Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 17 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Investigasi Awal PBB Ungkap Dalang di Balik Serangan Mematikan UNIFIL
Internasional

Investigasi Awal PBB Ungkap Dalang di Balik Serangan Mematikan UNIFIL

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: April 9, 2026 9:44 am
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
Share
Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric
Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric (Foto: x/@TheRealMarroqui)
SHARE

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merilis temuan awal terkait insiden yang menewaskan tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon pada 29–30 Maret.

Daftar isi Konten
  • Ledakan 30 Maret Diduga Akibat IED
  • Investigasi Lanjutan Masih Berjalan

Dalam konferensi pers di Markas PBB, New York, Selasa 7 April 2026 juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, memaparkan sejumlah detail penting terkait dua insiden tersebut.

Dujarric menjelaskan bahwa hasil analisis awal menunjukkan proyektil yang menghantam posisi UNIFIL berasal dari tank milik Pasukan Pertahanan Israel.

Terkait insiden 29 Maret, berdasarkan bukti yang tersedia, termasuk analisis lokasi dampak dan khususnya fragmen proyektil yang ditemukan di posisi Perserikatan Bangsa-Bangsa 7-1, proyektil tersebut adalah peluru utama tank kaliber 120 mm, yang ditembakkan oleh tank Merkava milik Pasukan Pertahanan Israel dari arah timur, menuju Ett Taibe,”

kata Dujarric dalam keterangan persnya.

Ia juga menegaskan bahwa sebelumnya PBB telah memberikan koordinat lengkap posisi dan fasilitas UNIFIL kepada Israel untuk meminimalkan risiko terhadap personel penjaga perdamaian.

Ledakan 30 Maret Diduga Akibat IED

Untuk insiden kedua pada 30 Maret, PBB menemukan indikasi penggunaan bahan peledak rakitan atau improvised explosive device (IED).

Berdasarkan bukti yang tersedia, termasuk analisis lokasi ledakan, kendaraan yang terdampak, serta perangkat peledak rakitan (IED) kedua yang ditemukan di dekat lokasi pada hari yang sama, ledakan tersebut disebabkan oleh IED yang diaktifkan oleh korban (tripwire),”

lanjut dia.

Berdasarkan analisis lebih lanjut, PBB menduga perangkat peledak tersebut berkaitan dengan kelompok Hizbullah.

Menurut Dujarric, kesimpulan ini didasarkan pada kondisi lokasi, karakteristik ledakan, serta situasi konflik yang sedang berlangsung di wilayah tersebut.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa temuan ini masih bersifat awal dan belum menjadi kesimpulan final.

Investigasi Lanjutan Masih Berjalan

PBB menegaskan bahwa proses investigasi komprehensif masih terus dilakukan untuk mendapatkan gambaran utuh terkait insiden tersebut.

Sebagai bagian dari prosedur, PBB juga akan membentuk Dewan Penyelidikan guna menangani kedua kasus tersebut secara menyeluruh.

Temuan awal ini telah disampaikan kepada pemerintah Indonesia, Israel, dan Lebanon sebagai pihak terkait.

Ketiga prajurit TNI tersebut gugur di tengah meningkatnya konflik antara Israel dan Hizbullah. Pemerintah Indonesia mendesak PBB untuk melakukan investigasi secara independen dan transparan, serta segera mengambil langkah darurat guna menjamin keamanan seluruh personel dan aset UNIFIL di wilayah konflik.

Insiden ini kembali menyoroti tingginya risiko yang dihadapi pasukan penjaga perdamaian PBB di wilayah konflik.

Hasil investigasi lanjutan diharapkan dapat memberikan kejelasan sekaligus menjadi dasar penguatan sistem perlindungan bagi misi perdamaian internasional ke depan.

Tag:InvestigasiPBBPrajuritProyektilSekjen PBBStephane DujarricTNIunifil
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Prabowo Ngaku Terbuka pada Kritik, Pengerahan TNI saat Demo Mahasiswa Jadi Sorotan
By Rahmat Tunny
Pasukan TNI ikut melakukan penghadangan kepada mahasiswa yang akan melakukan aksi demonstrasi di Bundaran HI.
1
Ricuh Diskusi UGM dan Cap Pengkhianat Reformasi, Substansi Kritik Mahasiswa Jangan Dikaburkan
By Hardani Triyoga
Mahasiswa geruduk acara diskusi di UGM yang dihadiri Budiman Sudjatmiko.
2
Jokowi Mau Safari Politik Bareng PSI, Politikus PDIP: Sebaiknya Bertaubat Saja
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)(sumber: Tangkapan layar dari siaran YouTube PSI)
3
Tanpa Ikon Pemersatu, Gerakan Mahasiswa Saat Ini Tak Sehebat Reformasi 1998
By Rahmat Tunny
Aksi demonstrate mahasiswa UI di Jan. MH. Thamrin, Jakarta Pusat.
4
Korupsi Impor Bea Cukai: Tiga Tersangka Penerima Suap OTW Sidang, Satu Orang Masih ‘Delay’
By Rahmat Baihaqi
Tersangka kasus dugaan suap importasi di Ditjen Bea Cukai, Sisprian Subiaksono (kiri) berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei. (Foto: AI).
Internasional

Iran Menang Telak, AS Harus Cabut Sanksi dan Wajib Bayar Kompensasi Fantastis

Wacana berakhirnya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali jadi sorotan…

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
By
Rahmat Tunny
Hardani Triyoga
1 hari lalu
Gambar ilustrasi perang Iran vs Amerika
Internasional

Selat Hormuz Bakal Dibuka, AS Siap Lepas Rp427 Triliun untuk Iran dalam Deal Bersejarah

Media Iran melaporkan rincian draf nota kesepahaman berisi poin-poin penting kesepakatan perdamaian…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Internasional

Serangan Israel ke Beirut Bikin Trump Geram, Nasib Damai Iran-AS Dipertaruhkan

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengkritik serangan Israel di Beirut, Lebanon.…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
Internasional

Bocoran Draf Deal Rahasia AS-Iran Terungkap, Trump Sindir Keras Netanyahu

Media-media Iran mulai mengungkap isi draf nota kesepahaman antara Iran dan Amerika…

Hardani TriyogaSyifa Fauziah
By
Hardani Triyoga
Syifa Fauziah
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up