Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 2 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Tak Mau Polisi Terus Jadi Sasaran, Sahroni Minta Komnas HAM juga Bisa Dikoreksi
Politik

Tak Mau Polisi Terus Jadi Sasaran, Sahroni Minta Komnas HAM juga Bisa Dikoreksi

Rika Pangestirahmat-tunnyAmin Suciady
Last updated: Juni 2, 2026 6:33 pm
Rika Pangesti
Rahmat Tunny
Amin Suciady
Share
Suasana kerja di Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Suasana kerja di Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Foto: antara)
SHARE

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni melontarkan pandangan yang tak biasa dalam pembahasan revisi Undang-Undang Polri. 

Menurutnya, hubungan antara Polri dan Komnas HAM tidak boleh berjalan satu arah, di mana polisi terus menjadi objek kritik sementara Komnas HAM seolah berada di posisi yang tak tersentuh evaluasi.

Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait RUU Polri di Jakarta, Selasa, 2 Mei 2026. Sahroni menegaskan, bahwa mekanisme pengawasan harus berjalan dua arah demi menjaga objektivitas dan kepercayaan publik.

RUU Polri Tiba-tiba Muncul, Peneliti Curiga Ada ‘Permainan’ di DPR

Kita mau bahwa polisi juga harus bisa mengoreksi HAM, yaitu Komnas HAM. Jangan cuma Komnas HAM koreksi kita, mengoreksi bahwa ini enggak boleh, ini pelanggaran HAM, tapi polisi juga harus mengoreksi yang bersangkutan,”

kata Sahroni.

Politikus Partai NasDem itu menilai, selama ini sorotan publik lebih banyak diarahkan kepada tindakan aparat kepolisian yang dianggap berpotensi melanggar hak asasi manusia. 

Namun menurutnya, lembaga pengawas HAM juga harus terbuka terhadap kritik dan koreksi apabila terdapat pandangan atau pernyataan yang menimbulkan polemik di ruang publik.

Bagi Sahroni, hak asasi manusia memang menjadi hak setiap warga negara yang wajib dilindungi. Namun dalam praktiknya, seluruh institusi juga memiliki tanggung jawab menjaga kredibilitas masing-masing agar tidak memunculkan kebingungan di tengah masyarakat.

Baca juga:
Gandengan Tangan Prabowo-Megawati Seribu Tafsir Politik, Arah PDIP Tinggalkan Kritik? Momen Presiden Prabowo Subianto menggandeng tangan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri dalam upacara…
Nyatakan Bukan Oposisi Tapi Minta Suara Kritis Jangan Dibungkam, Posisi… Munculnya Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dalam Upacara Hari Lahir Pancasila di…
Dituding Lemahkan Komnas HAM Lewat RUU, Pemerintah Langsung Ngamuk  Pemerintah membantah keras tudingan, bahwa revisi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang…
  • Gandengan Tangan Prabowo-Megawati Seribu Tafsir Politik, Arah PDIP Tinggalkan Kritik?
  • Nyatakan Bukan Oposisi Tapi Minta Suara Kritis Jangan Dibungkam, Posisi PDIP Sebenarnya…
  • Dituding Lemahkan Komnas HAM Lewat RUU, Pemerintah Langsung Ngamuk 

HAM dimiliki oleh semua pihak, siapa pun dia, tapi harus dijaga juga kredibilitasnya lembaga lain. Harus bisa koreksi atas apa yang telah dilakukan atau disebutkan di ruang publik. Jangan sampai publik ini bingung,”

jelasnya.

Pernyataan tersebut muncul dalam diskusi mengenai arah penguatan Polri melalui revisi undang-undang. Sahroni menegaskan bahwa penguatan institusi kepolisian tidak identik dengan memperbesar kekuasaan, melainkan memperkuat sistem pengawasan dan akuntabilitas.

RUU Polri ini ke depan makin kuat, makin baik, makin lebih strong. Strong bukan karena kekuasaannya, tapi karena satu faktor dijaga benar-benar oleh kita semua yang meliputi dari pengawasan,”

ucapnya.

