Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 9 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Bank Indonesia Diramal Tahan BI Rate Gegara Harga BBM Nonsubsidi Naik
Ekonomi Bisnis

Bank Indonesia Diramal Tahan BI Rate Gegara Harga BBM Nonsubsidi Naik

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: April 22, 2026 9:53 am
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
4 bulan lalu
Share
Gedung Bank Indonesia.
Gedung Bank Indonesia. (Sumber: Dok. BI)
SHARE

Bank Indonesia (BI) diproyeksi, akan kembali menahan suku bunga acuan alias BI Rate di level 4,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) April 2026. Keputusan ini dilakukan karena konflik geopolitik di Timur Tengah hingga kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi milik Pertamina.

Daftar isi Konten
  • Tiga Alasan Tahan BI Rate
  • Ruang BI Rate Turun Tertutup

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, saat ini prioritas utama kebijakan Bank Sentral adalah mengarah pada stabilitas rupiah, bukan menambah pelonggaran. 

BI diperkirakan kembali menahan suku bunga pada April dan selama tekanan eksternal belum mereda, akan sulit bagi BI untuk memangkas suku bunga. Meski pasar global pada awal pekan terlihat relatif tenang dan bursa saham utama masih bertahan, ketenangan itu belum cukup kuat untuk mengubah sikap BI,”

ujar Josua saat dihubungi Owrite.id.

Tiga Alasan Tahan BI Rate

Josua menjelaskan, ada tiga penyebab BI menahan suku bunga, alasan pertama karena kondisi eksternal. Saat ini pasar sedang menakar perdamaian yang belum pasti dengan risiko dua arah tetap besar, sedangkan BI tetap harus memprioritaskan stabilitas rupiah. 

Ini penting karena bahkan setelah muncul optimisme soal perundingan dan perpanjangan gencatan senjata, dolar dan harga minyak memang sempat melemah, tetapi sifatnya masih rapuh dan sangat bergantung pada berita harian,”

tuturnya.

Rupiah sendiri pada 16 April 2026 ada di level Rp17.127 per dolar AS. Kondisi ini kata Josua, menekankan bahwa dolar AS memang tertekan tetapi perkembangan perang dan arah kebijakan global masih bisa cepat mengubah sentimen. 

Jadi dari sudut pandang BI, memangkas suku bunga di tengah ketidakpastian seperti ini akan terlalu berisiko karena dapat memperlemah bantalan terhadap rupiah pada saat pasar belum benar-benar stabil,”

tuturnya.

Alasan kedua adalah faktor inflasi energi. Josua menilai, kenaikan harga energi termasuk BBM nonsubsidi mendukung keputusan BI untuk menahan suku bunga, meskipun kenaikan BBM nonsubsidi bukan satu-satunya alasan.

Dampak langsung kenaikan BBM nonsubsidi ke inflasi April memang cenderung terbatas karena yang naik hanya segmen tertentu dan pangsa volumenya kecil,”

katanya.

Namun demikian, Josua menuturkan bahwa BI tidak hanya melihat dampak langsung satu bulan, melainkan dampak tidak langsung ke ekspektasi inflasi, biaya logistik, biaya produksi, dan inflasi impor jika rupiah tetap tertekan. 

Ruang penurunan BI Rate pada 2026 praktis habis bila rata-rata harga minyak mencapai US$80 dan rupiah mendekati Rp17.000. Jadi, kenaikan BBM nonsubsidi sendiri belum otomatis memaksa BI menaikkan suku bunga, tetapi jelas membuat BI makin sulit untuk memangkasnya sekarang,”

jelasnya.

Alasan ketiga jelas Josua, saat ini kondisi domestik belum cukup lemah untuk menuntut Bank Sentral segera melakukan pelonggaran. Pasalnya, inflasi inti pada Maret 2026 menurun, keyakinan konsumen masih kuat dengan IKK 122,9, penjualan ritel masih tumbuh, dan PMI manufaktur berada di zona ekspansi.

Artinya, ekonomi domestik memang mengalami moderasi, tetapi belum masuk kondisi yang memaksa BI harus buru-buru menurunkan suku bunga demi menyelamatkan pertumbuhan. Justru karena konsumsi dan aktivitas domestik masih punya bantalan, BI punya ruang untuk menempatkan stabilitas nilai tukar sebagai prioritas utama,”

tuturnya.

Menurut Josua, di situasi saat ini BI lebih mungkin menggunakan bauran kebijakan lain untuk menopang pertumbuhan, sembari mempertahankan suku bunga acuan.

Ruang BI Rate Turun Tertutup

Lebih lanjut, Josua memandang bahwa ruang Bank Indonesia untuk memangkas BI Rate semakin tertutup. Ke depan BI diperkirakan akan mempertahankan suku bunga untuk menjaga nilai tukar rupiah.

Ruang penurunan suku bunga pada 2026 telah sangat berkurang, dan BI diperkirakan harus mempertahankan suku bunga pada level saat ini untuk jangka yang lebih panjang demi menjaga rupiah,”

katanya.

Ia menilai, selama tekanan dari harga energi, risiko geopolitik, pelemahan rupiah, potensi pelebaran defisit transaksi berjalan, dan premi risiko Indonesia masih tinggi. Maka BI perlu menjaga tingkat suku bunga agar daya tarik aset rupiah tidak turun terlalu cepat. 

Suku bunga yang dijaga saat ini juga membantu menjaga selisih imbal hasil dengan negara lain, menahan arus keluar modal, dan menambatkan ekspektasi inflasi,”

imbuhnya.
Tag:Bank IndonesiaBBM NonsubsidiBI rateDolar ASHarga BBMRDG BIRupiah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Wasit Jadi Sorotan! Keputusan VAR di Laga Indonesia vs Singapura Tuai Polemik
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
1
Enam Lantai Gedung Bapenda DKI Terbakar, Titik Awal Api Masih Misterius
By Rika Pangesti
Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta bersiap memadamkan kobaran api yang membakar Gedung Badang Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta
2
Kasus Korupsi MBG Makin Melebar, Kejagung Sudah Periksa 80 Lebih Saksi
By Rahmat Baihaqi
Direktur Penyidikan Jampidus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi (kanan) didampingi Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna (ketiga kiri) menyampaikan keterangan pers terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
3
Bukan Wasit Elite AFC, Ini Fakta Mohammed Khalfan Salim Pimpin Laga Indonesia vs Singapura
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
4
John Herdman Buka Suara Usai Indonesia Tersingkir, Tolak Salahkan Wasit!
By Hadi Febriansyah
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman bersiap memimpin anak latihnya melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
5

BERITA LAINNYA

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Sumber: Youtube Kementerian ESDM)
Ekonomi Bisnis

Bahlil Kenang Saat “Dihajar” Demonstran 1,5 Bulan Gegara Larangan Ekspor Nikel

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengenang salah satu…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 hari lalu
Kereta Cepat (Whoosh) Jakarta-Bandung. (Sumber: Dok. KCIC)
Ekonomi Bisnis

Diklaim Purbaya Tak Bebani APBN, Utang Whoosh Justru Bisa Jadi ‘Bom Waktu’

Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh akan diselesaikan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam acara pertemuan dengan periset dan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Ekonomi Bisnis

Kepuasan terhadap Prabowo Anjlok, Publik Lebih Percaya Kondisi Ekonomi Riil daripada Angka Pemerintah

Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menurun tajam sekitar…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ekonomi Bisnis

Akhir Pekan Ditutup Menghijau, Rupiah Menguat Rp17.897 per Dolar AS dan IHSG Naik 1,04 Persen

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak ditutup menguat…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up