Kalau dikasih kesempatan jadi pejabat sehari, ternyata banyak orang gak langsung kepikiran soal kuasa ataupun jabatan. Ditengah berita soal korupsi pejabat, bansos yang disalahgunakan, sampai fasilitas publik yang masih amburadul, yang kepikiran justru hal-hal basic yang sebenarnya dekat banget sama kehidupan sehari-hari, seperti sekolah, rumah sakit, sampai pelayanan publik yang masih sulit didapatkan sekarang.
Dari sini, kelihatan kalau banyak orang masih ngerasa negara tuh ada, tapi gak selalu terasa dekat. Pendidikan misalnya, pendidikan memang gratis, tapi praktiknya masih banyak biaya yang tetap harus dibayar, kesehatan juga sama. Sistemnya tuh ada, tapi akses dan pelayanannya belum selalu gampang buat semua orang.
Makanya kalau ditanya apa yang mau dibenerin kalau jadi pejabat, jawabannya gak jauh-jauh dari hal-hal yang memang paling sering dirasakan langsung. Bukan proyek gede atau janji yang muluk-muluk, tapi hal sederhana yang dampaknya terasa, seperti akses pendidikan yang lebih rata, layanan kesehatan yang lebih cepat, sampai fasilitas umum yang lebih proper.
Dari situ kelihatan satu hal, banyak orang sebenarnya gak butuh negara yang kelihatan sibuk, tapi negara yang kerjanya tuh terasa. Karena buat banyak orang, masalahnya bukan selalu soal kebijakan gak ada. Kadang kebijakannya ada, tapi jaraknya kejauhan buat benar-benar terasa di hidup sehari-hari.
