Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 29 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • MBG
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / 30 Tahun Hari Otonomi Daerah: Dari ‘Big Bang’ Desentralisasi Menuju Resentralisasi
Daerah

30 Tahun Hari Otonomi Daerah: Dari ‘Big Bang’ Desentralisasi Menuju Resentralisasi

Amin Suciady
Last updated: April 29, 2026 11:53 am
Amin Suciady - Redaktur Pelaksana
Share
Gambar ilustrasi otonomi daerah
Gambar ilustrasi otonomi daerah (sumber foto: kab-yahukimo.kpu.go.id)
SHARE

30 tahun sejak Hari Otonomi Daerah ditetapkan, pelaksanaan desentralisasi masih menjadi arena tarik-menarik kekuasaan antara pemerintah pusat dan daerah. 

Daftar isi Konten
  • Lemah Otonomi 
  • Tantangan Baru 

Guru Besar Ilmu Pemerintahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Djohermansyah Djohan berpendapat, selama tiga dekade terakhir arah hubungan pusat dan daerah bergerak mengikuti orientasi politik rezim yang berkuasa. 

Lain presiden, lain resep; lain koki, lain masakannya,” 

kata dia kepada owrite.id.

Embrio otonomi daerah muncul pada akhir era Presiden Soeharto. Saat itu, lanjut Djohermansyah, pemerintah mulai sadar bahwa negara sebesar Indonesia tidak mungkin dikelola secara efektif hanya dengan pendekatan sentralistik.

Maka, uji coba otonomi yang lebih luas pada 26 kabupaten tahun 1995-1997 menjadi fondasi awal, meskipun hal tersebut masih terbatas.

Lantas, momentum perubahan besar terjadi pada era reformasi di bawah rezim Presiden Habibie melalui Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah. Kebijakan itu memicu fase “Big Bang Decentralization”. 

Kala itu, pemerintah kabupaten dan kota mendapat kewenangan luas, sementara pemerintah pusat memegang kendali perihal politik luar negeri, pertahanan, keamanan, agama, yustisi, moneter, dan fiskal. 

Kebijakan tersebut membuka ruang besar bagi inovasi daerah. Namun, kelemahan kapasitas kelembagaan, tata kelola yang belum matang, serta marak penyimpangan memunculkan kebutuhan atas koreksi,”

ujar Djohermansyah.

Lemah Otonomi 

Kelemahan tata kelola tingkat daerah memicu koreksi. Pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2004-2014), melalui penerbitan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah–regulasi ini menggantikan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999, pemilihan Kepala Daerah secara langsung mulai berlaku.

Meski beberapa kewenangan strategi pada sektor sumber daya alam mulai ditarik ke tingkat provinsi. 

Tren penarikan kewenangan semakin kuat menjadi resentralisasi pada era Presiden Jokowi (2014-2024), melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, serta berbagai kewenangan strategis—termasuk perizinan pertambangan dan tata ruang—kembali dipusatkan.

Bahkan, kewenangan pengelolaan sumber daya alam yang sebelumnya berada di tingkat provinsi juga kembali beralih ke tangan pemerintah pusat.

Tidak hanya administratif, gejala resentralisasi juga merambah ranah politik. Penunjukan penjabat Kepala Daerah menjelang Pilkada 2024 sepenuhnya berada dalam kendali pemerintah pusat, memunculkan persepsi menyempitnya ruang otonomi politik daerah,” terang Djohermansyah. 

Tantangan Baru 

Memasuki dua tahun rezim Presiden Prabowo saat ini, lahir fenomena baru berupa resentralisasi fiskal. Pemotongan dana transfer ke pemerintah daerah menimbulkan keresahan, sebab dana tersebut merupakan tulang punggung pembiayaan pelayanan publik bagi lebih dari 400 daerah otonomi yang berkategori belum mandiri secara fiskal. 

Ketika kewenangan ditarik ke (tangan pemerintah pusat), ruang politik dipersempit, dan dukungan fiskal dikurangi, maka yang terancam bukan hanya otonomi daerah, namun juga kualitas pelayanan publik dan kecepatan pembangunan di daerah,”

ucap Djohermansyah.

Share This Article
Email Salin Tautan Print
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Petugas melayani calon penumpang di Stasiun Gambir, Jakarta
Megapolitan

Usai Insiden Bekasi Timur, Ini Rute KA dari Gambir dan Pasarsenen yang Dibatalkan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menyampaikan bahwa hingga Rabu, 29 April 2026, sejumlah perjalanan kereta api dari wilayah Daop 1 Jakarta dibatalkan. Hal ini dilakukan sebagai penyesuaian…

By
Iren Natania
Ivan
2 Min Read
Rektor UMB Prof. Dr. Andi Adriansyah, M.
Megapolitan

Universitas Mercu Buana Resmikan Dua Fasilitas Baru, Perkuat Ekosistem Kampus

Universitas Mercu Buana (UMB) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan infrastruktur kampus yang mendukung akademik sekaligus pembentukan karakter mahasiswa. Pada Selasa, 28 April 2026, UMB meresmikan dua fasilitas baru, yakni UMB…

By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Syifa Fauziah
3 Min Read
Suasana di dalam rangkaian KRL Commuterline
Megapolitan

Pasca Tragedi Bekasi Timur, Gerbong Wanita Tetap Jadi Pilihan Meski ada Rasa Khawatir

Kecelakaan antara kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line baru-baru ini menyita perhatian publik, khususnya para pengguna Kereta Rel Listrik (KRL). Peristiwa tersebut tidak hanya viral di…

By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Amin Suciady
4 Min Read

BERITA LAINNYA

Gambar ilustrasi saham
Daerah

(Part II) Satgas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Prabowo: Beban Baru Kejar Ilusi 8 Persen

Apa Fungsi Strategis Polri? Dalam Satuan itu terdapat Polri. Pakar Kepolisian dari…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
2 hari lalu
Kepala BNPB Suharyanto (rompi cokelat) saat memeriksa progres hunian sementara di Desa Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang
Daerah

Kepala BNPB Tinjau Aceh Tamiang, Targetkan Pembangunan Huntara Lima Hari Selesai

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto meninjau langsung progres pembangunan hunian…

Ivan OWRITEowrite-adi-briantika
By
Ivan
Adi Briantika
6 hari lalu
Penampakan Torpedo di bibir pantai Sumenep, Jawa Timur
Daerah

Benda Mirip Torpedo di Pinggir Pantai Bikin Geger, Polisi Gercep Ambil Tindakan

Warga Dusun Aenglombi, Desa Torjek, Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
1 minggu lalu
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi
Daerah

Pelaku Penusukan Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara jadi Penghuni Rutan Polda Maluku

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi mengatakan, pelaku penusukan Ketua…

Amin Suciady
By
Amin Suciady
1 minggu lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up