Faktor yang memengaruhi penyakit ini juga beragam, mulai dari kelebihan berat badan, riwayat keluarga dengan asam urat, hingga pola makan yang tidak sehat. Salah satu cara efektif untuk mengontrolnya adalah menjaga pola makan.
Pengidap asam urat perlu membatasi atau menghindari beberapa jenis makanan yang dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Berikut adalah beberapa makanan yang sebaiknya dihindari bagi pengidap asam urat, seperti dilansir dari laman Rumah Sakit Premier Jatinegara, Senin, 27 April 2026.
1. Daging merah (sapi, kambing, babi)
Kandungan purin dalam daging merah cukup tinggi sehingga berpotensi memicu kambuhnya asam urat
2. Jeroan (hati, usus, jantung)
Jeroan termasuk makanan tinggi purin yang dapat memicu produksi asam urat berlebih dalam tubuh.
3. Makanan laut (seafood)
Meskipun bergizi, konsumsi seafood seperti kerang, teri, sarden, dan udang sebaiknya dibatasi bagi penderita asam urat.
4. Minuman manis (soft drink, jus buah kemasan, minuman energi)
Alkohol, terutama bir, dapat menghambat proses pembuangan asam urat melalui ginjal sehingga kadarnya meningkat dalam darah.
Minuman dengan kadar gula tinggi, terutama yang mengandung fruktosa, dapat meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh.
5. Alkohol
Sebagai alternatif, pengidap asam urat dapat mengonsumsi makanan rendah purin seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, produk susu rendah lemak, dan telur dalam jumlah sedang.
Selain itu, pencegahan asam urat juga bisa dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti rutin minum air putih yang cukup, menghindari makanan tinggi purin, serta membatasi konsumsi alkohol dan minuman berpemanis.