Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 25 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Defisit APBN Terancam Lewati 3 Persen, Krisis Fiskal dan Lanjutannya Mengintai RI
Ekonomi Bisnis

Defisit APBN Terancam Lewati 3 Persen, Krisis Fiskal dan Lanjutannya Mengintai RI

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Mei 19, 2026 10:50 am
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Ilustrasi Uang Rupiah.
Ilustrasi Uang Rupiah. (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)
SHARE

Pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berpotensi menghadapi pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melebihi batas 3 persen. Bahkan, Indonesia berpeluang memasuki krisis fiskal.

Daftar isi Konten
  • Krisis Fiskal
  • Ruang Fiskal Terbatas

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Indonesia Dipo Satria Ramli mengatakan defisit APBN per Maret 2026 tercatat sebesar 0,93 persen. Defisit disebabkan oleh tingginya belanja dibandingkan penerimaan, pada tahun ini defisit berpotensi mencapai 4 persen.

Defisit di kuartal I itu 0,93 persen hampir 1 persen, artinya itu secara undang-undang itu kita 3 persen. Itu kita hampir sepertiga dari jatah undang-undang kita itu kan 3 bulan nih, Januari, Februari, Maret. Kalau kita pakai jurus yang sama gitu kuartal II artinya kita kali empat, 4 persen di atas 3 persen,”

kata Dipo kepada Owrite, dikutip Selasa, 19 Mei 2026.
Baca juga:
Harga Minyak Dunia Turun ke US$92,16 per Dolar AS di… Harga minyak dunia turun pada perdagangan Selasa, setelah anjlok lebih dari 2…
AS Siapkan Sanksi Terberat ke Iran, Harga Minyak Dunia Dijual… Harga minyak dunia turun lebih dari 1 persen pada perdagangan Senin. Penurunan…
Harga Emas Hari Ini 24 Agustus 2026: Global Berkilau, Antam… Harga emas melanjutkan kenaikan pada Senin dan mencapai level tertinggi dalam lebih…
  • Harga Minyak Dunia Turun ke US$92,16 per Dolar AS di Tengah Sanksi…
  • AS Siapkan Sanksi Terberat ke Iran, Harga Minyak Dunia Dijual US$93,22 per…
  • Harga Emas Hari Ini 24 Agustus 2026: Global Berkilau, Antam Naik Rp10…
Ekonom Core Indonesia, Dipo Satria Ramli. (Sumber: Yotube/Dipo Satria Ramli)
Ekonom Core Indonesia, Dipo Satria Ramli. (Sumber: Yotube/Dipo Satria Ramli)

Sebagai catatan, realisasi belanja per Maret atau kuartal I-2026 mencapai Rp815 triliun atau tumbuh 31,4 persen. Realisasi belanja lebih tinggi dibandingkan pendapatan negara yang hanya Rp574,9 triliun atau tumbuh 10,5 persen.

Dipo mengatakan, defisit ini berpotensi melebar jika pemerintah ‘ngotot’ menggenjot belanja pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal berikutnya. Pasalnya, pada kuartal I-2026 pertumbuhan ekonomi 5,61 persen dicapai melalui dorongan belanja pemerintah. 

Jadi nggak mungkin dia genjot fiskal lagi nih karena bisa melanggar konstitusi,”

katanya.

Krisis Fiskal

Di samping itu, saat ini rupiah terus mengalami pelemahan, berdasarkan data terbaru rupiah sudah mencapai level Rp17.700 per dolar Amerika Serikat (AS). 

Meski rupiah terus melemah, Dipo mengatakan Indonesia tidak akan mengalami krisis moneter seperti 1998. Namun, RI berpotensi mengalami krisis fiskal. 

Krisis fiskal itu apa? Ketika kita tidak bisa membayar utang. Jadi, misalnya kartu kredit kan ya nggak bayar sekali, dua kali, oke lah. Nah, kalau negara kalau dia nggak bayar sekali, itu default,”

terangnya.
Petugas menunjukkan pecahan mata uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat (AS) di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta
Petugas menunjukkan pecahan mata uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat (AS) di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym)

Dipo tak mengkhawatirkan, pemerintah tidak bisa membayar utang, yang mana pada tahun ini utang jatuh tempo tercatat mencapai Rp833,96 triliun. Akan tetapi dikhawatirkan, pemerintah sulit melakukan refinancing utang.

Jadi concern-nya adalah kita refinancing risk karena itu tadi modal sekarang lagi rebutan kapital, makin mahal juga, ini kita porsi ini kita nggak bisa refinancing. Kalau itu terjadi, ya itu potensi default. Nah, kalau setelah potensi default, yang kejadian itu hampir sama sama 1998,”

katanya.

Jadi fiskal nanti nilai tukar jatuh, karena kan kapitalnya keluar lalu inflasi, lalu urutannya sama tuh habis itu tetapi, awalnya beda. Jadi, titik awalnya beda karena fiskal dulu, jadi, kita kan nggak bisa kontrol nilai tukar. Tapi kalau fiskal kan itu dikendali kita ini kayak cash flow perusahaan aja,”

sambungnya.

