Raksasa platform Meta menemui Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, pada Kamis, 12 Maret 2026. Pertemuan keduanya terjadi usai Menkomdigi melakukan sidak di kantor Meta beberapa waktu lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Meta mengirimkan pejabat kebijakan publik regionalnya, yakni Rafael Frankel, Director of Public Policy for Southeast & South Asia, untuk membahas mengenai peningkatan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi digital di Indonesia.
Menkomdigi pun menegaskan seluruh platform digital yang beroperasi di Indonesia harus mematuhi regulasi nasional dan melindungi masyarakat, khususnya anak-anak.
Selain itu, Meta juga memahami consern di bidang disinformasi khususnya sektor kesehatan yang amat masif serta hoax di bidang keuangan dalam bentuk scam yang amat marak.
Saya memastikan sidak kemarin terhadap kantor Meta bukan simbolik dan akan dan harus ada perbaikan. Pertemuan ini membahas langkah-langkah peningkatan kepatuhan terhadap regulasi Indonesia, termasuk penguatan sistem perlindungan pengguna dan mekanisme koordinasi yang lebih cepat antara platform dan pemerintah,”
kata Meutya, dikutip Jumat, 13 Maret 2026.
Pemerintah Indonesia terbuka untuk berdialog dengan semua platform digital, namun prinsipnya jelas, setiap perusahaan yang beroperasi di Indonesia harus menghormati dan mematuhi regulasi yang berlaku,”
tutup Meutya.



