Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 29 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / ADB Ramal Ekonomi di Asia dan Pasifik Melambat Imbas Perang, RI Gimana?
Ekonomi Bisnis

ADB Ramal Ekonomi di Asia dan Pasifik Melambat Imbas Perang, RI Gimana?

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: April 10, 2026 2:53 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
4 bulan lalu
Share
Dedung-gedung di Jakarta, Indonesia. (Sumber: Unsplash/ Afif Ramdhasuma)
Dedung-gedung di Jakarta, Indonesia. (Sumber: Unsplash/ Afif Ramdhasuma)
SHARE

Asian Development Bank (ADB) memproyeksikan, ekonomi di kawasan Asia dan Pasifik yang sedang berkembang melambat di 5,1 persen pada 2026 dan 2027, dari perkiraan sebelumnya sebesar 5,4 persen. Sedangkan inflasi diproyeksi naik menjadi 3,6 persen tahun ini dan 3,4 persen di 2027 dari sebelumnya sebesar 3 persen.

Menurut Asian Development Outlook (ADO) edisi April 2026, pemangkasan angka pertumbuhan ini didasarkan pada asumsi yang diselesaikan pada 10 Maret di tengah ketidakpastian yang sangat tinggi, dengan skenario stabilisasi dini untuk konflik di Timur Tengah. 

Konflik berkepanjangan di Timur Tengah merupakan risiko terbesar bagi prospek kawasan ini, karena dapat menyebabkan harga energi dan pangan yang terus tinggi serta kondisi keuangan yang semakin ketat,”

kata Kepala Ekonom ADB Albert Park dalam keterangannya Jumat, 10 April 2026.

ADB menilai, dengan kondisi ketidakpastian kebijakan perdagangan yang kembali muncul dan menimbulkan risiko tambahan, pemerintah perlu menerapkan kebijakan makroekonomi yang baik.

Dengan ketidakpastian kebijakan perdagangan yang kembali muncul dan menimbulkan risiko tambahan, sangatlah penting bagi pemerintah untuk menerapkan kebijakan makroekonomi yang baik guna mempertahankan pertumbuhan dan mengendalikan inflasi, disertai langkah-langkah dukungan yang terarah untuk melindungi rumah tangga yang rentan,”

tambahnya.

ADB mengungkapkan, sebagian besar perekonomian di kawasan Asia dan Pasifik yang sedang berkembang prospek pertumbuhan ekonominya akan memburuk di tahun ini dan 2027. Meskipun, konsumsi swasta tetap tangguh dan permintaan terhadap barang-barang terkait kecerdasan buatan tetap kuat. 

Adapun untuk pertumbuhan ekonomi China diproyeksi turun dari 5 persen menjadi 4,6 persen tahun ini dan 4,5 persen tahun depan. Kondisi ini dipengaruhi oleh berlanjutnya pelemahan di pasar properti dan perlambatan ekspansi ekspor yang diperkirakan akan membebani aktivitas ekonomi. 

Untuk India, laju pertumbuhan ekonomi juga diperkirakan akan melambat menjadi 6,9 persen tahun ini, dari sebelumnya 7,6 persen, sebelum naik menjadi 7,3 persen pada 2027. Hal ini didukung oleh konsumsi domestik yang tangguh. 

Albert memperkirakan, ekonomi di kawasan Pasifik mengalami perlambatan paling tajam dari pertumbuhan 4,2 persen pada 2025 menjadi 3,4 persen pada 2026, dan 3,2 persen pada 2027.

Ekonomi RI Diproyeksi Tumbuh

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan akan tumbuh 5,2 persen pada 2026 dan 2027. Perkiraan ini lebih tinggi dari sebelumnya yang sebesar 5,1 persen.

Adapun untuk harga minyak ADB memperkirakan akan tetap tinggi dalam jangka pendek, tetapi akan berangsur-angsur stabil jika ketegangan geopolitik mereda. Lonjakan harga energi baru-baru ini dan potensi gangguan pada pasar pupuk yang terkait dengan konflik di Timur Tengah dapat menyebabkan tekanan inflasi pada harga pangan global.

Tag:ADBasia dan pasifikperangPerdaganganPertumbuhan Ekonomitimur tengah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Sejumlah Lokasi Langsung Disegel!
By Rahmat Baihaqi
Gedung KPK
1
Bisnis Gas Whip Pink Bisa Raup Cuan Rp5 Miliar Sebulan, Begini Modus Edar ke Klub Malam
By Rahmat Baihaqi
Ratusan tabung gas merek Whip Pink di dalam kardus.
2
Viral Arti Warna Ikon Kontak WhatsApp, Benarkah Jadi Tanda Nomor Disimpan hingga Pernah Diblokir?
By Syifa Fauziah
Viral Arti Warna Ikon Kontak WhatsApp, Benarkah Jadi Tanda Nomor Disimpan hingga Pernah Diblokir?
3
Timnas Indonesia Terbang ke Thailand dengan Pesawat Carter, Justin Hubner Kembali Absen?
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia Jens Raven (kiri) berselebrasi bersama Pelatih John Herdman (kedua kiri) usai membobol gawang Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
4
Ragnar Oratmangoen Kembali! Timnas Indonesia Dapat Tambahan Kekuatan Jelang Lawan Timor Leste
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
5

BERITA LAINNYA

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung.
Ekonomi Bisnis

PNBP Minerba Tahun 2025 Turun Jadi Rp130 Triliun, ESDM Coba Salahkan Hal Ini

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan sektor mineral dan batu…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 jam lalu
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti (kiri) bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (tengah) dan Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali (kanan) menyampaikan keterangan pers terkait pengunduran diri Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta
Ekonomi Bisnis

Purbaya Minta Pasar Tak Panik Perry Warjiyo Tinggalkan BI: Destry Damayanti Bukan Pemain Baru

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pejabat Sementara…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Pekerja melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (27/7/2026). (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/wsj)
Ekonomi Bisnis

Bergerak Tak Sejalan, Rupiah Ditutup Menguat Tipis Disaat IHSG Merosot

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak tak sejalan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam media briefing di Kantor Kemenkeu (sumber: Anisa Aulia/Owrite)
Ekonomi Bisnis

490 Daerah Berpeluang Dapat Suntikan Dana, Purbaya Tunggu Restu Prabowo

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pemerintah sedang memetakan daerah yang mengalami…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up