Ruang Fiskal Terbatas

Chief Economist Bank Permata, Josua Pardede. (Sumber: Owrite)
Chief Economist Bank Permata, Josua Pardede. (Sumber: Owrite)

Sementara itu, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede meminta agar pemerintah rajin melakukan komunikasi dengan investor global dan lembaga rating internasional, di tengah kondisi fiskal yang terbatas. Pasalnya, perang di Timur Tengah telah membawa dua risiko kenaikan harga minyak dan penguatan dolar AS. 

Jadi makanya ini yang harus kita lihat juga bahwa pemerintah memiliki ruang fiskal yang sangat terbatas, dan ini memang harus disering-sering dikomunikasikan oleh pemerintah terhadap kepada investor global dan juga lembaga pemerintah internasional. Bahwa sekalipun memang pemerintah dari awal menyatakan bahwa komitmen disiplin fiskal itu 3 persen itu akan terus dijaga,”

jelasnya.

Josua menuturkan, ketidakpastian perang ini dikhawatirkan bisa mengganggu disiplin fiskal. Apalagi, dengan adanya program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang menjadi sorotan.

Jadi makanya nih kementerian keuangan lagi pusing banget pastinya ya. Karena pendapatan mungkin nggak naik banyak tapi dari sisi belanjanya naik terus gitu. Nah ini bagaimana mengkomunikasikannya kepada investor global seperti itu,”

imbuhnya.

Sebagai informasi, pada tahun 2026 pemerintah mengalokasikan anggaran untuk Program MBG sebesar Rp335 triliun. Pada kuartal I-2026 realisasi MBG sudah mencapai Rp55,34 triliun, atau 16,5 persen dari pagu.

Baca juga:
Rupiah Loyo ke Rp17.698 per Dolar AS Gegara Harga Minyak,… Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Senin, 24 Agustus 2026. Rupiah…
Potong Subsidi BBM demi MBG Rp240 T, Pengamat: Rawan Chaos! Analis Kebijakan Publik Dr. Faisal Sallatalohy mengkritik pilihan pemerintah memangkas subsidi BBM…
AS dan Iran Makin Tegang, Harga Minyak Dunia Naik Lagi… Harga minyak mentah dunia naik pada perdagangan Jumat. Kondisi ini terjadi karena…
  • Rupiah Loyo ke Rp17.698 per Dolar AS Gegara Harga Minyak, Proyeksinya di…
  • Potong Subsidi BBM demi MBG Rp240 T, Pengamat: Rawan Chaos!
  • AS dan Iran Makin Tegang, Harga Minyak Dunia Naik Lagi Jadi US$93,82…
Tag:APBNDefisitDolar ASfiskalHarga Minyakkrisis FiskalMBGRefinancing Utang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah, Malaysia dan Brunei Dorong ASEAN Turun Tangan
By Natania Longdong
Foto udara saat terjadi kebakaran lahan di kawasan Gunung Bahagia, Balikpapan, Kalimantan Timur.
1
BMKG Ramal Cuaca Selasa 25 Agustus: Cerah Mendominasi, Jaksel Diprediksi Tembus 34 Derajat
By Syifa Fauziah
Ilustrasi cuaca Jakarta cerah.
2
Trenggiling Jadi Korban Karhutla, Satwa Langka Ini Ternyata Populasinya Terancam Punah
By Ossid Duha Jussas Salma
Tim Manggala Agni menemukan trenggiling yang terbakat akibat karhutla (Foto: TikTok radarkhatulistiwa).
3
Viral Foto Diduga Peserta SPPI Nongkrong di Barak, Komentar Netizen Bikin Geleng-geleng Kepala
By Ani Ratnasari
Viral Foto Diduga Peserta SPPI
4
Ribuan Peserta Serbu GOR Ciracas, Kejurnas Karate Gojukai Piala Jaksa Agung jadi Ajang Cari Bibit Juara
By Syifa Fauziah
Kejuaraan Nasional Karate-Do Gojukai Piala Jaksa Agung RI Ketiga Tahun 2026 resmi digelar di GOR Ciracas, Jakarta Timur,
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi emas batangan dan platinum. (Sumber: Unsplash/ Zlaťáky.cz)
Ekonomi Bisnis

Harga Emas Hari Ini 25 Agustus 2026: Antam Naik Rp18 Ribu, Global Berkilau 

Harga emas global naik pada Selasa, melanjutkan reli yang dipicu oleh pengumuman…

Syifa Fauziahdusep-malik
By
Syifa Fauziah
Dusep Malik
3 jam lalu
Senja di pengeboran minyak. (Sumber: Unsplash/Zbynek Burival)
Ekonomi Bisnis

Harga Minyak Dunia Turun ke US$92,16 per Dolar AS di Tengah Sanksi AS ke Iran

Harga minyak dunia turun pada perdagangan Selasa, setelah anjlok lebih dari 2…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
Pekerja melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.
Ekonomi Bisnis

Tersandung Bunga Obligasi, Saham Adhi Karya Kena Gembok BEI

Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan alias suspensi saham PT Adhi…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
19 jam lalu
Warga berada di dekat anggota keluarganya yang terluka akibat gempa bumi di RSUD TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Bantu Korban Bencana, NTT Dapat 6.800 Ton Beras

Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,2 triliun untuk penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP)…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
20 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up