Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 3 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • prabowo
  • MBG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Wacana Penertiban Suara Kritis oleh Presiden: Penyesatan Akal Sehat Publik
Nasional

Wacana Penertiban Suara Kritis oleh Presiden: Penyesatan Akal Sehat Publik

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
Last updated: Maret 16, 2026 9:38 am
Adi Briantika
Ivan
Share
Executive Director of The Indonesian Institute, Adinda Tenriangke Muchtar (Kiri)
Executive Director of The Indonesian Institute, Adinda Tenriangke Muchtar (Kiri) (Foto: Instagram indonesian.institute)
SHARE

Direktur Eksekutif The Indonesian Institute (TII) Adinda Tenriangke Muchtar merespons serangan terhadap aktivis Kontras Andrie Yunus dan wacana “penertiban” oleh Presiden Prabowo terhadap suara-suara kritis.

Ia menegaskan serangan terhadap aktivis dan sikap reaktif pemerintah menunjukkan kerentanan perlindungan HAM dan kebebasan sipil di Indonesia.

Ini menjadi sinyal negatif dan mengkhawatirkan bagi demokrasi , termasuk untuk rakyat yang peduli dengan kebijakan publik. Sangat disayangkan Presiden Prabowo menyampaikan pendapat yang menghadapkan pemerintah dan masyarakat sipil sebagai pihak yang jika suaranya kritis, dianggap pasti punya kepentingan, pasti didanai, dan tidak menginginkan Indonesia yang lebih baik,”

kata Adinda kepada owrite, Sabtu, 14 Maret 2026.

Hal ini bertolak belakang dengan janji pemerintah yang kerap menyatakan terbuka terhadap masukan dan kritik rakyat.

Kemudian, narasi “penertiban” yang dilontarkan pemerintah justru mengingatkan publik pada memori kelam masa Orde Baru, ketika instrumen negara digunakan untuk membungkam kebebasan sipil melalui cara-cara ekstra yudisial seperti penembak misterius dan penculikan.

Adinda pun menyoroti lambatnya respons aparat penegak hukum dan minimnya suara dari anggota DPR dalam merespons kasus teror terhadap aktivis. Ia menyebut serangan terhadap Andrie Yunus sebagai “tindakan pengecut” yang harus segera diusut tuntas.

Ia mendesak pemerintah menggunakan sumber daya intelijen dan kepolisian guna menangkap pelaku, bukan malah memata-matai masyarakat.

Saya ingin menyentil wakil rakyat, suaranya ada di mana? Demokrasi tidak menunggu Lebaran atau libur lainnya, tapi harus peka dan responsif serta proaktif untuk memastikan demokrasi bangsa berjalan sebagaimana mestinya,”

tegas Adinda.

Sebagai langkah ke depan, TII mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum tidak hanya memberikan pernyataan simpati, namun tetap melakukan tindakan nyata yakni memproses hukum pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus dan pelaku teror terhadap aktivis lainnya secara transparan; mengamankan ruang gerak masyarakat sipil, bila perlu dengan memasang fasilitas keamanan tambahan seperti CCTV di sekitar lokasi kantor organisasi masyarakat sipil yang rentan menjadi target teror.

Ia berharap pemerintah dan aparat penegak hukum menghentikan penggunaan peraturan perundang-undangan sebagai alat untuk mengkriminalisasi aktivis, mahasiswa, buruh, petani, masyarakat adat, maupun akademisi.

Ini bukan perkara suka dan tidak suka. Masukan dari masyarakat sipil seharusnya dilihat sebagai instrumen untuk membuat kebijakan yang lebih baik. Demokrasi itu dari, oleh, dan untuk rakyat. Publik tidak boleh disesatkan oleh wacana pembuat kebijakan yang tidak mengatasi permasalahan nyata di lapangan,”

tutur Adinda.

Sentilan Kepala Negara

Presiden Prabowo menegaskan bakal menertibkan pengamat yang dia anggap rugi di bawah pemerintahannya.

Ia klaim pihak-pihak sama dengan koruptor yang merugikan negara, serta ia memiliki data intelijen perihal pengamat menerima duit dari kelompok tertentu guna membiayai mereka.

