Sebuah kelompok yang menamakan dirinya sebagai Brigade Janji Sejati di Semenanjung Arab mengancam akan menargetkan fasilitas nuklir al Barakah di Abu Dhabi.
Sebagai pemenuhan tugas kami dalam pertempuran Islam melawan Yahudi dan pengikut mereka, dan sebagai kelanjutan dari operasi kami yang menyerang benteng-benteng musuh di Semenanjung Arab, fasilitas nuklir al Barakah di Abu Dhabi akan menjadi target kami berikutnya, insya Allah,”
kata kelompok itu dalam pernyataannya, dikutip dari Middle East Monitor, Kamis, 12 Maret 2026.
“Brigade Janji Sejati” secara luas dianggap sebagai front alternatif yang digunakan oleh gerakan Houthi yang didukung Iran untuk melakukan operasi lintas batas. Setelah lima tahun sejak kemunculan pertamanya, pada 23 Januari 2021, kelompok tersebut muncul kembali di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington, Teheran, dan Tel Aviv.
Dalam pernyataan sebelumnya, kelompok tersebut, yang digambarkan sebagai kedok yang digunakan Houthi, mengancam akan menargetkan kepentingan dan kedutaan AS dengan rudal dan drone serta menghentikan aliran minyak di Laut Merah dan Laut Arab.
Pernyataan terbaru ini muncul ketika milisi Houthi memperingatkan bahwa mereka dapat melanjutkan serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah, di tengah meningkatnya ketegangan regional antara Amerika Serikat dan Iran.
Houthi juga merilis video yang menunjukkan serangan sebelumnya terhadap kapal Inggris, yang mereka klaim sebagai bagian dari serangkaian serangan terhadap 228 kapal sejak eskalasi dimulai.
Klip tersebut diakhiri dengan frasa “apa yang akan datang akan lebih besar”, sebuah pesan yang ditafsirkan oleh para pengamat sebagai ancaman langsung bahwa serangan semacam itu dapat dilanjutkan.


