Presiden Prabowo Subianto mengatakan, akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp4 triliun untuk membangun flyover dan memperbaiki perlintasan kereta. Langkah ini dilakukan pasca tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo dan KRL.
Merespons hal ini, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Deni Surjantoro, belum mau mengungkapkan dari mana sumber anggaran Rp4 triliun itu berasal. Ia mengatakan, akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Kementerian teknis terkait.
Terkait dengan rencana alokasi anggaran pembangunan flyover dan perbaikan perlintasan kereta api, Kementerian Keuangan segera akan berkoordinasi lebih lanjut dengan kementerian teknis terkait,”
ujar Deni saat dihubungi owrite.id Selasa, 28 April 2026.
Deni menyebut, pemerintah pada pada prinsipnya terus berkomitmen meningkatkan sistem keselamatan dalam jaringan konektivitas transportasi, termasuk melalui pembangunan flyover.
Pemerintah pada prinsipnya terus berkomitmen meningkatkan sistem keselamatan dalam jaringan konektivitas transportasi, termasuk melalui pembangunan flyover serta keamanan perlintasan kereta api,”
jelasnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut, anggaran Rp4 triliun yang disampaikan Prabowo untuk membangun flyover dan memperbaiki perlintasan kereta akan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Ya, kalau anggaran kan selalu sumbernya sama (APBN),”
ujar Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta.




