Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 9 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Minyak Melonjak, Rupiah Rp17.000! Ekonom Ingatkan APBN Bisa Jebol dan Langgar Defisit
Ekonomi Bisnis

Minyak Melonjak, Rupiah Rp17.000! Ekonom Ingatkan APBN Bisa Jebol dan Langgar Defisit

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Maret 11, 2026 10:51 pm
Anisa Aulia
Dusep
Share
Senja di pengeboran minyak. (Sumber: Unsplash/Zbynek Burival)
Senja di pengeboran minyak. (Sumber: Unsplash/Zbynek Burival)
SHARE

Kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kini tengah menghadapi tekanan cukup besar akibat perang yang terjadi di Timur Tengah (Timteng). Perang itu telah menyebabkan harga minyak dunia terbang ke level US$100 per barel dan rupiah anjlok menyentuh Rp17.000 per dolar AS.

Daftar isi Konten
  • Skenario Minyak Dunia Lampaui Asumsi
  • Butuh Rp340 Triliun Buat Tahan Kenaikan BBM
  • Ingatkan Tak Melebarkan Defisit APBN

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Rizal Taufikurahman mengatakan APBN 2026 disusun dengan asumsi harga minyak Indonesia sebesar US$70 per barel, dan kurs rupiah Rp16.500 per dolar. Sehingga dengan dua variabel utama bergerak negatif sekaligus, APBN akan mengalami tekanan cukup besar.

Kondisi ini otomatis meningkatkan beban subsidi energi dan biaya impor BBM, sehingga ruang fiskal pemerintah menjadi semakin sempit,”

ujar Rizal kepada owrite Rabu, 11 Maret 2026.

Skenario Minyak Dunia Lampaui Asumsi

Rizal menjelaskan, bila harga minyak terus bertahan jauh di atas asumsi, potensi pelebaran defisit akan cukup nyata. 

Dia menggambarkan, bila harga minyak bertahan di kisaran US$90–US$100 per barel, maka defisit APBN berpotensi naik di kisaran 3–3,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini melampaui target awal sekitar 2,6–2,7 persen dari PDB. 

Artinya bantalan fiskal relatif tipis dan pemerintah akan menghadapi dilema antara menambah subsidi, memangkas belanja lain, atau membiarkan defisit melebar,”

tegasnya.

Rizal menilai, meski pemerintah tidak melakukan penyesuaian kebijakan, APBN sebenarnya masih mampu menyerap gejolak dalam jangka pendek. Namun, bila harga minyak tinggi dan rupiah melemah berlangsung beberapa bulan, maka tekanan fiskal akan semakin berat karena subsidi energi dan kompensasi akan terus membengkak. 

Dalam situasi ini, daya tahan APBN sangat bergantung pada kecepatan respons kebijakan pemerintah,”

katanya.

Butuh Rp340 Triliun Buat Tahan Kenaikan BBM

Sementara itu, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira mengatakan jika harga minyak terus berada di atas asumsi US$70 per barel hingga akhir Maret, maka APBN akan mengalami tekanan. Setidaknya, dibutuhkan anggaran Rp340 triliun untuk menahan agar harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG subsidi tidak naik.

Subsidi energi tidak akan sanggup menanggung oil crunch atau terganggunya bukan hanya harga tapi pasokan minyak. Butuh Rp340 triliun ruang fiskal sampai akhir tahun agar BBM dan LPG tidak naik harganya,”

ujar Bhima saat dihubungi owrite.

Menurut Bhima, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah seharusnya pada pekan ini melakukan perubahan pada APBN, agar keuangan negara tidak jebol. Salah satunya, memindahkan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menambah subsidi energi.

Harusnya minggu ini sudah ada pembahasan APBN perubahan dengan skema realokasi anggaran. Misalnya alokasi belanja yang tidak urgen seperti MBG hingga Kopdes dan food estate digeser ke tambahan subsidi energi,”

jelasnya.

Bhima mengatakan, pemerintah juga bisa melakukan penyatuan kembali nomenklatur kementerian lembaga (K/L) untuk menghemat belanja barang dan pegawai. 

