Bhayangkara FC akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait video viral yang memperlihatkan ketegangan antar pemain di media sosial.
Melalui akun Instagram resminya, klub merespons insiden yang melibatkan kapten mereka, Wahyu Subo Seto, dengan kapten Persib Bandung, Marc Klok.
Ketegangan tersebut terjadi saat kedua tim bertemu pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sumpah Pemuda, Kamis 20 April 2026.
Peristiwa berlangsung di lorong menuju ruang ganti saat jeda turun minum, yang kemudian terekam dan menyebar luas di media sosial.
Terkait dengan beredarnya video perdebatan antara kapten Bhayangkara Presisi Lampung FC Wahyu Subo Seto yang tersebar luas di media sosial, manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC dinilai wajib meluruskan kenapa kejadian tersebut terjadi,”
tulis Bhayangkara FC.
Dugaan Aksi Rasis Jadi Pemicu
Dalam klarifikasinya, Bhayangkara FC menyebut bahwa striker mereka, Henri Doumbia, mengaku menerima tindakan rasis dari Marc Klok pada babak pertama.
Pada laga kandang Bhayangkara Presisi Lampung FC menjamu Persib Bandung di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Kamis 30 April 2026, diakui striker Bhayangkara Presisi Lampung FC, Henry Doumbia, jika dirinya menerima aksi rasis dari Marc Klok pada babak pertama,”
tutur Bhayangkara FC.
Di akhir babak pertama, Henry Doumbia memberitahukan aksi rasis yang diterimanya kepada Wahyu Subo Seto sebagai kapten tim. Mendengar laporan yang disampaikan Henry, setelah peluit akhir babak pertama dibunyikan Wahyu Subo Seto langsung mendatangi Marc Klok,”
imbuh Bhayangkara FC.
Setelah menerima laporan tersebut, Wahyu Subo Seto mendatangi Marc Klok untuk meminta klarifikasi. Momen inilah yang memicu perdebatan sengit dan terekam dalam video viral.
Beberapa pemain Persib, seperti Andrew Jung dan Adam Alis Setyano, juga terlihat ikut terlibat dalam situasi yang memanas tersebut.
Sama-sama menuju ruang ganti, Wahyu Subo Seto mendatangi Mack Klok dengan maksud mengkonfirmasi ucapan rasis yang ditujukan kepada Henri Doumbia. Momen-momen perdebatan itulah yang terekam dalam video-video yang viral di media sosial,”
ujar Bhayangkara FC.
Bhayangkara FC Laporkan ke PSSI
Sebagai tindak lanjut, Bhayangkara FC menyatakan telah melaporkan dugaan tindakan rasis tersebut kepada pihak berwenang.
Terkait dengan aksi rasis yang diterima Henry Doumbia, selepas pertandingan manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC langsung melaporkan aksi rasis Marc Klok kepada Match Commisioner yang bertugas di laga tersebut dan juga langsung bersurat kepada Komite Disiplin PSSI,”
ungkap Bhayangkara FC.
Bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC aksi rasis baik di dalam dan di luar sepak bola adalah hal yang tidak bisa diterima. Terima kasih,”
Dalam pertandingan tersebut, Bhayangkara FC harus menerima kekalahan 2-4 dari Persib Bandung, meski sempat unggul lebih dulu dengan dua gol.

