Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 6 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • BMKG
  • Banjir
  • sumatera
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / 72 Siswa Keracunan MBG di Pondok Kelapa, Ahli Soroti Sistem Keamanan Pangan
Nasional

72 Siswa Keracunan MBG di Pondok Kelapa, Ahli Soroti Sistem Keamanan Pangan

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: April 6, 2026 10:54 am
Syifa Fauziah
Ivan
Share
Seorang siswa menjalani perawatan karena diduga keracunan
Seorang siswa menjalani perawatan karena diduga keracunan makanan di salah satu Rumah Sakit di Jakarta (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/YU)
SHARE

Epidemiolog, Ahli Kesehatan Masyarakat, sekaligus Pengamat kebijakan Kesehatan dari Griffith University, Dicky Budiman menyoroti fenomena keracunan massal yang menimpa 72 siswa di Pondok Kelapa, Jakarta Timur usai menyantap spaghetti dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Dicky, sebanyak 72 siswa keracunan MBG dengan mengkonsumsi spaghetti, ini sangat kuat mengarah pada Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan pangan.

Dari sisi epidemiologi, sekali lagi ini kan korbannya dalam waktu singkat, sumber makanannya sama, lokasinya juga terbatas ya di sekolah. Jadi ini jelas, point of source-nya itu jelas. Dan artinya ada satu titik kegagalan dalam rantai keamanan pangannya,”

ujar Dicky kepada owrite, Senin, 6 April 2026.

Dicky mengatakan dugaan penyebab paling rasional adalah potensi bakteri penghasil toksin dari staphylococcal food poisoning.

Kemungkinan dari kontaminasi tangan penjamah makanan dan juga toksin tahan panas, meski dipanaskan berulang, tetap akan berbahaya.

Atau bisa juga karena bacillus serious infection. Jadi ini juga bisa terjadi pada makanan seperti pasta. Dan terjadi kalau makanannya itu dimasak terus didiamkan suhu ruang terlalu lama, kemudian ada dipanaskan ulang. Atau juga bisa karena kesalahan manajemen suhu. Makanan tidak disimpan di suhu lebih dari 60 derajat Celcius atau disebut dengan hot holding, atau kurang dari 5 derajat Celcius pada cold chain. Ini adalah faktor yang paling sering ya dalam outbreak makanan massal,”

papar Dicky.

Menurut Dicky, faktor sistemik yang kemungkinan berkontribusi ini tidak boleh dilihat sebagai kesalahan individu semata.

Karena dalam konteks public health ini biasanya melibatkan kegagalan hazard analysis critical control point.

Jadi akibat tidak adanya identifikasi titik kritis pada proses masak, penyimpanan maupun distribusi.

Termasuk juga buruknya kualitas food handler. Jadi tidak terlatih higienitas sanitasi dan juga tidak ada screening kesehatan,”

tambahnya

Lebih lanjut Dicky nengatakan meski kasus keracunan seperti ini self-limiting atau dapat sembuh dengan sendirinya setelah beberapa waktu, namun tetap berisiko terutama pada anak-anak.

Kejadian keracunan yang kerap terjadi membuat kepercayaan masyarakat terhadap program MBG semakin buruk dan semakin menurun. Akhirnya menurunkan efektivitas dari program itu sendiri dan dukungannya semakin menurun.

Sekali lagi kejadian seperti ini tidak boleh diabaikan. Harus ada investigasi menyeluruh dan lengkap. Termasuk juga audit sistem dan juga perbaikan. Nah ini yang masih jadi PR dan terkesan menurut saya terabaikan,”

tandasnya.
Tag:Dicky BudimanEpidemiologKeracunanMBGSiswa
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Sumber: owrite/Iren Natania)
Ekonomi Bisnis

RI Lirik Impor Minyak dari Rusia, Bahlil: Nggak Bisa Pilih-pilih Sekarang

Pernyataan Duta Besar Rusia untuk Indonesia yang membuka peluang kerja sama energi kembali memantik wacana impor minyak mentah oleh pemerintah. Di tengah tekanan harga global dan kebutuhan menjaga pasokan dalam…

By
Iren Natania
Dusep
3 Min Read
Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Adang Daradjatun
Nasional

Penegakan Hukum Disorot, DPR Tekankan Profesionalisme Polisi

Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Adang Daradjatun, menekankan pentingnya kerja sama antara MKD dan aparat penegak hukum dalam menjaga integritas anggota DPR. Menurutnya, kolaborasi ini diperlukan agar…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 Min Read
Petugas melayani peserta wajib pajak yang melaporkan SPT Tahunan
Hype

Wajib Simak! 5 Poin Penting bagi Gen Z Sebelum Lapor SPT Tahunan 2026

Generasi Z (Gen Z) yang baru masuk dunia kerja, baik sebagai karyawan maupun freelancer, kerap mengalami kebingungan dalam memahami kewajiban dalam pajak penghasilan. Pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) tahunan, menjadi…

By
Ivan
4 Min Read

BERITA LAINNYA

Kuasa hukum JK, Abdul Haji Talaohu melaporkan Rismon Hasiholan Sianipar dan empat akun YouTube dugaan pencemaran nama baik dan hoax ke Bareskrim Polri. (Sumber: Owrite/Rahmat Baihaqi)
Nasional

Dituding Danai Kasus Ijazah Jokowi Rp5 Miliar, JK Laporkan Rismon ke Bareskrim Polri

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla alias JK melalui kuasa hukumnya…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat
Dusep
3 jam lalu
Seorang siswa menjalani perawatan karena diduga keracunan makanan di salah satu Rumah Sakit
Nasional

Siswa Keracunan Massal Berulang, Baranusa Bakal Gugat Perpres MBG ke MK

Barisan Rakyat Nusantara (Baranusa) menuntut pemerintah hentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
By
Adi Briantika
Ivan
6 jam lalu
Ilustrasi buruh mengangkut beras untuk kesiapan stok beras di gudang Perum Bulog Lhokseumawe, Aceh
Nasional

Stok Beras Nasional Capai 4,5 Juta Ton, Pasokan Aman 11 Bulan ke Depan

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengklaim cadangan beras nasional saat ini 4,5 juta…

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
By
Adi Briantika
Ivan
19 jam lalu
Kereta Cepat Whoosh layanan kereta cepat pertama di Asia Tenggara menghubungkan Jakarta (Stasiun Halim) dan Bandung (Stasiun Padalarang/Tegalluar) dengan kecepatan hingga 350 km/jam
Nasional

Cuaca Ekstrem Sebabkan Seng di Jalur Whoosh, KCIC Pastikan Sensor Berfungsi Normal

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) merespons perihal video di media sosial…

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
By
Adi Briantika
Ivan
24 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up