Transfer daerah, dana pendidikan dan dana desa kan sudah dikorbankan untuk efisiensi. Nah sekarang saatnya MBG dan Kopdes,”

tegasnya.

Ingatkan Tak Melebarkan Defisit APBN

Adapun jika pemerintah tidak juga melakukan penyesuaian APBN, Bhima memperkirakan defisit APBN pada kuartal II-2026 akan mencapai 3,2 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), dan akhir tahun di 3,8 persen PDB. Artinya, defisit APBN melampaui batas yang ditetapkan sebesar 3 persen.

Kuartal II defisit bisa tembus 3,2 persen dari PDB dan akhir tahun berisiko tembus defisit 3,6-3,8 persen. Melanggar konstitusi,”

terangnya.

Bhima mengingatkan, agar pemerintah tidak melakukan pelebaran defisit APBN. Menurutnya, bila pemerintah mengambil langkah tersebut, maka akan memengaruhi rating surat utang RI.

Opsi melebarkan defisit anggaran justru memengaruhi rating surat utang. Bisa di downgrade jadi junk bond atau surat utang sampah,”

tegasnya.
Tag:APBNDefisitDolar ASHarga Minyakminyak duniaperangRupiahtimur tengah
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan kepada wartawan usai pertemuan dengan International Trade Union Confederation (ITUC) di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (10/11/2025). Pada kunjungan tersebut Polri dengan International Trade Union Confederation (ITUC) membahas tentang upaya perlindungan dan meningkatkan kesejahteraan para buruh di Indonesia guna mendukung terciptanya iklim ketenagakerjaan yang kondusif.
Nasional

Kapolri Rombak 108 Jabatan Strategis Polri, Ini Daftar Kapolda Baru

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi dan mutasi jabatan sebanyak 108 personel Polri Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026…

By
Rahmat
Dusep
3 Min Read
Rusuh di Stadion Lukas Enembe Papua. (Sumber: Istimewa)
Olahraga

Lukas Enembe Membara Usai Persipura Kalah, PSSI Prihatin dan Ingatkan Sorotan FIFA

PSSI akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait kerusuhan yang terjadi setelah pertandingan playoff promosi Championship 2025/2026 antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Jumat malam, 8 Mei 2026.…

By
Hadi Febriansyah
Dusep
6 Min Read
Ilustrasi petugas memadamkan kebakaran bangunan.
Megapolitan

Kebakaran Misterius Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh, Ini Fakta-fakta yang Terungkap

Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh meninggal dunia dalam insiden kebakaran rumahnya di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Jumat, 8 Mei 2026. Kejadian tersebut telah ditangani oleh…

By
Rahmat
Dusep
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Presiden Komisari AKR Soegiarto Adikoesoemo. (Sumber: Dok. AKR)
Ekonomi Bisnis

Dikelola Konglomerat Energi Indonesia, Ini Profil Pemilik SPBU BP-AKR

Salah satu pesaing Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) PT Pertamina (Persero),…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
7 jam lalu
Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira. (Sumber: IG @bhimayudhistira)
Ekonomi Bisnis

Celios Sebut Prabowo Gaya-gayaan Ala Startup, Pajak Rakyat Habis ‘Dibakar’ buat MBG

Kebijakan belanja masif pada awal tahun 2026 melalui program Makan Bergizi Gratis…

owrite-adi-briantikadusep-malik
By
Adi Briantika
Dusep
8 jam lalu
Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira.
Ekonomi Bisnis

Celios Sentil Anggaran Habis ke MBG, Swasta Butuh Nafas Jangan Negara Terlalu Dominan

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai…

owrite-adi-briantikadusep-malik
By
Adi Briantika
Dusep
9 jam lalu
Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira. (Sumber: IG @bhimayudhistira)
Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI Tumbuh 5,61%, Bhima: Jangan Senang Dulu, Ada Risiko Kurva Terbalik!

Rilis data pemerintah soal pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I-2026 yang mencapai…

owrite-adi-briantikadusep-malik
By
Adi Briantika
Dusep
20 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up