Kawasan Kota Tua Jakarta kerap mendapat stigma sebagai tempat kencan yang “biasa saja” bahkan dianggap kurang menarik oleh sebagian anak muda.
Namun, anggapan tersebut tak sepenuhnya benar. Dengan memilih tempat yang tepat, pengalaman ngedate di Kota Tua justru bisa terasa unik, estetik, dan berkelas.
Selain berjalan-jalan atau menaiki sepeda onthel di Kota tua, pasangan bisa menjadikan momen kencan sebagai pengalaman yang lebih bermakna.
Menikmati Kuliner Lintas Budaya
Mulai dari menyusuri jejak sejarah hingga menikmati kuliner lintas budaya, kawasan ini menawarkan banyak pilihan aktivitas menarik.
Museum Bank Indonesia
Salah satu aktivitas yang bisa dilakukan adalah mengunjungi Museum Bank Indonesia. Di tempat ini, pengunjung dapat belajar sejarah ekonomi Indonesia dengan cara yang interaktif dan tidak membosankan. Selain menambah wawasan, suasana bangunan kolonialnya juga cocok untuk berfoto bersama pasangan.
Sejak diresmikan pada 21 Juli 2009 oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, museum ini menawarkan berbagai fasilitas umum yang dapat dinikmati oleh pengunjung seperti Ruang Auditorium yang dapat digunakan untuk penyelenggaraan kegiatan workshop, ruang serbaguna yang digunakan untuk penyelenggaraan beberapa event seperti bazar, beberapa tata pamer kontemporer, masjid, hingga area parkir yang luas bagi pengunjung.
Babah Koffie by Kawisari
Setelah itu, kencan bisa dilanjutkan dengan bersantai di Babah Koffie by Kawisari. Tempat ini menghadirkan nuansa peranakan yang kental dengan interior klasik dan menu kopi khas Nusantara. Suasananya yang hangat menjadikannya spot ideal untuk mengobrol santai.
Sebagai bagian dari Tugu Hotels & Restaurants Group, kafe ini menghadirkan perpaduan seni, sejarah, dan kuliner dalam suasana yang khas.
Babah Koffie sendiri berada di bawah naungan grup tersebut, yang didirikan oleh Anhar Setjadibrata, seorang kolektor seni ternama. Melalui hotel dan restoran yang dikelolanya, Tugu Group dikenal konsisten menghidupkan kembali warisan seni dan budaya Indonesia dalam setiap konsep ruangnya.
Tak hanya unggul dari sisi atmosfer, Babah Koffie juga menawarkan beragam menu menarik yang memadukan cita rasa lokal dan internasional. Berikut beberapa menu yang patut dicoba:
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Kopi Kasi Wari Rasa Klepon. Minuman ini memadukan kuatnya rasa kopi dengan sentuhan manis pandan dan gurih khas klepon, menghasilkan rasa yang unik dan berkesan.
Pantjoran Tea House Glodok
Bagi yang ingin merasakan pengalaman lebih fancy, Pantjoran Tea House Glodok bisa menjadi pilihan. Tempat ini menawarkan konsep fine dining dengan sentuhan budaya Tionghoa yang elegan, cocok untuk menciptakan suasana kencan yang lebih berkesan.
Bangunan ikonik di kawasan Glodok/Pecinan ini sudah ada sejak tahun 1635. Diketahui, dulunya merupakan toko obat tertua kedua di Jakarta, bernama Apotheek Chung Hwa, yang didirikan sekitar tahun 1928.
Pada tahun 2015, bangunan ini direvitalisasi oleh arsitek Ahmad Djuhara untuk mendukung program pemerintah menjadikan Kota Tua sebagai situs warisan budaya dunia UNESCO. Kini, bangunan tersebut berfungsi sebagai kedai teh dengan nama Pantjoran Tea House.


