Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan mudik Lebaran 2026 yang dinilai berjalan lebih aman.
Keberhasilan ini terlihat dari penurunan angka kecelakaan lalu lintas serta berkurangnya jumlah pemudik dibanding tahun sebelumnya.
Berdasarkan data awal Komisi V DPR RI, mobilitas masyarakat selama mudik tahun ini tercatat sebanyak 147,55 juta orang.
Angka tersebut mengalami penurunan sekitar 4,57 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 154,62 juta orang.
Berdasarkan penelusuran data awal Komisi V DPR RI, arus mudik tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, dengan mobilitas masyarakat sebesar 147,55 juta orang atau turun 4,57% dari 154,62 juta orang pada 2025,”
ucap Lasarus dalam rapat kerja Komisi V bersama Kemenhub dan BMKG di DPR, Senin 13 Maret 2026.
Penurunan Angka Kecelakaan dari Berbagai Data
Data dari Korlantas Polri selama Operasi Ketupat 2026 (13–25 Maret) menunjukkan adanya penurunan jumlah kecelakaan.
Tercatat sebanyak 2.727 kasus pada 2026, turun 5,3 persen dibandingkan 2.880 kasus pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, data dari Kementerian Perhubungan pada periode H-8 hingga H+8 Lebaran (13–29 Maret 2026) juga menunjukkan tren serupa.
Jumlah kecelakaan turun dari 3.754 kasus pada 2025 menjadi 3.517 kasus pada 2026, atau berkurang sekitar 6,31 persen.
Lasarus menilai penurunan angka kecelakaan ini menjadi indikator meningkatnya koordinasi antara berbagai instansi pemerintah.
Komisi V DPR RI melihat bahwa penurunan angka kejadian maupun jumlah korban kecelakaan telah signifikan. Hal ini menunjukkan koordinasi antarkementerian dan lembaga semakin membaik,”
ujar Lasarus.
Apresiasi untuk Seluruh Pihak Terkait
Apresiasi juga diberikan kepada berbagai pihak yang terlibat dalam pengamanan mudik, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum, Basarnas, BMKG, serta pemangku kepentingan lainnya.
Bolehlah kita tepuk tangan buat pemerintah. Kita beri apresiasi, terutama bagi semua yang sudah berlelah-lelah di lapangan bahkan merelakan hari kemenangan tidak bersama keluarga tercinta,”
ujar Lasarus.
Meski hasilnya positif, Komisi V DPR RI mendorong adanya perbaikan dalam penyajian data ke depan.
Perbedaan data antara Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri dinilai perlu diseragamkan agar tidak membingungkan publik.
Mungkin ke depan, Pak Menteri Perhubungan dan Korlantas, sebaiknya terkait mudik-balik Lebaran ini ditampilkan satu data saja,”
usul Lasarus.
Selain itu, DPR juga mengingatkan pentingnya menjaga koordinasi lintas lembaga untuk menghadapi periode libur besar berikutnya, seperti Natal dan Tahun Baru.
Langkah ini dinilai penting untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pengelolaan arus transportasi nasional.



