Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 11 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • BMKG
  • Banjir
  • iran
  • sumatera
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Jadwal Imunisasi Anak Menurut IDAI Agar Anak Tumbuh Optimal
Kesehatan

Jadwal Imunisasi Anak Menurut IDAI Agar Anak Tumbuh Optimal

Ivan OWRITE
Last updated: April 9, 2026 3:23 pm
Ivan - Redaktur
Share
Ilustrasi Imunisasi
Ilustrasi Imunisasi anak (Foto: freepik)
SHARE

Menjadi orang tua di era sekarang memang penuh tantangan. Informasi tentang kesehatan anak bertebaran di mana-mana, tapi tidak semuanya bisa dijadikan pegangan.

Daftar isi Konten
  • Usia 0–24 Jam
  • Usia 0–1 Bulan
  • Usia 2–4 Bulan
  • Usia 6 Bulan
  • Usia 9–12 Bulan
  • Usia 1–2 Tahun
  • Usia Sekolah hingga Remaja

Salah satu hal paling penting yang tidak boleh dilewatkan adalah imunisasi anak.

Mengacu pada rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia, imunisasi adalah langkah sederhana tapi berdampak besar untuk melindungi anak dari berbagai penyakit serius sejak dini.

Nah, agar tidak bingung, berikut panduan jadwal imunisasi anak yang bisa jadi pegangan kamu.

Usia 0–24 Jam

Begitu bayi lahir, perlindungan langsung dimulai. Dalam waktu kurang dari 24 jam, bayi dianjurkan mendapatkan vaksin hepatitis B.

Ini penting untuk mencegah infeksi yang bisa berdampak jangka panjang pada organ hati.

Kalau ibu memiliki riwayat hepatitis B, biasanya bayi juga akan mendapatkan perlindungan tambahan agar risiko penularan bisa ditekan.

Usia 0–1 Bulan

Pada periode neonatal hingga satu bulan, bayi mendapatkan vaksin BCG untuk mencegah bentuk berat tuberkulosis, seperti meningitis TB dan TB milier.

Selain itu, vaksin polio oral (OPV) diberikan sebagai dosis awal untuk melindungi sistem saraf dari infeksi virus polio.

Usia 2–4 Bulan

Pada usia 2 hingga 4 bulan, bayi menerima imunisasi dasar berupa vaksin kombinasi DTP (difteri, tetanus, pertusis), Hib (Haemophilus influenzae tipe b), dan pneumokokus (PCV).

Vaksin ini berperan penting dalam mencegah infeksi serius seperti pneumonia, meningitis, dan batuk rejan.

Selain itu, vaksin rotavirus diberikan secara oral untuk mencegah diare berat yang dapat menyebabkan dehidrasi dan komplikasi pada bayi.

Usia 6 Bulan

Mulai usia 6 bulan, vaksin influenza direkomendasikan untuk diberikan setiap tahun. Infeksi influenza pada anak dapat menyebabkan komplikasi, terutama pada kelompok usia rentan.

Pada fase ini, tenaga kesehatan juga akan menilai kebutuhan imunisasi tambahan sesuai kondisi lingkungan dan risiko paparan penyakit tertentu.

Usia 9–12 Bulan

Pada usia ini, anak diberikan vaksin MR atau MMR untuk melindungi dari campak dan rubella. Kedua penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi serius, termasuk gangguan perkembangan dan kelainan bawaan pada kasus infeksi rubella kongenital.

Vaksin lain seperti varisela (cacar air) dan Japanese Encephalitis (JE) juga dapat diberikan berdasarkan rekomendasi medis dan kondisi wilayah tempat tinggal.

Usia 1–2 Tahun

Pada usia ini, anak memerlukan dosis lanjutan (booster) untuk memperkuat respons imun terhadap vaksin yang telah diberikan sebelumnya, seperti DTP, Hib, dan polio. Booster penting untuk memastikan kekebalan tetap optimal dalam jangka panjang.

Usia Sekolah hingga Remaja

Program imunisasi berlanjut hingga usia sekolah melalui pemberian vaksin ulangan untuk difteri, tetanus, dan campak.

Memasuki usia remaja, vaksin HPV direkomendasikan mulai usia 9 tahun untuk mencegah kanker serviks di masa depan.

Kadang imunisasi dianggap sekadar kewajiban administrasi. Padahal, manfaatnya jauh lebih besar. Dengan imunisasi lengkap, anak jadi lebih terlindungi dari penyakit berbahaya yang bisa dicegah.

Laporan dibuat oleh:
Ani Ratnasari

Tag:IDAIImunisasiKesehatan AnakPenyakitVaksin HPVVaksin Polio Oral
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Aktivis KontraS Andrie Yunus. (Sumber: Amnesty International)
Nasional

Kasus Andrie Yunus Dilimpahkan ke TNI, Komnas HAM Desak Menko Kumham Imipas Bentuk TGPF

Penyidik Polda Metro Jaya melimpahkan berkas kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus kepada Puspom TNI. Maka harus ada pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) atas perkara…

By
Adi Briantika
Amin Suciady
3 Min Read
gambar ilustrasi dibuat oleh AI
Nasional

AJI Indonesia Kritik SK Komdigi 127/2026: Pasal Karet Potensi jadi Alat Sensor Kebebasan Pers

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mengkritik penerbitan Surat Keputusan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 127 Tahun 2026 tentang Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang Mengandung Muatan Disinformasi dan/atau Ujaran Kebencian.  Penerbitan…

By
Adi Briantika
Amin Suciady
4 Min Read
Wakil Presiden Gibran Rakabuming dalam tayangan ‘Menjaga Kedaulatan Keuangan: Langkah Tegas Berantas Trade Misinvoicing’.
Nasional

Kasus Andrie Yunus: TNI Harus Ikuti Sinyal Wapres Gibran soal Peradilan Umum

9 April 2026, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengeluarkan keterangan tertulis soal perkembangan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus.  Pernyataan tersebut ia sampaikan tepat satu hari…

By
Adi Briantika
Amin Suciady
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Penyebab Kista Pada Wanita
Kesehatan

Kenali 5 Penyebab Kista Pada Wanita

Kista di rahim atau Kista ovarium adalah kantung berisi cairan atau bahan…

Ivan OWRITE
By
Ivan
23 jam lalu
Gambar ilustrasi
Kesehatan

Viral Antrean Peserta JKN di Depok, BPJS Watch Soroti Sistem Layanan

Baru-baru ini viral di media sosial layanan antrean BPJS via Mobile JKN…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
3 hari lalu
Ilustrasi deorang wanita terkena wabah campak
Kesehatan

Kasus Campak Turun 93 Persen, Kemenkes Tetap Lakukan Pengawasan Ketat

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan penurunan signifikan kasus suspek dan terkonfirmasi campak…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
1 minggu lalu
PAPDI Forum dan Konferensi Pers dengan tema "Campak pada Dewasa: Tanda Bahaya dan Penanganan yang Tepat serta Peran Vaksinasi."
Kesehatan

Kasus Campak Turun 93 Persen, PAPDI Ingatkan Dewasa Tetap Wajib Vaksinasi MMR

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan adanya penurunan signifikan kasus suspek dan terkonfirmasi…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
1 minggu lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up