Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 1 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • MBG
  • Sepak Bola
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kenapa 1 Mei Disebut Hari Buruh? Ini Sejarah May Day yang Perlu Kamu Tahu
Hype

Kenapa 1 Mei Disebut Hari Buruh? Ini Sejarah May Day yang Perlu Kamu Tahu

Ani RatnasariSyifa Fauziah
Last updated: April 30, 2026 6:52 pm
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
Share
Momen demo
Momen demo (Foto: Instagram/ @jakarta.ku
SHARE

Hari Buruh Internasional atau yang dikenal sebagai May Day, diperingati setiap 1 Mei sebagai simbol perjuangan kelas pekerja dalam memperjuangkan hak-hak dasar, seperti jam kerja yang manusiawi, upah layak, dan kondisi kerja yang aman.

Daftar isi Konten
  • Sejarah May Day
  • Perkembangan Hari Buruh di Indonesia

Di Indonesia, peringatan ini memiliki sejarah panjang dari masa kolonial hingga era reformasi, sekaligus menjadi momentum untuk menyuarakan tuntutan hak pekerja di tengah tantangan ekonomi saat ini.

Sejarah May Day

Mengacu pada laman resmi Perpustakaan Universitas Brawijaya, may Day bermula dari gerakan buruh Amerika Serikat yang menuntut pengurangan jam kerja, peningkatan upah, dan jaminan keselamatan kerja. Aksi besar ini terjadi pada 1 Mei 1886 di Chicago, dimana ribuan para pekerja melakukan aksi mogok kerja massal untuk menuntut penerapan jam kerja delapan jam per hari.

Aksi di Haymarket Square yang semula damai berakhir chaos pada 4 Mei 1886. Sebuah ledakan bom terjadi dan memicu bentrok antara demonstran dan aparat kepolisian. Peristiwa ini kemudian dikenal sebagai Haymarket Affair atau Peristiwa Haymarket. Akibat insiden tersebut, beberapa orang tewas, dan banyak yang mengalami luka-luka. Delapan aktivis buruh ditangkap, dan empat diantaranya dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan. Hal ini menuai banyak kontroversi karena dinilai putusan tersebut tidak didukung oleh bukti yang kuat.

Sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan tersebut, Kongres Buruh Internasional yang digelar di Paris pada 1889 menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional. Sejak saat itu, May Day diperingati secara luas di berbagai negara sebagai simbol solidaritas pekerja melawan eksploitasi.

Perkembangan Hari Buruh di Indonesia

Di indonesia, peringatan hari buruh telah berlangsung sejak masa kolonial Belanda, sekitar 1918 sampai 1920. Gerakan ini dipelopori oleh organisasi buruh seperti Serikat Buruh Kuang Tang Hwee di Semarang, yang menuntut untuk adanya perbaikan kondisi kerja yaitu, menolak upah rendah dan jam kerja yang tidak manusiawi bagi buruh pribumi di sektor perkebunan dan industri. 

Pasca kemerdekaan, Presiden Soekarno mulai memberikan pengakuan terhadap peringatan Hari Buruh. Pada 1946, Kabinet Sjahrir mendorong peringatan tersebut yang kemudian diperkuat dengan adanya Undang-undang No.12 Tahun 1948 yang menetapkan 1 mei sebagai hari libur bagi buruh. 

Pada masa itu, gerakan buruh berkembang sangat pesat ditandai dengan hadirnya berbagai organisasi pekerja. Namun, pada era Orde Baru di bawah masa pemerintahan Presiden Soeharto membatasi peringatan May Day.

Pemerintah saat itu tidak lagi menetapkan 1 Mei sebagai hari libur nasional karena dikaitkan dengan ideologi komunis pasca-peristiwa G30S/PKI 1965, dan aktivitas buruh diawasi dengan ketat seiring dengan kebijakan stabilitas politik dan ekonomi. Meski demikian, pemerintah mengarahkan hari buruh dalam kerangka hubungan industrial yang lebih terkontrol.