Mungkin karena merasa kalah, tidak punya kekuasaan, atau ada pihak yang hilang rezeki, terutama maling-maling, koruptor-koruptor, ya, merasa rugi dengan pemerintah. Kami mau tertibkan,”

dia dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat, 13 Maret 2026.

Tag:Kebebasan SipilPenegakan HukumPresiden PrabowoSikap Reaktif PemerintahSuara Kritis
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Penumpang kereta rel listrik (KRL) meletakkan buket bunga di meja pascainsiden tabrakan antara KRL Commuterline dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026). Sejumlah penumpang KRL meletakkan bunga di area tersebut sebagai ungkapan duka cita atas tewasnya 16 orang dalam kecelakaan itu.
Megapolitan

Tragedi KRL vs Argo Bromo Anggrek: Ratusan Bunga Dukacita Penuhi Stasiun Bekasi Timur

Sebagai ucapan duka atas tragedi kecelakaan maut dua kereta, warga dan penumpang KRL Commuter Line meletakkan karangan bunga di Stasiun Bekasi Timur. Dilansir dari TikTok @ceritabekasi_, ratusan bunga memenuhi area…

By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
2 Min Read
Taman Impian Jaya Ancol
Hype

Ancol Diserbu Wisatawan saat Long Weekend, Kawasan Pantai Masih Jadi Primadona

Taman Impian Jaya Ancol menjadi salah satu destinasi wisata favorit masyarakat saat long weekend 1–3 Mei 2026. Manajer Corporate Communication Ancol, Daniel Windroatmoko, mengatakan selama libur panjang yang berlangsung pada…

By
Syifa Fauziah
2 Min Read
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan tentang label takaran gula, garam, lemak dalam program siniar ANTARA di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (22/4/2026). Siniar tersebut membahas beberapa isu dan kebijakan Kementerian Kesehatan diantaranya rencana pencantuman label takaran gula, garam, lemak (GGL) pada olahan siap saji atau Nutri-Level serta edukasi tentang isu kesehatan mental.
Kesehatan

Jangan Ketipu Embel-embel Sehat, Menkes Sebut Gula Susu Oat Bisa Kalahkan Susu Sapi

Beberapa tahun terakhir, susu oat menjadi tren baru sebagai alternatif produk susu. Selain menjadi pilihan bagi mereka yang alergi susu sapi, susu oat juga kerap dianggap lebih sehat. Namun, tahukah…

By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Tangkapan layar video Amien Rais yang viral usai tanggapi kedekatan Presiden Prabowo dan Teddy Indra Wijaya. (Foto X/@Korban Ceklist Satu)
Nasional

Anggap Pernyataan Amien Rais Opini Halu, Loyalis Prabowo Ancam Lakukan Hal Ini

Video kontroversial yang diunggah Amien Rais di akun Youtube pribadinya bakal berbuntut…

Amin Suciady
By
Amin Suciady
2 jam lalu
Aktivis meletakkan bunga dalam aksi doa bersama atas tabrakan antara KRL Commuterline dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026). Aksi tersebut sebagai ungkapan duka cita atas tewasnya 16 orang dalam peristiwa kecelakaan kereta yang terjadi pada Senin (27/4) malam.
Nasional

Tragedi Stasiun Bekasi Timur: 24 Korban Masih Dirawat, KAI Siapkan Trauma Healing

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan perkembangan penanganan korban kecelakaan di Stasiun…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
2 jam lalu
Tangkapan layar video Amien Rais yang viral usai tanggapi kedekatan Presiden Prabowo dan Teddy Indra Wijaya. (Foto X/@Korban Ceklist Satu)
Nasional

Video Amien Rais soal Prabowo-Teddy Bikin Gempar, Komdigi Pasang Badan Bakal Kejar Pembuat dan Penyebar

Video pernyataan Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais di akun Youtube…

Amin Suciady
By
Amin Suciady
5 jam lalu
Pejabat baru Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman (kiri) bersama pejabat lama Kepala KSP periode 2025-2026 Muhammad Qodari (kanan) menjawab pertanyaan wartawan usai serah terima jabatan dan pisah sambut di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta
Nasional

Kecelakaan Kereta Beruntun, Dudung Desak Evaluasi Perlintasan Sebidang

Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, menanggapi serangkaian kecelakaan kereta api yang kembali…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up