Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 8 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Minyak Melonjak, Rupiah Rp17.000! Ekonom Ingatkan APBN Bisa Jebol dan Langgar Defisit
Ekonomi Bisnis

Minyak Melonjak, Rupiah Rp17.000! Ekonom Ingatkan APBN Bisa Jebol dan Langgar Defisit

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Maret 11, 2026 10:51 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
4 bulan lalu
Share
Senja di pengeboran minyak. (Sumber: Unsplash/Zbynek Burival)
Senja di pengeboran minyak. (Sumber: Unsplash/Zbynek Burival)
SHARE

Kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kini tengah menghadapi tekanan cukup besar akibat perang yang terjadi di Timur Tengah (Timteng). Perang itu telah menyebabkan harga minyak dunia terbang ke level US$100 per barel dan rupiah anjlok menyentuh Rp17.000 per dolar AS.

Daftar isi Konten
  • Skenario Minyak Dunia Lampaui Asumsi
  • Butuh Rp340 Triliun Buat Tahan Kenaikan BBM
  • Ingatkan Tak Melebarkan Defisit APBN

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Rizal Taufikurahman mengatakan APBN 2026 disusun dengan asumsi harga minyak Indonesia sebesar US$70 per barel, dan kurs rupiah Rp16.500 per dolar. Sehingga dengan dua variabel utama bergerak negatif sekaligus, APBN akan mengalami tekanan cukup besar.

Kondisi ini otomatis meningkatkan beban subsidi energi dan biaya impor BBM, sehingga ruang fiskal pemerintah menjadi semakin sempit,”

ujar Rizal kepada owrite Rabu, 11 Maret 2026.

Skenario Minyak Dunia Lampaui Asumsi

Rizal menjelaskan, bila harga minyak terus bertahan jauh di atas asumsi, potensi pelebaran defisit akan cukup nyata. 

Dia menggambarkan, bila harga minyak bertahan di kisaran US$90–US$100 per barel, maka defisit APBN berpotensi naik di kisaran 3–3,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini melampaui target awal sekitar 2,6–2,7 persen dari PDB. 

Artinya bantalan fiskal relatif tipis dan pemerintah akan menghadapi dilema antara menambah subsidi, memangkas belanja lain, atau membiarkan defisit melebar,”

tegasnya.

Rizal menilai, meski pemerintah tidak melakukan penyesuaian kebijakan, APBN sebenarnya masih mampu menyerap gejolak dalam jangka pendek. Namun, bila harga minyak tinggi dan rupiah melemah berlangsung beberapa bulan, maka tekanan fiskal akan semakin berat karena subsidi energi dan kompensasi akan terus membengkak. 

Dalam situasi ini, daya tahan APBN sangat bergantung pada kecepatan respons kebijakan pemerintah,”

katanya.

Butuh Rp340 Triliun Buat Tahan Kenaikan BBM

Sementara itu, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira mengatakan jika harga minyak terus berada di atas asumsi US$70 per barel hingga akhir Maret, maka APBN akan mengalami tekanan. Setidaknya, dibutuhkan anggaran Rp340 triliun untuk menahan agar harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG subsidi tidak naik.

Subsidi energi tidak akan sanggup menanggung oil crunch atau terganggunya bukan hanya harga tapi pasokan minyak. Butuh Rp340 triliun ruang fiskal sampai akhir tahun agar BBM dan LPG tidak naik harganya,”

ujar Bhima saat dihubungi owrite.

Menurut Bhima, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah seharusnya pada pekan ini melakukan perubahan pada APBN, agar keuangan negara tidak jebol. Salah satunya, memindahkan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menambah subsidi energi.

Harusnya minggu ini sudah ada pembahasan APBN perubahan dengan skema realokasi anggaran. Misalnya alokasi belanja yang tidak urgen seperti MBG hingga Kopdes dan food estate digeser ke tambahan subsidi energi,”

jelasnya.

Bhima mengatakan, pemerintah juga bisa melakukan penyatuan kembali nomenklatur kementerian lembaga (K/L) untuk menghemat belanja barang dan pegawai. 

