Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 28 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Minyak Melonjak, Rupiah Rp17.000! Ekonom Ingatkan APBN Bisa Jebol dan Langgar Defisit
Ekonomi Bisnis

Minyak Melonjak, Rupiah Rp17.000! Ekonom Ingatkan APBN Bisa Jebol dan Langgar Defisit

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Maret 11, 2026 10:51 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
6 bulan lalu
Share
Senja di pengeboran minyak. (Sumber: Unsplash/Zbynek Burival)
Senja di pengeboran minyak. (Sumber: Unsplash/Zbynek Burival)
SHARE

Kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kini tengah menghadapi tekanan cukup besar akibat perang yang terjadi di Timur Tengah (Timteng). Perang itu telah menyebabkan harga minyak dunia terbang ke level US$100 per barel dan rupiah anjlok menyentuh Rp17.000 per dolar AS.

Daftar isi Konten
  • Skenario Minyak Dunia Lampaui Asumsi
  • Butuh Rp340 Triliun Buat Tahan Kenaikan BBM
  • Ingatkan Tak Melebarkan Defisit APBN

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Rizal Taufikurahman mengatakan APBN 2026 disusun dengan asumsi harga minyak Indonesia sebesar US$70 per barel, dan kurs rupiah Rp16.500 per dolar. Sehingga dengan dua variabel utama bergerak negatif sekaligus, APBN akan mengalami tekanan cukup besar.

Kondisi ini otomatis meningkatkan beban subsidi energi dan biaya impor BBM, sehingga ruang fiskal pemerintah menjadi semakin sempit,”

ujar Rizal kepada owrite Rabu, 11 Maret 2026.

Skenario Minyak Dunia Lampaui Asumsi

Rizal menjelaskan, bila harga minyak terus bertahan jauh di atas asumsi, potensi pelebaran defisit akan cukup nyata. 

Dia menggambarkan, bila harga minyak bertahan di kisaran US$90–US$100 per barel, maka defisit APBN berpotensi naik di kisaran 3–3,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini melampaui target awal sekitar 2,6–2,7 persen dari PDB. 

Artinya bantalan fiskal relatif tipis dan pemerintah akan menghadapi dilema antara menambah subsidi, memangkas belanja lain, atau membiarkan defisit melebar,”

tegasnya.

Rizal menilai, meski pemerintah tidak melakukan penyesuaian kebijakan, APBN sebenarnya masih mampu menyerap gejolak dalam jangka pendek. Namun, bila harga minyak tinggi dan rupiah melemah berlangsung beberapa bulan, maka tekanan fiskal akan semakin berat karena subsidi energi dan kompensasi akan terus membengkak. 

Dalam situasi ini, daya tahan APBN sangat bergantung pada kecepatan respons kebijakan pemerintah,”

katanya.

Butuh Rp340 Triliun Buat Tahan Kenaikan BBM

Sementara itu, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira mengatakan jika harga minyak terus berada di atas asumsi US$70 per barel hingga akhir Maret, maka APBN akan mengalami tekanan. Setidaknya, dibutuhkan anggaran Rp340 triliun untuk menahan agar harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG subsidi tidak naik.

Subsidi energi tidak akan sanggup menanggung oil crunch atau terganggunya bukan hanya harga tapi pasokan minyak. Butuh Rp340 triliun ruang fiskal sampai akhir tahun agar BBM dan LPG tidak naik harganya,”

ujar Bhima saat dihubungi owrite.

Menurut Bhima, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah seharusnya pada pekan ini melakukan perubahan pada APBN, agar keuangan negara tidak jebol. Salah satunya, memindahkan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menambah subsidi energi.

Harusnya minggu ini sudah ada pembahasan APBN perubahan dengan skema realokasi anggaran. Misalnya alokasi belanja yang tidak urgen seperti MBG hingga Kopdes dan food estate digeser ke tambahan subsidi energi,”

jelasnya.

