Hari Raya Waisak merupakan salah satu hari besar umat Buddha yang diperingati setiap tahun. Perayaan ini menjadi momen sakral untuk mengenang tiga peristiwa penting dalam kehidupan Siddhartha Gautama atau Buddha Gautama, yaitu kelahiran, pencapaian pencerahan, dan wafatnya.
Pemerintah Indonesia telah menetapkan Hari Raya Waisak 2570 BE sebagai libur nasional melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026.
Berdasarkan SKB 3 Menteri, Peringatan Hari Raya Waisak 2570 BE jatuh pada Minggu, 31 Mei 2026. Dengan tema utama “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia.”
Makna Tri Suci Waisak
Dalam ajaran Buddha, Waisak dikenal dengan istilah “Tri Suci Waisak” karena memperingati tiga peristiwa penting, yaitu:
- Kelahiran Pangeran Siddhartha Gautama
Siddhartha Gautama lahir di Taman Lumbini dan kemudian menjadi Buddha. - Pencapaian Penerangan Agung
Siddhartha mencapai penerangan Agung di Bodh Gaya dan menjadi Buddha Gautama. - Parinibbana atau Wafat Buddha Gautama
Momen wafatnya Buddha Gautama yang dipercaya mencapai kebebasan sempurna.
Di Indonesia, puncak perayaan Waisak akan berlangsung pada Minggu, 31 Mei 2026 pukul 15.44.44 WIB. Perayaan ini biasanya dilaksanakan di Candi Borobudur.
Melansir dari instagram @waisaknasional.indonesia, perayaan Hari Waisak ini akan menghadirkan berbagai kegiatan spiritual dan kebajikan di Kawasan Candi Borobudur.
Rangkaian Kegiatannya Perayaan Hari Waisak:
- Minggu, 3 Mei 2026: Karya Bakti Taman Makam Pahlawan
- Sabtu-Minggu, 23-24 Mei 2026: Bakti Sosial pengobatan gratis.
- Jumat, 29 Mei 2026: Pengambilan Api Dharma
- Sabtu, 30 Mei 2026: Pengambilan Air Berkah
- Minggu, 31 Mei 2026: Puncak acara perayaan Tri Suci Waisak.


