Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 8 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Merger Gerindra-NasDem Tuai Sorotan: Kartel Politik di Depan Mata?
Politik

Merger Gerindra-NasDem Tuai Sorotan: Kartel Politik di Depan Mata?

hadi-febriansyah-owriteAmin-Suciady-Owrite
Last updated: April 16, 2026 12:25 pm
By
Hadi Febriansyah
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
5 bulan lalu
Share
Ilustrasi Merger Partai NasDem dan Partai Gerindra. (Sumber: Dibuat AI)
Ilustrasi Merger Partai NasDem dan Partai Gerindra. (Sumber: Dibuat AI)
SHARE

Belakangan ini, ramai beredar kabar mengenai wacana merger antara Partai Gerindra dan Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Isu ini mencuat setelah Ketua Komisi XIII DPR RI sekaligus politikus NasDem, Willy Aditya, menyinggungnya dalam rapat bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila pada Senin, 13 April 2026.

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik Kunto Adi menilai bahwa merger antara kedua partai bisa saja terjadi sebagai upaya membangun kekuatan menjelang Pemilu 2029.

Meski demikian, isu merger ini juga memunculkan kekhawatiran terkait potensi kartelisasi politik. Menurut Kunto, hal tersebut masih perlu dianalisis lebih dalam.

Untuk menyebutnya sebagai kartel, menurut saya perlu analisis yang lebih mendalam. Kalau soal oligarki, indikasinya sudah cukup jelas—struktur kekuasaan dan media banyak dikuasai oleh segelintir orang, termasuk elite partai dan pengusaha di belakangnya,”

ujar Kunto Adi kepada owrite.id.

Ia menambahkan, bahwa kesimpulan mengenai kartelisasi belum bisa ditarik karena wacana merger itu sendiri masih belum jelas kebenarannya.

Tapi untuk menyimpulkan adanya kartel secara definisi, itu masih cukup sulit. Bisa saja ini menjadi potensi ke arah sana, tetapi sebaiknya kita menunda penilaian dan melihat perkembangan ke depan,”

katanya.

Kunto juga menekankan pentingnya peran masyarakat sipil dalam merespons potensi tersebut.

Jika masyarakat sipil melihat ini sebagai gejala kartelisasi, maka responsnya adalah memperkuat regulasi melalui undang-undang serta memperkuat gerakan masyarakat sipil,”

tambahnya.

Dilema Etika Politik

Lebih lanjut Kunto menjelaskan, bahwa jika merger benar terjadi, ada persoalan etika politik yang perlu diperhatikan, terutama terkait kepercayaan pemilih.

Menurutnya, ada dua kemungkinan skenario. Pertama, secara formal NasDem tetap berdiri sebagai fraksi sendiri selama periode lima tahun di DPR, lalu bergabung dengan Gerindra menjelang Pemilu 2029.

Dengan begitu, secara teknis tidak dianggap mengkhianati suara pemilih,”

ujarnya.

Kemungkinan kedua adalah pendekatan yang lebih realistis dalam politik, di mana suara rakyat sering kali hanya dianggap penting saat pemilu.

Setelah itu, elite politik dianggap memiliki keleluasaan dalam menentukan arah kebijakan. Jika langkah merger diambil, maka konsekuensinya adalah reaksi dari pemilih.

Pemilih yang merasa dikhianati bisa saja ‘menghukum’ partai tersebut pada pemilu berikutnya. Mekanisme akuntabilitas politik pada akhirnya memang berjalan seperti itu,”

pungkas Kunto.
Tag:DPRgerindraNasDempartai politikpemilu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
BYD Siapkan Denza N8L EV, SUV 6 Penumpang dengan Jarak Tempuh hingga 960 Km
By Hadi Febriansyah
Penampakan Denza N8L EV. (Sumber: Denza)
1
Air Laut Surut Drastis di Pesisir Lampung Tengah Viral, Badan Geologi Buka Suara Soal Ancaman Tsunami
By Syifa Fauziah
Penampakan air laut yang surut
2
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Level III Siaga! Radius 3 Km Wajib Dihindari
By Natania Longdong
Lava pijar dari Gunung Anak Krakatau terlihat dari Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026).
3
Mata Perih Kena Abu Vulkanik? Jangan Dikucek, Ini 6 Langkah Pertama yang Wajib Dilakukan
By Ani Ratnasari
Ilustrasi basuh wajah dengan air.
4
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, TransNusa Ambil Langkah Ini
By Hadi Febriansyah
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, TransNusa Ambil Langkah Ini
5

BERITA LAINNYA

Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna menjelaskan pertemuan tertutup Menkeu Purbaya dengan JA ST Burhanuddin.
Politik

Kejagung Buka Pintu Polda Periksa Febrio di Kasus Kematian Sutrimo, Tapi Ada Satu Syarat

Kejaksaan Agung (Kejagung) mempersilahkan penyidik Polda Metro Jaya untuk memeriksa salah satu…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
2 jam lalu
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Sumber: Dok. Kemenko Infrastruktur)
Politik

AHY Bicara soal Masa Depan Politik, Gerindra: Fokus Kerja, Pemilu Masih Lama

Partai Gerindra memilih tidak ikut terseret dalam pembacaan sinyal politik Ketua Umum…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
5 jam lalu
Ketua DPR RI, Puan Maharani
Politik

Sebaran Abu Anak Krakatau Meluas ke Jakarta, DPR Minta Pemerintah Tak Bekerja Secara Parsial

Ketua DPR RI Puan Maharani minta pemerintah tak menangani dampak erupsi Gunung…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
6 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat penanganan sejumlah bencana yang terjadi di Indonesia secara hybrid dari Istana Merdeka. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden).
Politik

RI Dikepung Bencana, Prabowo: Ini Takdir Kita, Negara yang Berada di Ring of Fire

Presiden RI Prabowo Subianto menilai Indonesia harus selalu siap menghadapi bencana alam…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up