan amal saleh yang menjadi tanda ia dapat tiket masuk surga. Justru ketika mengaitkannya dengan tempat atau waktu seolah-olah membatasi rahmat Allah. Padahal, rahmat-Nya luas tanpa sekat.

Poin pentingnya adalah amal saleh, ketika wafat sedang beramal saleh, maka kelak dibangkitkan juga dalam kondisi beramal. Seperti keterangan dalam hadits riwayat Jabir bin Abdullah berikut.

‎ ‌يُبْعَثُ ‌كُلُّ ‌عَبْدٍ ‌عَلَى ‌مَا ‌مَاتَ ‌عَلَيْهِ

Artinya: “Tiap manusia akan dibangkitkan sesuai dengan kondisinya saat meninggal.” (Muslim bin Al-Hajjaj, Shahih Muslim, [At-Turkiyah], juz VIII, halaman 165)

Dengan demikian, tatkala seseorang dicabut nyawanya sementara dia sedang beramal saleh, maka juga akan dibangkitkan dalam keadaan serupa. Hadits ini menjadi acuan untuk terus beramal saleh tiap waktu agar ketika hari kebangkitan (yaumul ba’ats) dalam kondisi taat dan beramal.

Mufti Mesir sekarang, Syekh Syauqi ‘Allam menjelaskan:

‎ نرجو أن يكون هذا محل القبول والرجاء بسبب هذا الزمان أو المكان، وبلا شك فالصائم والحاج هما في طاعة، ومن مات على طاعة سيبعث على الكيفية التي مات عليها

Artinya: “Kita berharap itu menjadi tempat diterimanya orang tersebut dan pengharapan dengan perantara waktu (Ramadhan) ini atau tempat mulia ini. Tidak diragukan lagi orang puasa dan orang haji pasti dalam kondisi taat dan orang yang meninggal dalam ketaatan akan dibangkitkan sesuai dengan cara saat ia mati.” (Darul Ifta’ Mesir)

Tag:Bulan SuciKeistimewaanramadanTutuo UsiaVidi Aldiano
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Prabowo Injak dan Banting Genteng Sabut Kelapa BRIN: Cikal Bakal ‘Gentengnisasi’ Rumah Rakyat?
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam acara pertemuan dengan periset dan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
1
Persib Gagal Adu Penalti! Persebaya Cetak Sejarah Jadi Juara Baru Piala Presiden 2026
By Hadi Febriansyah
Persebaya Juara Piala Presiden 2026. (Sumber: Media Piala Presiden)
2
Kapolresta Banda Aceh Diamankan Propam Mabes Polri, Dugaan Kasus Narkoba Bikin Geger!
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi Mabes Polri amankan perwira polisi.
3
Gianni Infantino Tertekan, FIFA Akui Kesalahan soal Rencana Jual Saham Piala Dunia
By Hadi Febriansyah
Gianni Infantino
4
Rupiah Dibuka Loyo ke Level Rp17.935! Ancaman dari Timur Tengah Mulai Menghantui Pasar
By Anisa Aulia
Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta.
5

BERITA LAINNYA

Lomba Makan Kerupuk saat Hari Kemerdekaan.
Hype

Asal Usul Lomba Makan Kerupuk, Tradisi Ikonik Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia

Setiap perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus, lomba makan kerupuk selalu…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan Syahruna Lubis
19 jam lalu
Ilustrasi Rekomendasi Lomba 17 Agustus
Hype

Sambut HUT RI, Ini 10 Rekomendasi Lomba 17 Agustus Paling Seru untuk Karyawan Kantor

Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap 17 Agustus tidak hanya dirayakan di…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan Syahruna Lubis
19 jam lalu
Umbi Lokal
Hype

Bukan Cuma Ube, Ini Sembilan Umbi Lokal yang Mulai Terlupakan 

Kalau kamu sering scroll media sosial pasti pernah melihat berbagai macam olahan…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
19 jam lalu
Artis Cinta Laura
Hype

Cinta Laura Geram soal Kasus Yurizal: Pasien BPJS Tak Boleh Diperlakukan Berbeda

Artis Cinta Laura ikut menyoroti kasus meninggalnya Yurizal, pasien BPJS Kesehatan yang…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
19 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up