Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 18 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Wacana Penertiban Suara Kritis oleh Presiden: Penyesatan Akal Sehat Publik
Nasional

Wacana Penertiban Suara Kritis oleh Presiden: Penyesatan Akal Sehat Publik

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
Last updated: Maret 16, 2026 9:38 am
Adi Briantika
Ivan Syahruna Lubis
Share
Executive Director of The Indonesian Institute, Adinda Tenriangke Muchtar (Kiri)
Executive Director of The Indonesian Institute, Adinda Tenriangke Muchtar (Kiri) (Foto: Instagram indonesian.institute)
SHARE

Direktur Eksekutif The Indonesian Institute (TII) Adinda Tenriangke Muchtar merespons serangan terhadap aktivis Kontras Andrie Yunus dan wacana “penertiban” oleh Presiden Prabowo terhadap suara-suara kritis.

Ia menegaskan serangan terhadap aktivis dan sikap reaktif pemerintah menunjukkan kerentanan perlindungan HAM dan kebebasan sipil di Indonesia.

Ini menjadi sinyal negatif dan mengkhawatirkan bagi demokrasi , termasuk untuk rakyat yang peduli dengan kebijakan publik. Sangat disayangkan Presiden Prabowo menyampaikan pendapat yang menghadapkan pemerintah dan masyarakat sipil sebagai pihak yang jika suaranya kritis, dianggap pasti punya kepentingan, pasti didanai, dan tidak menginginkan Indonesia yang lebih baik,”

kata Adinda kepada owrite, Sabtu, 14 Maret 2026.

Hal ini bertolak belakang dengan janji pemerintah yang kerap menyatakan terbuka terhadap masukan dan kritik rakyat.

Kemudian, narasi “penertiban” yang dilontarkan pemerintah justru mengingatkan publik pada memori kelam masa Orde Baru, ketika instrumen negara digunakan untuk membungkam kebebasan sipil melalui cara-cara ekstra yudisial seperti penembak misterius dan penculikan.

Adinda pun menyoroti lambatnya respons aparat penegak hukum dan minimnya suara dari anggota DPR dalam merespons kasus teror terhadap aktivis. Ia menyebut serangan terhadap Andrie Yunus sebagai “tindakan pengecut” yang harus segera diusut tuntas.

Ia mendesak pemerintah menggunakan sumber daya intelijen dan kepolisian guna menangkap pelaku, bukan malah memata-matai masyarakat.

Saya ingin menyentil wakil rakyat, suaranya ada di mana? Demokrasi tidak menunggu Lebaran atau libur lainnya, tapi harus peka dan responsif serta proaktif untuk memastikan demokrasi bangsa berjalan sebagaimana mestinya,”

tegas Adinda.

Sebagai langkah ke depan, TII mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum tidak hanya memberikan pernyataan simpati, namun tetap melakukan tindakan nyata yakni memproses hukum pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus dan pelaku teror terhadap aktivis lainnya secara transparan; mengamankan ruang gerak masyarakat sipil, bila perlu dengan memasang fasilitas keamanan tambahan seperti CCTV di sekitar lokasi kantor organisasi masyarakat sipil yang rentan menjadi target teror.

Ia berharap pemerintah dan aparat penegak hukum menghentikan penggunaan peraturan perundang-undangan sebagai alat untuk mengkriminalisasi aktivis, mahasiswa, buruh, petani, masyarakat adat, maupun akademisi.

Ini bukan perkara suka dan tidak suka. Masukan dari masyarakat sipil seharusnya dilihat sebagai instrumen untuk membuat kebijakan yang lebih baik. Demokrasi itu dari, oleh, dan untuk rakyat. Publik tidak boleh disesatkan oleh wacana pembuat kebijakan yang tidak mengatasi permasalahan nyata di lapangan,”

tutur Adinda.

Sentilan Kepala Negara

Presiden Prabowo menegaskan bakal menertibkan pengamat yang dia anggap rugi di bawah pemerintahannya.

Ia klaim pihak-pihak sama dengan koruptor yang merugikan negara, serta ia memiliki data intelijen perihal pengamat menerima duit dari kelompok tertentu guna membiayai mereka.

Mungkin karena merasa kalah, tidak punya kekuasaan, atau ada pihak yang hilang rezeki, terutama maling-maling, koruptor-koruptor, ya, merasa rugi dengan pemerintah. Kami mau tertibkan,”

dia dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat, 13 Maret 2026.

Tag:Kebebasan SipilPenegakan HukumPresiden PrabowoSikap Reaktif PemerintahSuara Kritis
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Ricuh Diskusi UGM dan Cap Pengkhianat Reformasi, Substansi Kritik Mahasiswa Jangan Dikaburkan
By Hardani Triyoga
Mahasiswa geruduk acara diskusi di UGM yang dihadiri Budiman Sudjatmiko.
1
Prabowo Ngaku Terbuka pada Kritik, Pengerahan TNI saat Demo Mahasiswa Jadi Sorotan
By Rahmat Tunny
Pasukan TNI ikut melakukan penghadangan kepada mahasiswa yang akan melakukan aksi demonstrasi di Bundaran HI.
2
Tanpa Ikon Pemersatu, Gerakan Mahasiswa Saat Ini Tak Sehebat Reformasi 1998
By Rahmat Tunny
Aksi demonstrate mahasiswa UI di Jan. MH. Thamrin, Jakarta Pusat.
3
Jokowi Mau Safari Politik Bareng PSI, Politikus PDIP: Sebaiknya Bertaubat Saja
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)(sumber: Tangkapan layar dari siaran YouTube PSI)
4
Pertamina Jelaskan Alasan Pertamax Naik Saat Harga Minyak Dunia Melemah
By Natania Longdong
Petugas berdiri di samping mesin pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax ke tangki sepeda motor di SPBU Batu Anteru, Ternate, Maluku Utara, Rabu (10/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Andri Saputra/nz)
5

BERITA LAINNYA

Terdakwa kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus, Lettu Sami Lakka (kiri), Kapten Nandala Dwi Prasetya (kedua kiri), Lettu Budhi Hariyanto Widhi Cahyono (kedua kanan) dan Serda Edi Sudarko (kanan) menjalani sidang pembacaan putusan di Pengadilan Militer II-08, Jakarta, Rabu (10/6/2026).
Nasional

Eks Kepala BAIS Didesak Diperiksa, Dugaan Rantai Komando Kasus Andrie Yunus Disorot

Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) mendesak Polda Metro Jaya memperluas penyelidikan kasus…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
5 jam lalu
Rapat DPR Komisi III
Nasional

DPR Minta Semua Polisi Pakai Bodycam Saat Penangkapan, Cegah Polemik Kekerasan Aparat

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Safaruddin, mendorong Polri segera…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
6 jam lalu
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai.
Nasional

Komnas HAM Sebut MBG Ada Indikasi Langgar HAM, Pigai Balik Menyerang: Mereka Tak Paham!

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai membantah penilaian Komnas HAM…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
9 jam lalu
Komisi III DPR rapat dengan PPATK terkait pagu anggaran tahun 2027.
Nasional

PPATK Menjerit! Anggaran 2027 Cuma Sepertiga Kebutuhan, Perang Lawan Judi Online Terancam

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengeluhkan minimnya pagu anggaran tahun…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
9 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up