Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 14 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / BI Optimistis Rupiah Bakal Stabil Meski Tembus Rp17.530 per Dolar, Gimana Caranya?
Ekonomi Bisnis

BI Optimistis Rupiah Bakal Stabil Meski Tembus Rp17.530 per Dolar, Gimana Caranya?

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Mei 13, 2026 1:42 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
SHARE

Bank Indonesia (BI) meyakini, nilai tukar rupiah akan kembali menguat dan stabil. Hal ini sejalan dengan intervensi yang sedang ditempuh BI, dan kolaborasi bersama Kementerian Lembaga (K/L) untuk menstabilkan nilai tukar rupiah. 

Daftar isi Konten
  • Ekonomi RI Masih Baik-baik Saja
  • Biang Kerok Rupiah Anjlok

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso mengatakan, pihaknya masih meyakini langkah-langkah stabilisasi yang saat ini sedang ditempuh bisa menstabilkan dan menguatkan rupiah. Untuk perdagangan pagi ini, nilai tukar rupiah rupiah kembali ambruk sebesar 0,01 persen ke level Rp17.530 per dolar AS. 

BI sangat menyadari kondisi ini, sehingga BI terus menguatkan apa yang disebut tujuh langkah BI ya dalam membuat rupiah itu stabil dan cenderung menguat,”

ujar Denny di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)

Ekonomi RI Masih Baik-baik Saja

Denny menuturkan, keyakinan BI ini berakar dari kondisi ekonomi yang masih baik dibandingkan negara-negara lainnya. BI tekannya, akan terus berada di pasar baik dalam maupun luar negeri.

Bank Indonesia akan terus berada di pasar, baik pasar dalam negeri maupun pasar luar negeri. Jadi begitu pasar Jakarta tutup, kita stand-by di pasar Eropa, kita kemudian stand-by di pasar Amerika, untuk menjaga bagaimana pergerakan nilai tukar rupiah yang kalau di luar negeri dipengaruhi oleh transaksi NDF itu tetap stabil,”

jelasnya.

Denny mengatakan, melalui sinergi bersama kementerian dan lembaga tidak ada lagi alasan rupiah melemah. Ia meyakini, ke depan rupiah akan mampu stabil dan cenderung menguat. 

Kami meyakini bahwa dengan sinergi bersama BI, kementerian dan lembaga itu mampu nanti membuat rupiah akan stabil dan juga cenderung menguat. Karena tidak ada alasan untuk rupiah tidak stabil,”

terangnya.

Biang Kerok Rupiah Anjlok

Denny menjelaskan, melemahnya nilai tukar rupiah ini berawal dari konflik yang terjadi di Timur Tengah pada akhir Februari 2025, dan menyebabkan harga minyak ikut terkerek naik. Kenaikan harga minyak dunia sejak pecahnya perang tercatat sudah naik lebih dari 40 persen.

Selain itu, pelemahan rupiah ini juga disebabkan oleh kenaikan imbal hasil surat utang pemerintah Amerika Serikat (AS) atau US Treasury 10 tahun. 

Kalau kita lihat sekarang US Treasury 10 tahun sudah mendekati 4,5 persen, akhir Februari masih sekitar 4 persen ada kenaikan sekitar 10 persen, termasuk juga dengan kecenderungan menguatnya indeks dolar,”

jelasnya.

Denny mengklaim, pelemahan nilai tukar juga tidak hanya dialami oleh Indonesia. Namun, sejumlah negara lainnya seperti Filipina, Thailand, hingga Amerika Selatan juga mengalami pelemahan nilai tukar.

Dinamika global ini yang membuat mayoritas mata uang di dunia itu juga melemah tidak hanya rupiah. Ada Filipina Peso, ada Thailand Baht, ada India Rupee, ada mata uang Amerika Selatan, Chili, Korea Won, kira-kira seperti itu ya,”

terangnya.

Kemudian pelemahan rupiah ini diakui BI juga masih disebabkan oleh tingginya permintaan terhadap dolar karena pembagian dividen, pembayaran utang luar negeri, dan kebutuhan haji.