Transfer daerah, dana pendidikan dan dana desa kan sudah dikorbankan untuk efisiensi. Nah sekarang saatnya MBG dan Kopdes,”

tegasnya.

Ingatkan Tak Melebarkan Defisit APBN

Adapun jika pemerintah tidak juga melakukan penyesuaian APBN, Bhima memperkirakan defisit APBN pada kuartal II-2026 akan mencapai 3,2 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), dan akhir tahun di 3,8 persen PDB. Artinya, defisit APBN melampaui batas yang ditetapkan sebesar 3 persen.

Kuartal II defisit bisa tembus 3,2 persen dari PDB dan akhir tahun berisiko tembus defisit 3,6-3,8 persen. Melanggar konstitusi,”

terangnya.

Bhima mengingatkan, agar pemerintah tidak melakukan pelebaran defisit APBN. Menurutnya, bila pemerintah mengambil langkah tersebut, maka akan memengaruhi rating surat utang RI.

Opsi melebarkan defisit anggaran justru memengaruhi rating surat utang. Bisa di downgrade jadi junk bond atau surat utang sampah,”

tegasnya.
Tag:APBNDefisitDolar ASHarga Minyakminyak duniaperangRupiahtimur tengah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Abu Janda Belum Minta Maaf, DPP IKM Desak Polisi Segera Naikkan Kasus ke Penyidikan
By Rahmat Baihaqi
Kuasa hukum DPP IKM Dafrizal Djamari, usai mendampingi Sekjen DPP IKM Braditi Moulvey menjalani pemeriksaan klarifikasi sebagai pelapor di Mabes Polri
1
Tak Lagi Cuma Dubes, Prabowo Utus Menlu dan Ketua MPR ke Pemakaman Ali Khamenei
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono (kiri) mengikuti sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026). Presiden Prabowo menegaskan bahwa ASEAN harus tetap menjadi jangkar stabilitas kawasan di tengah meningkatnya dinamika geopolitik global melalui penguatan solidaritas dan kerja sama antarnegara.
2
Slow Jogging Jadi Tren Olahraga Baru di Korea Selatan, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan
By Syifa Fauziah
Ilustrasi slow jogging
3
KPK Kasih 10 Catatan Merah Soal Makan Gratis, BGN Bakal Bentuk Tim Khusus
By Rahmat Baihaqi
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menjelaskan hasil audiensi jajarannya dengan pimpinan KPK kepada wartawan, di gedung Merah Putih, 7 Juli 2026.
4
Gol Menit Akhir Mikel Merino Bungkam Portugal, Spanyol Lolos Dramatis ke Perempat Final
By Hadi Febriansyah
Pemain Spanyol Mikel Merino berjabat tangan dengan Cristiano Ronaldo.
5

BERITA LAINNYA

Kantor Pusat PLN. (Sumber: PLN)
Ekonomi Bisnis

Bikin Pemadaman Listrik Bergilir, Pengamat Bongkar Biang Kerok Pasokan Batu Bara PLN Seret

Pengamat pertambangan Rizal Kasli menilai gangguan pasokan batu bara yang sempat dialami…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
5 jam lalu
Kickoff Elnusa Journalistic Award 2026. (Sumber: Dok. Elnusa)
Ekonomi Bisnis

Elnusa Journalistic Award 2026 Diluncurkan, Jurnalis Diajak Kupas Inovasi Energi Nasional

PT Elnusa Tbk (Elnusa), anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang…

Editor Owritedusep-malik
By
Editor Owrite
Dusep Malik
5 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Defisit APBN 2026 Diramal Melebar Jadi 2,85 Persen, Ini Kata Purbaya Penyebabnya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
6 jam lalu
Tumpukan uang rupiah dari tabungan masyarakat. (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)
Ekonomi Bisnis

Himbara Minta Dana SAL Diperpanjang Setahun, Purbaya Cuma Bilang Begini…

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak usulan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up