Rupiah diperdagangkan menguat 0,05 persen atau 8 poin ke level Rp17.221 per dolar AS, pada pembukaan pasar Senin, 27 April 2026.
Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah ditutup pada level Rp17.278 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat, 24 April 2026.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan nilai tukar akan melemah melawan dolar AS pada perdagangan hari ini. Sentimen pendorong pelemahan rupiah berasal kegagalan negosiasi perdamaian antara AS–Iran.
“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS, seiring gagalnya putaran kedua negosiasi perdamaian AS–Iran,”
ujar Lukman saat dihubungi Owrite.id, Senin, 27 April 2026.
Gagalnya negosiasi damai putaran kedua, mendorong kenaikan harga minyak mentah. Akibatnya, dolar AS menjadi perkasa dan menyebabkan rupiah melemah. Lukman memproyeksikan hari ini rupiah terhadap dolar AS bakal melemah.
“Rupiah melemah di kisaran Rp17.100-Rp17.200,”
kata dia.
12 April 2026, setelah berlangsung 21 jam, perundingan damai AS dan Iran yang dimediasi Pakistan berakhir tanpa hasil. Pertemuan itu diharapkan mampu meredakan ketegangan para pihak, terutama perihal program nuklir Iran dan konflik regional. Namun, perbedaan mendasar dan minim kepercayaan mengakibatkan kesepakatan tak tercapai.