Di Era Reformasi 1998, serikat buruh independen banyak bermunculan dan menuntut untuk mengembalikan status 1 Mei sebagai hari libur nasional. Akhirnya, pada 2013 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menandatangani Keppres yang menetapkan 1 Mei sebagai hari Libur Nasional. Penetapan ini menjadi bentuk penghargaan terhadap kontribusi buruh dalam pembangunan nasional dan upaya menciptakan hubungan industrial yang lebih harmonis antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.

Sejarah Hari Buruh di Indonesia adalah kisah perjuangan panjang melawan eksploitasi. Penetapan 1 Mei sebagai hari libur nasional sejak 2014 menandai kemajuan, tetapi perjuangan belum selesai. May Day bukan sekadar hari libur, melainkan pengingat bahwa pembangunan ekonomi harus berpihak pada kesejahteraan pekerja sebagai tulang punggung bangsa.

Dengan semangat solidaritas dan dialog konstruktif, diharapkan tuntutan hak pekerja dapat diwujudkan secara bertahap, sehingga tercipta Indonesia yang lebih adil bagi semua lapisan masyarakat.

Tag:1 Meihari buruhmay daySejarah May Day
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) didampingi Mensesneg Prasetyo Hadi (kedua kiri), Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea (kiri), dan Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat (kanan) menyapa massa buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam May Day 2026 para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).
Nasional

Prabowo Soroti UU PPRT hingga Sentil Pejabat Korup dalam May Day 2026

Dalam peringatan May Day 2026, Presiden Prabowo Subianto merespons Undang-Undang tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT). Dia mengatakan pekerja rumah tangga menjadi sejarah terbentuknya sebuah regulasi. Kepala negara menyinggung para…

By
Rahmat
Adi Briantika
2 Min Read
Presiden Prabowo Subianto menyapa massa buruh dari mobil kepresidenan saat menuju lokasi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta
Nasional

Prabowo Janjikan Cicilan Rumah 40 Tahun untuk Buruh, Bunga Cuma 5%

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmennya untuk bisa membantu kaum buruh memiliki rumah sendiri melalui skema cicilan jangka panjang. Pernyataan tersebut Prabowo sampaikan saat peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Monas,…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
2 Min Read
Presiden Prabowo Subianto menyapa massa buruh dari mobil kepresidenan saat menuju lokasi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Kehadiran Presiden Prabowo dalam peringatan May Day tersebut merupakan kedua kalinya sepanjang dua tahun pemerintahannya.
Nasional

Prabowo Bakal Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk pada Mei 2026

Presiden Prabowo Subianto mengklaim akan meresmikan Museum Marsinah di salah satu desa kawasan Nganjuk, Jawa Timur. Hal itu dia sampaikan dalam pidatonya perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) di Monas,…

By
Rahmat
Adi Briantika
1 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi salat subuh
Hype

Bacaan Niat Salat Subuh Sendiri, Lengkap dengan Arab latin dan Artinya 2026

Salat Subuh adalah salat fardhu dua rakaat yang dikerjakan saat fajar mulai…

Ani RatnasariSyifa Fauziah
By
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
17 menit lalu
Tata cara mandi junub
Hype

Tata Cara Mandi Junub yang Benar: Lengkap dengan Niat, Rukun, dan Sunnahnya

Setelah berhubungan suami istri, seorang Muslim diwajibkan untuk melakukan mandi junub sebagai…

Hilwa UrwatulSyifa Fauziah
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Syifa Fauziah
14 jam lalu
Ilustrasi rumah KPR
Hype

5 Hal Terpenting Sebelum Kamu Mengajukan KPR

Di tengah maraknya penawaran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk hunian masa depan,…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan
16 jam lalu
Ilustrasi logo XL
Hype

4 Cara Cek Kuota XL dengan Mudah, dari Dial 808# hingga Aplikasi myXL

Cara cek kuota XL perlu diketahui saat koneksi internet mulai melambat. Hal…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
17 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up