Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 2 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Bahan Baku Ngamuk: Omzet Nasi Uduk ‘Bocor’ 50 Persen, Sambal Gratis Jadi Korban
Ekonomi Bisnis

Bahan Baku Ngamuk: Omzet Nasi Uduk ‘Bocor’ 50 Persen, Sambal Gratis Jadi Korban

iren natania longdongowrite-adi-briantika
Last updated: Juni 2, 2026 10:39 am
Iren Natania
Adi Briantika
Share
Warga membeli buah di Pasar Oro-Oro Dowo, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (21/5/2026).
Warga membeli buah di Pasar Oro-Oro Dowo, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (21/5/2026). (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/foc.)
SHARE

Kenaikan harga bahan pangan seperti cabai, bawang, kentang, mulai mencekik para pelaku kuliner skala kecil. Situasi ini ini memaksa para pedagang memutar otak agar tetap bisa bertahan tanpa harus menaikkan harga jual kepada pelanggan.

Inah, seorang pedagang nasi uduk di Kalideres, Jakarta Barat, mengatakan hampir seluruh harga bahan baku yang biasa ia gunakan naik dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut membuat pengeluaran belanja harian membengkak.

“Naik, semua harga pada naik. Cabe, bawang, kentang bisa Rp18 ribu per kilogram. Sekarang belanja enggak banyak, apa-apa juga mahal,”

ujar Inah kepada Owrite, Selasa, 2 Juni 2026.

Kenaikan harga bahan baku juga berdampak pada daya beli masyarakat. Inah mengaku omzet menurun karena pelanggan kini cenderung mengurangi porsi lauk yang dibeli. Biasanya pagi hari, Inah bisa mengantongi sekitar Rp250 ribu. Namun, kini pendapatan pagi hanya berkisar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu.

“Orang-orang beli lauk enggak pakai telur, paling mentok pakai bihun sama orek (tempe). Itu juga paling buat sarapan habis Rp10 ribu,”

kata dia.

Meski biaya produksi meningkat, Inah memilih tidak menaikkan harga nasi uduk yang dijualnya. Ia khawatir pelanggan akan semakin berkurang jika harga naik.

“Saya enggak enak mau naikkan harga. Kalau kemahalan, takut enggak ada yang beli. Kasihan, semua orang susah juga, jadi untung sedikit enggak apa-apa,” beber Inah.

Baca juga:
Pajak Final UMKM 0,5 Persen Kini Hanya untuk Kelompok Tertentu,… Pemerintah merevisi kriteria penerima fasilitas pajak penghasilan (PPh) final UMKM dengan tarif…
Influencer Bukan UMKM, Ini Daftar Profesi yang Resmi Dicoret dari… Pemerintah resmi merevisi regulasi fasilitas Pajak Penghasilan (PPh) Final UMKM tarif 0,5…
Ekonomi Diguncang Rivalitas Global, Prabowo: Marilah Jujur, Akui Kelemahan Kita Dalam pidatonya dalam peringatan Hari Lahir Pancasila, Presidan Prabowo Subianto mengatakan salah…
  • Pajak Final UMKM 0,5 Persen Kini Hanya untuk Kelompok Tertentu, Ini Daftarnya
  • Influencer Bukan UMKM, Ini Daftar Profesi yang Resmi Dicoret dari PPh Final…
  • Ekonomi Diguncang Rivalitas Global, Prabowo: Marilah Jujur, Akui Kelemahan Kita

Keluhan serupa disampaikan pedagang warteg, Tini, di daerah Cengkareng, Jakarta Barat. Ia mengatakan harga sayur matang yang sebelumnya masih bisa dibeli dengan Rp3.000, kini pembeli harus merogoh Rp5.000 per porsi.

“Sekarang beli sayur lauk-pauk enggak dapet Rp3 ribu, semuanya minimal Rp5 ribu,”

kata Tini.

Meski jumlah pelanggan relatif stabil, Tini mengaku keuntungan yang diperoleh semakin menipis. Menurut dia, ruang untuk menaikkan harga jual juga terbatas karena khawatir pelanggan enggan membeli.

“Pembeli, sih, enggak berkurang tapi saya bingung jualnya. Untung enggak banyak. Harga jual dinaikkan, enggak bisa, nanti takut terlalu mahal. Jadi, ya, seadanya saja yang penting masih untung,”

aku dia.

Tini juga menyorot tingginya harga cabai yang berdampak langsung pada biaya operasional warteg. Demi menekan pengeluaran, ia terpaksa mengurangi porsi cabai dalam sambal gratis untuk pelanggan.

“Iya, (cabai) mahal. Sekarang saya bikin sambal enggak terlalu pedas. Soalnya di warteg, sambal gratis. Jadi agak rugi kalau banyak-banyak cabai,”

imbuh dia.
Tag:HargakomoditaskulinerOmzetPanganpedagangPelangganUMKM
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByIren Natania
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Peristiwa Nasional dan Politik.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Teddy Sebut Kunjungan Luar Negeri Prabowo Sistem ‘Pay My Own’: Rombongan Maksimal 60 Orang
By Iren Natania
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri jamuan santap malam kenegaraan yang diselenggarakan oleh Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron di Salle des Fêtes, Istana Élysée, Paris, Kamis, 28 Mei 2026.
1
Gagal ke Piala Dunia, Kini Timnas Indonesia Dibebani Misi Juara AFF 2026
By Hadi Febriansyah
Kepala Badan Tim Nasional Indonesia, Sumardji
2
Rupiah Anjlok ke Level Rp17.892 per Dolar AS Imbas Iran Keluar Meja Perundingan Damai
By Anisa Aulia
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
3
Gugatan TAUD Dikabulkan Sebagian, Polda Metro Wajib Lanjutkan Kasus Andrie Yunus!
By Rahmat Baihaqi
Hakim PN Jakarta Selatan mengabulkan sebagian permohonan gugatan TAUD kasus penyiraman air keras Andrie Yunus.
4
Agama Tertua di Dunia, Benarkah Hindu Jadi yang Paling Kuno?
By Ossid Duha Jussas Salma
Agama tertua di dunia
5

BERITA LAINNYA

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Mei 2026 RI Inflasi 0,28 Persen, Cabai Merah hingga Tomat Jadi Biang Kerok

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Indonesia pada Mei 2026 mengalami inflasi sebesar…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
25 menit lalu
Ilustrasi pajak
Ekonomi Bisnis

Pajak Final UMKM 0,5 Persen Kini Hanya untuk Kelompok Tertentu, Ini Daftarnya

Pemerintah merevisi kriteria penerima fasilitas pajak penghasilan (PPh) final UMKM dengan tarif…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
45 menit lalu
Ilustrasi Emas Antam
Ekonomi Bisnis

Harga Emas Hari Ini 2 Juni 2026: Antam dan Global Kompak Anjlok

Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) pada Selasa, 2 Juni…

Syifa Fauziahdusep-malik
By
Syifa Fauziah
Dusep Malik
1 jam lalu
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Ekonomi Bisnis

Rupiah Anjlok ke Level Rp17.892 per Dolar AS Imbas Iran Keluar Meja Perundingan Damai

 Nilai tukar rupiah anjlok pada perdagangan Selasa pagi, 2 Juni 2026. Rupiah…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up