Pemerintah menetapkan rata-rata Harga Minyak Mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) pada Juni 2026 sebesar US$83,45 per barel. Angka itu turun US$23,11 per barel dibandingkan ICP Mei 2026 yang berada pada level US$106,56 per barel.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman mengatakan perkembangan geopolitik di Timur Tengah menjadi faktor utama yang menekan harga ICP selama Juni 2026. Sebab, gejolak mulai mereda dan berangsur pulihnya pasokan global.
Angka ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di level US$106,56 per barel. Penurunan ini secara umum dipengaruhi oleh tensi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang cenderung mereda sepanjang bulan Juni,”
kata Laode dalam keterangannya Sabtu, 18 Juli 2026.
Keputusan penurunan ICP ini juga tercantum dalam, Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 282.K/MG.03/MEM.M/2026 tentang Harga Minyak Mentah Indonesia Bulan Juni 2026.








