Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 27 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Blak-blakan Purbaya, Subsidi Energi Bengkak Rp100 Triliun Gegara Tahan Harga BBM 
Ekonomi Bisnis

Blak-blakan Purbaya, Subsidi Energi Bengkak Rp100 Triliun Gegara Tahan Harga BBM 

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: April 1, 2026 6:52 pm
Anisa Aulia
Dusep
Share
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
SHARE

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, anggaran subsidi energi pada tahun ini membengkak imbas perang yang terjadi di Timur Tengah. Anggaran subsidi energi membengkak di kisaran Rp90-Rp100 triliun karena pemerintah menahan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Purbaya mengatakan, setiap kenaikan US$1 minyak dunia, maka beban APBN bertambah sebesar Rp6 triliun. Adapun untuk tahun ini, anggaran subsidi energi yang dialokasikan sebesar Rp210,1 triliun. 

(Tambahan anggaran) Rp90 triliun sampai Rp100 triliun itu subsidi, kompensasi lain. Angka detailnya saya lupa,”

ujar Purbaya di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu, 1 April 2026. 

Purbaya mengungkapkan, tambahan anggaran subsidi energi ini berasal dari penghematan belanja Kementerian Lembaga (K/L) yang dibagi menjadi tiga tahap.

Kita melakukan penghematan tahap satu, tahap dua, tahap tiga di belanja kementerian lembaga yang nggak terlalu jelas,”

jelasnya.

Purbaya mengatakan, untuk tambahan anggaran ini belum akan diambil dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang saat ini sebesar Rp420 triliun. Pengambilan anggaran dari SAL untuk menahan beban APBN baru akan dilakukan jika sudah dalam kondisi mendesak.

Kalau kepepet, saya punya SAL sekarang naik Rp420 triliun. Belum (pakai SAL BBM), jadi kondisi keuangan negara kita amat baik. Saya punya bantalan cukup banyak,”

jelasnya.

Di samping itu, Purbaya memastikan defisit APBN tahun ini juga tidak akan melewati batas 3 persen. Ia memperkirakan, defisit APBN tahun ini akan ada di kisaran 2,9 persen bila harga minyak bertahan di US$100.

Kita hitung semua kan nanti dengan even rata-rata US$100 kita sudah kunci defisit-nya di bawah 3 persen, jadi sekitar 2,9 persen jadi nggak masalah,”

tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan harga BBM baik subsidi maupun nonsubsidi tidak akan naik.

Prasetyo mengatakan, istana sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah termasuk Kementerian ESDM dengan mengedepankan kepentingan rakyat.

Oleh karena itulah Pertamina menyatakan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi,”

katanya.

Prasetyo pun meminta, agar masyarakat tidak panik dan resah terhadap ketersediaan BBM. Ia menjamin, pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM.

Kami berharap dengan pernyataan ini masyarakat dapat mendapatkan informasi yang lebih jelas, yang lebih akurat dan kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kami jamin. Kita jamin. Dan harga tidak terjadi penyesuaian,”

katanya.
Tag:APBNBBMEditorialESDMHarga BBMPurbayaSubsidi energitimur tengah
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Kalender Jawa Juni 2026: Lengkap dengan Weton, Pasaran, dan Tanggal Merah
By Ani Ratnasari
Kalender Jawa Juni 2026
1
DPR Semprot Roadmap AI Pemerintah: Besar di Wacana, Kosong di Pendanaan dan Strategi
By Amin Suciady
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono
2
Geger 10 Raksasa Sawit Manipulasi Harga Ekspor: Wilmar dan Musim Mas Resmi Masuk Daftar Hitam
By Anisa Aulia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berjalan usai mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
3
Masyarakat Antre Migor, Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Asyik Atur ‘Cuan’ Ekspor CPO Wilmar
By Rahmat
Mantan anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika (tengah) digiring petugas menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Senin (25/5/2026).
4
Akali Laporan Demi Wilmar Group, Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Resmi Jadi Tersangka
By Rahmat
Mantan anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika (kanan) digiring petugas menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Senin (25/5/2026).
5

BERITA LAINNYA

BBM Biodiesel B50. (Sumber: Dok. Kementerian ESDM)
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Gaspol Penerapan B50, Industri Sawit dan Energi Nasional Diuntungkan?

Pemerintah terus mempersiapkan implementasi mandatori biodiesel 50 persen (B50) yang diklaim mampu…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
8 jam lalu
Petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) melayani konsumen saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Banda Aceh, Aceh, Selasa (7/4/2026). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah melalui surat edaran Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) sejak awal April 2026 telah menetapkan pembatasan pembelian BBM bersubsidi jenis pertalite dan biosolar maksimal 50 liter per hari yang berlaku hingga akhir Mei 2026.
Ekonomi Bisnis

Konsumsi Pertalite Turun 9 Persen Imbas Kebijakan WFH 2 Bulan

Pemerintah melakukan evaluasi kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah…

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
By
Anisa Aulia
Ivan
9 jam lalu
Ilustrasi Motor Listrik
Ekonomi Bisnis

Purbaya Mendadak Tunda Insentif Kendaraan Listrik 1 Juni 2026, Kenapa?

Pemerintah menunda insentif kendaraan listrik (electric vehicle) baik untuk mobil dan motor.…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
9 jam lalu
Polri menyegel sala satu ruangan di kantor PT DSI usai digeledah dugaan kasus fraud atau penipuan.
Ekonomi Bisnis

Negara Kunci Ekspor, PT DSI Ubah Peta Ekonomi Baru

Pemerintah resmi mendirikan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (PT DSI) sebagai BUMN yang…

rahmat-tunny
By
Rahmat Tunny
9 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up