Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 24 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Daerah / 30 Tahun Hari Otonomi Daerah: Dari ‘Big Bang’ Desentralisasi Menuju Resentralisasi
Daerah

30 Tahun Hari Otonomi Daerah: Dari ‘Big Bang’ Desentralisasi Menuju Resentralisasi

owrite-adi-briantikaAmin-Suciady-Owrite
Last updated: April 29, 2026 6:07 pm
Adi Briantika
Amin Suciady
Share
Gambar ilustrasi otonomi daerah
Gambar ilustrasi otonomi daerah (sumber foto: kab-yahukimo.kpu.go.id)
SHARE

30 tahun sejak Hari Otonomi Daerah ditetapkan, pelaksanaan desentralisasi masih menjadi arena tarik-menarik kekuasaan antara pemerintah pusat dan daerah. 

Daftar isi Konten
  • Lemah Otonomi 
  • Tantangan Baru 

Guru Besar Ilmu Pemerintahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Djohermansyah Djohan berpendapat, selama tiga dekade terakhir arah hubungan pusat dan daerah bergerak mengikuti orientasi politik rezim yang berkuasa. 

Lain presiden, lain resep; lain koki, lain masakannya,” 

kata dia kepada owrite.id.

Embrio otonomi daerah muncul pada akhir era Presiden Soeharto. Saat itu, lanjut Djohermansyah, pemerintah mulai sadar bahwa negara sebesar Indonesia tidak mungkin dikelola secara efektif hanya dengan pendekatan sentralistik.

Maka, uji coba otonomi yang lebih luas pada 26 kabupaten tahun 1995-1997 menjadi fondasi awal, meskipun hal tersebut masih terbatas.

Lantas, momentum perubahan besar terjadi pada era reformasi di bawah rezim Presiden Habibie melalui Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah. Kebijakan itu memicu fase “Big Bang Decentralization”. 

Kala itu, pemerintah kabupaten dan kota mendapat kewenangan luas, sementara pemerintah pusat memegang kendali perihal politik luar negeri, pertahanan, keamanan, agama, yustisi, moneter, dan fiskal. 

Kebijakan tersebut membuka ruang besar bagi inovasi daerah. Namun, kelemahan kapasitas kelembagaan, tata kelola yang belum matang, serta marak penyimpangan memunculkan kebutuhan atas koreksi,”

ujar Djohermansyah.

Lemah Otonomi 

Kelemahan tata kelola tingkat daerah memicu koreksi. Pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2004-2014), melalui penerbitan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah–regulasi ini menggantikan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999, pemilihan Kepala Daerah secara langsung mulai berlaku.

Meski beberapa kewenangan strategi pada sektor sumber daya alam mulai ditarik ke tingkat provinsi. 

Tren penarikan kewenangan semakin kuat menjadi resentralisasi pada era Presiden Jokowi (2014-2024), melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, serta berbagai kewenangan strategis—termasuk perizinan pertambangan dan tata ruang—kembali dipusatkan.

Bahkan, kewenangan pengelolaan sumber daya alam yang sebelumnya berada di tingkat provinsi juga kembali beralih ke tangan pemerintah pusat.

Tidak hanya administratif, gejala resentralisasi juga merambah ranah politik. Penunjukan penjabat Kepala Daerah menjelang Pilkada 2024 sepenuhnya berada dalam kendali pemerintah pusat, memunculkan persepsi menyempitnya ruang otonomi politik daerah,” terang Djohermansyah. 

Tantangan Baru 

Memasuki dua tahun rezim Presiden Prabowo saat ini, lahir fenomena baru berupa resentralisasi fiskal. Pemotongan dana transfer ke pemerintah daerah menimbulkan keresahan, sebab dana tersebut merupakan tulang punggung pembiayaan pelayanan publik bagi lebih dari 400 daerah otonomi yang berkategori belum mandiri secara fiskal. 

Ketika kewenangan ditarik ke (tangan pemerintah pusat), ruang politik dipersempit, dan dukungan fiskal dikurangi, maka yang terancam bukan hanya otonomi daerah, namun juga kualitas pelayanan publik dan kecepatan pembangunan di daerah,”

ucap Djohermansyah.

Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Viral! BEM UBK Ngaku Terima Uang Usai Temui Gibran di Istana, Mahasiswa Murka
By Hardani Triyoga
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan perwakilan mahasiswa pengunjuk rasa usai pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026). [Foto: ANTARA FOTO/Fauzan].
1
Wacana Prabowo-Gibran Dua Periode di Tengah Kesulitan Rakyat: Tak Punya Nurani dan Mabuk Kekuasaan!
By Hardani Triyoga
pemerintah dalam menghormati jasa para pendahulu dan pemimpin bangsa yang dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi negara.
2
Episode Drama Baru Kasus MBG: Kepala BGN Nanik Deyang Masuk ‘Bidikan’ Kejagung
By Rahmat Baihaqi
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (kiri) berbincang dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang (kanan) saat mengikuti rapat koordinasi peningkatan kualitas program Makan Begizi Gratis (MBG) dan dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpencil di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
3
Dilaporkan Soal Dugaan Korupsi Rp20 M, ITDC Ngaku Cuma Sediakan Lahan di Mandalika
By Rahmat Baihaqi
Kawasan Sirkuit Mandalika.
4
Pakar Bongkar Siapa yang Paling Diuntungkan dari Isu Prabowo-Gibran 2 Periode
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
5

BERITA LAINNYA

Polda Jawa Barat merilis foto DPO Taufik Hidayat.
Daerah

Buronan Penganiaya Kekasih Ditangkap, Pelarian Taufik Hidayat Berakhir di Bandung Raya

Penyidik Polda Jawa Barat berhasil mengakhiri pelarian Taufik Hidayat (30), buronan kasus…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
7 jam lalu
Ilustrasi perburuan buron dibuat oleh AI.
Daerah

Biasa Kejar Utang Kini Gantian Dikejar Polisi, Taufik Hidayat Resmi Jadi DPO Polda Jabar

Polisi kini memburu Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap kekasihnya.…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
12 jam lalu
Ilustrasi kekerasan.
Daerah

Taufik Hidayat Jadi Buron Paling Dicari: Polda Jabar Bentuk Tim Khusus

Seorang perempuan berinisial YTT selama tiga tahun terakhir menjadi korban penyekapan dan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
12 jam lalu
Pemadaman listrik
Daerah

PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik di Bojonggede dan Citayam Hari Ini, Cek Wilayah Terdampak

PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bojonggede menjadwalkan pemadaman listrik sementara di sejumlah…

Ani RatnasariSyifa Fauziah
By
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up