Memasuki H-8 Idulfitri 1447 Hijriah, Jasa Marga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) mencatat tren peningkatan volume lalu lintas.
Peningkatan pergerakan kendaraan ini terpantau di sejumlah Ruas Tol wilayah Jabodetabek maupun Jawa Barat.
Berdasarkan data yang dirilis pada Sabtu, 14 Maret 2026, total kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Pelabuhan Merak, dan kawasan Puncak tercatat 175.132 kendaraan.
Angka ini mengalami kenaikan tipis sebesar 0,72 persen dibandingkan dengan volume lalu lintas transaksi normal yang biasanya mencapai 173.879 kendaraan.
Peningkatan lalu lintas di wilayah Jabodetabek terdistribusi melalui tiga Gerbang Tol (GT) utama, dengan rincian sebagai berikut:
- GT Cikupa (Arah Merak): Menjadi titik dengan persentase kenaikan tertinggi di Jabodetabek, yakni naik 6,88 persen. Tercatat ada 55.520 kendaraan yang melintas, lebih tinggi dari lalu lintas normal sebanyak 51.944 kendaraan;
- GT Cengkareng (Arah Bandara Soekarno-Hatta): Mengalami peningkatan 1,20 persen dengan total 83.572 kendaraan melintas, dibandingkan volume normal sebanyak 82.577 kendaraan;
- GT Ciawi 1 (Arah Puncak, Bogor): Berbeda dengan dua gerbang lainnya, GT Ciawi 1 justru mencatatkan penurunan volume.
Tercatat sebanyak 36.040 kendaraan melintas, lebih rendah 8,43 persen terhadap lalu lintas normal sebanyak 39.358 kendaraan.
Sementara itu, pergerakan lalu lintas di wilayah Jawa Barat, khususnya menuju Bandung, Rancaekek, dan sekitarnya juga mulai menunjukkan eskalasi.
Jasa Marga mencatat total 76.107 kendaraan melintas di dua gerbang tol utama, meningkat 1,93 persen dibanding volume normal (74.668 kendaraan).
Peningkatan ini terpantau secara rinci di dua titik:
GT Cileunyi (Jalan Tol Padaleunyi): Kendaraan yang melaju menuju Rancaekek, Garut, dan sekitarnya naik 2,34 persen menjadi 38.728 kendaraan. Kenaikan signifikan justru terjadi pada kendaraan yang mengarah ke Bandung/Jakarta melalui GT Cileunyi, yang melonjak hingga 14,23 persen atau sebanyak 32.645 kendaraan dibandingkan kondisi normal yakni 28.579 kendaraan;
GT Pasteur (Jalan Tol Padaleunyi): Kendaraan yang masuk menuju Kota Bandung meningkat 1,51 persen menjadi 37.379 kendaraan. Sebaliknya, kendaraan yang meninggalkan Kota Bandung menuju Jakarta lewat gerbang ini terpantau turun 0,84 persen menjadi 30.999 kendaraan.
Mengantisipasi terus meningkatnya arus kendaraan jelang Idulfitri, Senior General Manager Jasa Marga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widyatmiko Nursejati, mengingatkan para pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang.
Kami mengimbau masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan, kondisi pengemudi yang prima, memperhatikan kecukupan BBM dan saldo e-toll untuk kenyamanan perjalanan,”
kata Widiyatmiko dalam keterangan resminya.
Ia juga menekankan pentingnya penggunaan satu kartu uang elektronik (e-toll) yang sama untuk ruas tol dengan sistem transaksi tertutup, seperti di Ruas Tol Cipularang, Padaleunyi, serta Jalan Tol JORR II.
Pengguna jalan diimbau menggunakan satu e-toll untuk bertransaksi ketika tapping di gerbang tol masuk, dan menggunakan e-toll yang sama juga untuk tapping di gerbang tol keluar,”
tegasnya.
Untuk mendukung kelancaran mudik, Jasa Marga meminta pengguna jalan untuk terus memantau informasi lalu lintas terkini.
Pemudik dapat mengakses layanan One Call Center 24 jam di nomor 14080, situs web resmi www.jasamarga.com, akun media sosial Instagram @official.jmmetropolitan, serta aplikasi Travoy.