Tabel Referensi Kurs Jisdor BI (USD/IDR)

TanggalKurs Referensi Jisdor (Rp)Perubahan (Poin)Status
28 April 2026Rp 17.245—Dasar Perbandingan
29 April 2026Rp 17.324Pelemahan 79Tekanan Meningkat
30 April 2026Rp 17.378Pelemahan 54Penutupan April
4 Mei 2026Rp 17.368Penguatan 10Rebound Tipis
5 Mei 2026Rp 17.425Pelemahan 57Menembus 17.400
6 Mei 2026Rp 17.405Penguatan 20Koreksi
7 Mei 2026Rp 17.362Penguatan 43Penguatan Terbesar
8 Mei 2026Rp 17.375Pelemahan 13Konsolidasi
11 Mei 2026Rp 17.415Pelemahan 40Tekanan Awal Pekan
12 Mei 2026Rp 17.514Pelemahan 99Rekor Terlemah (Tembus 17.500)

(Periode: 28 April – 12 Mei 2026)

Tag:Bank IndonesiadolarHarga MinyakNilai TukarRupiahsurat utangtimur tengah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Dari Challenge Jadi Perkara, Kasus Hafalan Surah Alquran Berhadiah Miras Dilimpahkan ke Polda Metro
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi minuman keras atau miras.
1
9 Demo di Jakarta Batal Bersamaan, Pengamat Curiga Ada “Dirijen” yang Atur Gerakan Massa
By Rahmat Tunny
Momen demo
2
Misteri Sutrimo dari Kebayoran ke Banyumas: Barang Raib, Jasad Tanpa Luka
By Rahmat Baihaqi
Petugas membawa peralatan untuk proses ekshumasi jenazah Sutrimo mantan kepala rumah tangga eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah, di Desa Wlahar, Wangon, Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026).
3
Polisi Amankan Dua Pelaku terkait Challenge Hafalan Ad-Dhuha Hadiah Miras
By Rahmat Baihaqi
Plh Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Oki Waskito
4
Sambung ‘Nadi’ 1.314 Desa, Kapolri Beberkan Capaian 895 Jembatan Merah Putih Presisi
By Rahmat Baihaqi
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan hasil pembangunan 895 Jembatan Merah Putih Presisi, Lebak, Banten, 13 Agustus 2026.
5

BERITA LAINNYA

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman (kiri) didampingi Dirut Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (kedua kiri) menyerahkan bantuan pangan beras alokasi bulan Juli, Agustus, dan September kepada warga di Surabaya, Jawa Timur
Ekonomi Bisnis

El Nino Makin Ganas, Bapanas Klaim Stok Pangan RI Aman

Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan stok pangan dalam kondisi kuat, di tengah…

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
By
Anisa Aulia
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
Pengguna kendaraan listrik mengisi daya mobilnya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN UP3, Solo, Jawa Tengah
Ekonomi Bisnis

Rp534 Triliun Keluar Negeri Gara-gara BBM, Prabowo Dorong Era Kendaraan Listrik

Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan Indonesia masih mengeluarkan dana hingga US$30 miliar…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Natania Longdong
Ivan Syahruna Lubis
11 jam lalu
Sejumlah pekerja berada di area ruang produksi yang sudah berhenti operasionalnya selama satu bulan di pabrik PT Victory Apparel Indonesia di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah. (Sumber: Antara Foto/Makna Zaezar/nz)
Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen, Tapi 7,22 Juta Orang Menganggur dan 43.805 Kena PHK

Pemerintah menilai perekonomian Indonesia saat ini masih tumbuh positif di tengah berbagai…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
13 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto di Peluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas). (Sumber: YouTube BPMI)
Ekonomi Bisnis

Prabowo Heran Rakyat Indonesia Banyak yang Miskin Tapi Masih Bisa Tersenyum

Presiden Prabowo Subianto mengakui masih banyak masyarakat Indonesia yang hidup di bawah…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
13 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up