Bhima mengatakan, pemerintah juga bisa melakukan penyatuan kembali nomenklatur kementerian lembaga (K/L) untuk menghemat belanja barang dan pegawai. 

Transfer daerah, dana pendidikan dan dana desa kan sudah dikorbankan untuk efisiensi. Nah sekarang saatnya MBG dan Kopdes,”

tegasnya.

Ingatkan Tak Melebarkan Defisit APBN

Adapun jika pemerintah tidak juga melakukan penyesuaian APBN, Bhima memperkirakan defisit APBN pada kuartal II-2026 akan mencapai 3,2 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), dan akhir tahun di 3,8 persen PDB. Artinya, defisit APBN melampaui batas yang ditetapkan sebesar 3 persen.

Kuartal II defisit bisa tembus 3,2 persen dari PDB dan akhir tahun berisiko tembus defisit 3,6-3,8 persen. Melanggar konstitusi,”

terangnya.

Bhima mengingatkan, agar pemerintah tidak melakukan pelebaran defisit APBN. Menurutnya, bila pemerintah mengambil langkah tersebut, maka akan memengaruhi rating surat utang RI.

Opsi melebarkan defisit anggaran justru memengaruhi rating surat utang. Bisa di downgrade jadi junk bond atau surat utang sampah,”

tegasnya.
Tag:APBNDefisitDolar ASHarga Minyakminyak duniaperangRupiahtimur tengah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Demo Rusuh di Sekitar DPR, Polisi Ungkap Kerusakan dan Mulai Lakukan Inventarisasi
By Rahmat Tunny
Massa melakukan aksi anarkis usai demonstrasi di depan DPR.
1
Demo Berujung Perusakan CCTV di Jakarta, Pemprov DKI Beri Peringatan Tegas ke Pelaku Aksi Anarkis
By Rika Pangesti
Kendaraan dibakar massa usai menggelar aksi di depan gedung DPR di kawasan Pejompongan, Jakarta.
2
Akun WhatsApp Tiba-tiba Kena Blokir Massal, Ini Pengakuan Mengejutkan dari Meta
By Ani Ratnasari
Ilustrasi WhatsApp diblokir.
3
Hakim Bongkar Kejanggalan Foto Keluarga Febrie Ditemukan di Rumah Sentul, Ada Pertanyaan Besar
By Rahmat Baihaqi
Hakim Richard Edwin Basoeki saat menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan kubu Febrie dalam sidang di PN Jakarta Selatan.
4
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Dokter Icha, Puan Pilih Hormati Hukum
By Rika Pangesti
Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah) didampingi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kanan) dan Sari Yuliati (kiri) membuka Rapat Paripurna Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elit dari Daftar Penerima MBG, Ini Tujuannya

Badan Gizi Nasional (BGN) mencoret 80 sekolah dari daftar penerima program Makan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
13 menit lalu
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Catat! BGN Mau Buka Dapur SPPG Baru Tahun Ini, Janjikan Tak Minta Duit APBN Lagi

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyatakan tidak akan meminta tambahan anggaran…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
18 menit lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kemenkeu (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Prabowo Putuskan Rp120 Triliun Keuntungan Danantara Dialihkan ke APBN Tahun Ini

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pengalihan sebagian keuntungan Badan Pengelola Daya…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Nilai tukar rupiah berada di level Rp18.109 per dolar AS pada perdagangan Senin (13/7) sore, rupiah melemah 44 poin atau 0,24 persen dibandingkan dari penutupan sebelumnya di level Rp 18.065 per dolar AS imbas ketegangan geopolitik AS-Iran yang meningkat di Timur Tengah. (Sumber: Antara Foto/M Risyal Hidayat/foc)
Ekonomi Bisnis

Rupiah Ditutup Berotot Rp17.693 per Dolar AS, Tapi IHSG Malah Merosot 0,06 Persen

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah ditutup berlawanan arah pada perdagangan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up