Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 8 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / Jadwal Imunisasi Anak Menurut IDAI Agar Anak Tumbuh Optimal
Kesehatan

Jadwal Imunisasi Anak Menurut IDAI Agar Anak Tumbuh Optimal

Ivan OWRITE
Last updated: April 9, 2026 3:23 pm
By
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
- Redaktur
5 bulan lalu
Share
Ilustrasi Imunisasi
Ilustrasi Imunisasi anak (Foto: freepik)
SHARE

Menjadi orang tua di era sekarang memang penuh tantangan. Informasi tentang kesehatan anak bertebaran di mana-mana, tapi tidak semuanya bisa dijadikan pegangan.

Daftar isi Konten
  • Usia 0–24 Jam
  • Usia 0–1 Bulan
  • Usia 2–4 Bulan
  • Usia 6 Bulan
  • Usia 9–12 Bulan
  • Usia 1–2 Tahun
  • Usia Sekolah hingga Remaja

Salah satu hal paling penting yang tidak boleh dilewatkan adalah imunisasi anak.

Mengacu pada rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia, imunisasi adalah langkah sederhana tapi berdampak besar untuk melindungi anak dari berbagai penyakit serius sejak dini.

Nah, agar tidak bingung, berikut panduan jadwal imunisasi anak yang bisa jadi pegangan kamu.

Usia 0–24 Jam

Begitu bayi lahir, perlindungan langsung dimulai. Dalam waktu kurang dari 24 jam, bayi dianjurkan mendapatkan vaksin hepatitis B.

Ini penting untuk mencegah infeksi yang bisa berdampak jangka panjang pada organ hati.

Kalau ibu memiliki riwayat hepatitis B, biasanya bayi juga akan mendapatkan perlindungan tambahan agar risiko penularan bisa ditekan.

Usia 0–1 Bulan

Pada periode neonatal hingga satu bulan, bayi mendapatkan vaksin BCG untuk mencegah bentuk berat tuberkulosis, seperti meningitis TB dan TB milier.

Selain itu, vaksin polio oral (OPV) diberikan sebagai dosis awal untuk melindungi sistem saraf dari infeksi virus polio.

Usia 2–4 Bulan

Pada usia 2 hingga 4 bulan, bayi menerima imunisasi dasar berupa vaksin kombinasi DTP (difteri, tetanus, pertusis), Hib (Haemophilus influenzae tipe b), dan pneumokokus (PCV).

Vaksin ini berperan penting dalam mencegah infeksi serius seperti pneumonia, meningitis, dan batuk rejan.

Selain itu, vaksin rotavirus diberikan secara oral untuk mencegah diare berat yang dapat menyebabkan dehidrasi dan komplikasi pada bayi.

Usia 6 Bulan

Mulai usia 6 bulan, vaksin influenza direkomendasikan untuk diberikan setiap tahun. Infeksi influenza pada anak dapat menyebabkan komplikasi, terutama pada kelompok usia rentan.

Pada fase ini, tenaga kesehatan juga akan menilai kebutuhan imunisasi tambahan sesuai kondisi lingkungan dan risiko paparan penyakit tertentu.

Usia 9–12 Bulan

Pada usia ini, anak diberikan vaksin MR atau MMR untuk melindungi dari campak dan rubella. Kedua penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi serius, termasuk gangguan perkembangan dan kelainan bawaan pada kasus infeksi rubella kongenital.

Vaksin lain seperti varisela (cacar air) dan Japanese Encephalitis (JE) juga dapat diberikan berdasarkan rekomendasi medis dan kondisi wilayah tempat tinggal.

Usia 1–2 Tahun

Pada usia ini, anak memerlukan dosis lanjutan (booster) untuk memperkuat respons imun terhadap vaksin yang telah diberikan sebelumnya, seperti DTP, Hib, dan polio. Booster penting untuk memastikan kekebalan tetap optimal dalam jangka panjang.

Usia Sekolah hingga Remaja

Program imunisasi berlanjut hingga usia sekolah melalui pemberian vaksin ulangan untuk difteri, tetanus, dan campak.

Memasuki usia remaja, vaksin HPV direkomendasikan mulai usia 9 tahun untuk mencegah kanker serviks di masa depan.

Kadang imunisasi dianggap sekadar kewajiban administrasi. Padahal, manfaatnya jauh lebih besar. Dengan imunisasi lengkap, anak jadi lebih terlindungi dari penyakit berbahaya yang bisa dicegah.

Laporan dibuat oleh:
Ani Ratnasari

Tag:IDAIImunisasiKesehatan AnakPenyakitVaksin HPVVaksin Polio Oral
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
BYD Siapkan Denza N8L EV, SUV 6 Penumpang dengan Jarak Tempuh hingga 960 Km
By Hadi Febriansyah
Penampakan Denza N8L EV. (Sumber: Denza)
1
Air Laut Surut Drastis di Pesisir Lampung Tengah Viral, Badan Geologi Buka Suara Soal Ancaman Tsunami
By Syifa Fauziah
Penampakan air laut yang surut
2
Mata Perih Kena Abu Vulkanik? Jangan Dikucek, Ini 6 Langkah Pertama yang Wajib Dilakukan
By Ani Ratnasari
Ilustrasi basuh wajah dengan air.
3
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Level III Siaga! Radius 3 Km Wajib Dihindari
By Natania Longdong
Lava pijar dari Gunung Anak Krakatau terlihat dari Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026).
4
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, TransNusa Ambil Langkah Ini
By Hadi Febriansyah
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, TransNusa Ambil Langkah Ini
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi basuh wajah dengan air.
Kesehatan

Mata Perih Kena Abu Vulkanik? Jangan Dikucek, Ini 6 Langkah Pertama yang Wajib Dilakukan

Jangan buru-buru mengucek mata saat tiba-tiba terasa perih setelah terkena sebaran abu…

Ani RatnasariHardani Triyoga
By
Ani Ratnasari
Hardani Triyoga
19 jam lalu
Foto: Ilustrasi memakai behel
Kesehatan

Kapan Sebaiknya Memasang Behel? Kenali Tanda dan Manfaatnya

Memiliki gigi yang rapi bukan hanya berkaitan dengan penampilan. Susunan gigi dan…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
21 jam lalu
Warga menggunakan masker saat berolahraga pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (6/9/2026).
Kesehatan

Tubuh Terpapar Abu Vulkanik? Ini 3 Bagian yang Perlu Dilindungi Menurut Kemenkes

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat agar tidak panik menghadapi kondisi…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
2 hari lalu
Ilustrasi iritasi mata.
Kesehatan

Mata Kena Abu Vulkanik, Jangan Dikucek! Ini Pesan Menkes

Erupsi Gunung Anak Krakatau berpotensi menimbulkan paparan abu vulkanik bagi masyarakat di…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up