Mudik Lebaran selalu menjadi momen yang dinanti banyak keluarga, termasuk mereka yang membawa anak kecil dalam perjalanan.
Namun perjalanan panjang, kemacetan, dan perubahan rutinitas sering kali membuat anak mudah merasa bosan atau rewel.
Oleh karena itu, orang tua perlu menyiapkan strategi khusus agar perjalanan mudik tetap nyaman dan menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama ketika mudik bersama anak. Dengan perencanaan yang tepat, mudik bersama anak sebenarnya bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus mempererat kebersamaan keluarga.
Adapun beberapa tips penting bagi orang tua yang akan melakukan perjalanan mudik bersama anak. Berikut ulasannya seperti dikutip dari keterangan resmi IPB University, Kamis, 12 Maret 2026.
- Cek Kondisi kesehatan Si Kecil
Di tengah cuaca yang tidak menentu, orang tua perlu rutin mengecek kondisi kesehatan si anak. Bila perlu, sebelum melakukan perjalanan berkonsultasi kondisi kesehatan si anak.
- Menyiapkan Perlengkapan Anak
Pakar pendidikan dari IPB University, Yulina Eva Riany mengingatkan agar orang tua untuk menyiapkan perlengkapan penting selama perjalanan, seperti makanan ringan sehat, susu, pakaian ganti, obat-obatan, serta kebutuhan lainnya.
Jangan lupa membawa dokumen penting, seperti kartu identitas dan kartu kesehatan anak,”
ujar Yuliana.
Tak hanya itu, ketersediaan air minum dan camilan sehat juga penting untuk mencegah dehidrasi.
Siapkan obat-obatan dasar seperti obat penurun demam, minyak telon, plester luka, dan tisu basah,”
tambahnya.
Untuk mencegah kebosanan, orang tua dapat membawa mainan atau buku favorit anak. Jika anak masih menggunakan popok, pastikan membawa persediaan yang cukup beserta alas ganti.
Selain itu, ciptakan suasana yang nyaman di dalam kendaraan pribadi. Selain kondisi kendaraan harus prima, penting juga penggunaan car seat yang sesuai dengan usia anak untuk menambah aspek keamanan selama perjalanan.
- Hindari Bepergian di Jam Tidur Anak
Ketika Anda mudik menggunakan transportasi umum, pilih jadwal keberangkatan yang tidak mengganggu jam tidur si kecil.
Untuk perjalanan udara, sebaiknya pilih waktu penerbangan yang tidak mengganggu jam tidur anak serta menyiapkan mainan atau camilan guna mengalihkan perhatian mereka,”
sarannya.
- Pilih Kursi Dekat Toilet
Bila perjalanan menggunakan kereta, Eva menganjurkan memilih kursi yang lebih luas dan dekat dengan toilet.
Posisi ini akan memudahkan orang tua saat anak perlu ke toilet atau mengganti popok. Ia juga mengingatkan agar menghindari kendaraan yang terlalu padat dan minim fasilitas ramah anak.
- Pilih Pakaian yang Nyaman untuk Si Kecil
Eva juga menekankan beberapa hal penting selama perjalanan. Orang tua dianjurkan membawa pakaian yang nyaman dan sesuai dengan cuaca di lokasi tujuan.
- Kenali Tanda Kelelahan pada Anak
Selama perjalanan, orang tua harus peka untun mengenali tanda-tanda kelelahan pada anak, seperti rewel, terlihat lesu, sering menguap, atau tidak bersemangat bermain.
Orang tua perlu mengantisipasi dengan memberi waktu istirahat yang cukup, baik dengan tidur maupun sekadar duduk santai,”
ujarnya.
Selain itu, tanda-tanda dehidrasi seperti mulut kering, jarang buang air kecil, mata tampak cekung, dan kulit pucat juga harus diwaspadai.
Agar anak tetap tenang selama perjalanan, orang tua perlu memastikan anak cukup tidur sebelum berangkat.
Mengajak anak bermain dengan mainan favorit, membacakan buku cerita, atau memutar lagu anak dan video edukatif dapat membantu menjaga suasana hati mereka tetap positif.
Jika memungkinkan, sempatkan berhenti sejenak untuk berjalan-jalan dan menghirup udara segar, terutama saat perjalanan darat,”
pungkas Kepala Pusat Kajian Gender dan Anak (PKGA) IPB University ini.
