Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 4 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Bahan Baku Ngamuk: Omzet Nasi Uduk ‘Bocor’ 50 Persen, Sambal Gratis Jadi Korban
Ekonomi Bisnis

Bahan Baku Ngamuk: Omzet Nasi Uduk ‘Bocor’ 50 Persen, Sambal Gratis Jadi Korban

iren natania longdongowrite-adi-briantika
Last updated: Juni 2, 2026 10:39 am
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Warga membeli buah di Pasar Oro-Oro Dowo, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (21/5/2026).
Warga membeli buah di Pasar Oro-Oro Dowo, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (21/5/2026). (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/foc.)
SHARE

Kenaikan harga bahan pangan seperti cabai, bawang, kentang, mulai mencekik para pelaku kuliner skala kecil. Situasi ini ini memaksa para pedagang memutar otak agar tetap bisa bertahan tanpa harus menaikkan harga jual kepada pelanggan.

Inah, seorang pedagang nasi uduk di Kalideres, Jakarta Barat, mengatakan hampir seluruh harga bahan baku yang biasa ia gunakan naik dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut membuat pengeluaran belanja harian membengkak.

“Naik, semua harga pada naik. Cabe, bawang, kentang bisa Rp18 ribu per kilogram. Sekarang belanja enggak banyak, apa-apa juga mahal,”

ujar Inah kepada Owrite, Selasa, 2 Juni 2026.

Kenaikan harga bahan baku juga berdampak pada daya beli masyarakat. Inah mengaku omzet menurun karena pelanggan kini cenderung mengurangi porsi lauk yang dibeli. Biasanya pagi hari, Inah bisa mengantongi sekitar Rp250 ribu. Namun, kini pendapatan pagi hanya berkisar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu.

“Orang-orang beli lauk enggak pakai telur, paling mentok pakai bihun sama orek (tempe). Itu juga paling buat sarapan habis Rp10 ribu,”

kata dia.

Meski biaya produksi meningkat, Inah memilih tidak menaikkan harga nasi uduk yang dijualnya. Ia khawatir pelanggan akan semakin berkurang jika harga naik.

“Saya enggak enak mau naikkan harga. Kalau kemahalan, takut enggak ada yang beli. Kasihan, semua orang susah juga, jadi untung sedikit enggak apa-apa,” beber Inah.

Baca juga:
Kementan Dapat Rp28 Triliun untuk 2027, Padi hingga Tebu Jadi… Kementerian Pertanian mendapat dukungan anggaran Rp28,02 triliun untuk tahun 2027. Komisi IV…
Asal Usul Croissant, Roti Bulan Sabit yang Menjadi Ikon Kuliner… Croissant menjadi salah satu makanan yang identik dengan kuliner Prancis. Roti berbentuk…
Resep Udang Tumis Tomat, Menu Bekal Kantor yang Praktis dan… Bingung menyiapkan menu bekal ke kantor yang praktis tetapi tetap lezat? Resep…
  • Kementan Dapat Rp28 Triliun untuk 2027, Padi hingga Tebu Jadi Prioritas
  • Asal Usul Croissant, Roti Bulan Sabit yang Menjadi Ikon Kuliner Prancis
  • Resep Udang Tumis Tomat, Menu Bekal Kantor yang Praktis dan Bikin Nagih

Keluhan serupa disampaikan pedagang warteg, Tini, di daerah Cengkareng, Jakarta Barat. Ia mengatakan harga sayur matang yang sebelumnya masih bisa dibeli dengan Rp3.000, kini pembeli harus merogoh Rp5.000 per porsi.

“Sekarang beli sayur lauk-pauk enggak dapet Rp3 ribu, semuanya minimal Rp5 ribu,”

kata Tini.

Meski jumlah pelanggan relatif stabil, Tini mengaku keuntungan yang diperoleh semakin menipis. Menurut dia, ruang untuk menaikkan harga jual juga terbatas karena khawatir pelanggan enggan membeli.

“Pembeli, sih, enggak berkurang tapi saya bingung jualnya. Untung enggak banyak. Harga jual dinaikkan, enggak bisa, nanti takut terlalu mahal. Jadi, ya, seadanya saja yang penting masih untung,”

aku dia.

Tini juga menyorot tingginya harga cabai yang berdampak langsung pada biaya operasional warteg. Demi menekan pengeluaran, ia terpaksa mengurangi porsi cabai dalam sambal gratis untuk pelanggan.

“Iya, (cabai) mahal. Sekarang saya bikin sambal enggak terlalu pedas. Soalnya di warteg, sambal gratis. Jadi agak rugi kalau banyak-banyak cabai,”

imbuh dia.
Tag:HargakomoditaskulinerOmzetPanganpedagangPelangganUMKM
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Trending di OWRITE
Julukan Prabowo ‘Asbun’ hingga Gibran ‘Kosong’ Muncul, Ada Pesan Serius di Balik Satire Netizen
By Rika Pangesti
Ilustrasi kamus ala warga Threads.
1
Jangan Sampai Terbalik, Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi memakai skincare
2
Dua Relawan Karhutla Kalteng Gugur Usai Lawan Api, Pengorbanannya di Garis Depan Bikin Netizen Terharu
By Ani Ratnasari
Petugas Kepolisian Polres Kampar dibantu Satgas Karhutla Riau memasang garis polisi saat menyegel lahan seluas lima hektare yang terbakar di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (22/8/2026).
3
40.759 Orang Diduga Keracunan MBG, JPPI: Ganti Kepala BGN Tak Selesaikan Masalah
By Natania Longdong
Seorang siswa menjalani perawatan karena diduga keracunan makanan di salah satu Rumah Sakit
4
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat: Reshuffle Jangan Jadi Bagi-Bagi Jatah Kue Politik!
By Rahmat Tunny
Ilustrasi reshuffle kabinet
5

BERITA LAINNYA

Bahan Bakar Avtur
Ekonomi Bisnis

Harga Avtur Naik, Fuel Surcharge Tiket Pesawat Kini Bisa Tembus 40 Persen

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melakukan evaluasi terhadap kebijakan Fuel Surcharge…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
10 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kemenkeu (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Soroti Rencana Jakarta Mau Terbitkan Obligasi, Purbaya: Nggak Perlu, Uangnya Kebanyakan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
10 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kemenkeu (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Ogah Jalankan Tax Amnesty: Selama Saya Jadi Menkeu Nggak Ada!

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah tidak memiliki rencana untuk kembali…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
11 jam lalu
Seorang pria berjalan di atas layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Ekonomi Bisnis

Kompak Hijau, IHSG Ditutup Menguat 1,09 Persen dan Rupiah Perkasa Rp17.679 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak menguat pada…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
11 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up