Pendidikan HAM Penting di Polri

Dalam forum yang sama, Dosen Hukum Tata Negara Universitas Pancasila Fritz Edward Siregar mengingatkan pentingnya pendidikan HAM dalam tubuh Polri. 

KUHP dan KUHAP Baru Resmi Berlaku, Polri–Kejagung Langsung Ubah ‘Buku Panduan’

Menurutnya, profesionalisme kepolisian tidak dapat dipisahkan dari pemahaman terhadap prinsip-prinsip hak asasi manusia.

Fritz menjelaskan bahwa kewenangan polisi bersinggungan langsung dengan kebebasan individu, mobilitas masyarakat, hingga martabat manusia. Karena itu, pendidikan HAM harus menjadi bagian dari seluruh proses pembinaan personel kepolisian.

Dengan begitu, HAM tidak melemahkan ketegasan Polri, pendidikan HAM justru membuat tindakan Polri lebih sah, lebih proporsional, lebih dipercaya,”

tegasnya.
Tag:Ahmad SahroniEvaluasiKomnas HAMkritikPolriruu polriWakil Ketua Komisi III DPR
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu politik, pemerintahan, dan kebijakan publik. Memiliki pengalaman lebih dari 4 tahun di bidang jurnalistik dan media digital, ia telah meliput berbagai isu nasional mulai dari dinamika politik hingga perkembangan sosial yang berdampak pada masyarakat Indonesia. Dengan latar belakang pendidikan Ilmu Jurnalistik dan Magister Ilmu Komunikasi Politik, Rika mengedepankan akurasi, verifikasi, serta prinsip keberimbangan dalam setiap karya jurnalistik yang dihasilkan.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Teddy Sebut Kunjungan Luar Negeri Prabowo Sistem ‘Pay My Own’: Rombongan Maksimal 60 Orang
By Iren Natania
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri jamuan santap malam kenegaraan yang diselenggarakan oleh Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron di Salle des Fêtes, Istana Élysée, Paris, Kamis, 28 Mei 2026.
1
Jokowi Absen Upacara Pancasila: Sengaja Hindari Megawati atau Gak Mood?
By Rahmat Tunny
Joko Widodo (Jokowi) dan Megawati Soekarnoputri
2
Serang Rekam Jejak, Respons Teddy soal Kritik Dino Dinilai Memalukan Pemerintah
By Rahmat Tunny
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya. (Sumber: Setkab.go.id)
3
Pajak Final UMKM 0,5 Persen Kini Hanya untuk Kelompok Tertentu, Ini Daftarnya
By Anisa Aulia
Ilustrasi pajak
4
Rupiah Anjlok ke Level Rp17.892 per Dolar AS Imbas Iran Keluar Meja Perundingan Damai
By Anisa Aulia
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
5

BERITA LAINNYA

Momen keakraban Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Doc: IG Prabowo Subianto
Politik

Gandengan Tangan Prabowo-Megawati Seribu Tafsir Politik, Arah PDIP Tinggalkan Kritik?

Momen Presiden Prabowo Subianto menggandeng tangan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri dalam upacara…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
33 menit lalu
Momen keakraban Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Doc: IG Prabowo Subianto
Politik

Beda Sikap Gerindra ke Mega dan Dino: Satu Dipuji Negarawan, Satu Dianggap Tak Beretika

Momen keakraban Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada…

rahmat-tunnyAmin Suciady
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
49 menit lalu
Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi Menlu Sugiono (kanan) dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kiri) memberikan keterangan kepada wartawan di Washington DC, Amerika Serikat, Sabtu (21/1/2026). (Sumber: Antara Foto/Hafidz Mubarak A/rwa)
Politik

Seskab Teddy Klaim Rombongan Prabowo Ke Luar Negeri Lebih Kecil, Publik Minta Bukti

Pernyataan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya yang mengklaim jumlah rombongan kunjungan luar…

rahmat-tunny
By
Rahmat Tunny
2 jam lalu
Joko Widodo ketika menjabat sebagai presiden.
Politik

Absen di Hari Pancasila Picu Spekulasi, Jokowi Takut Ditanya soal Warisan Ekonomi yang Hancur?

Absennya Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam Upacara Hari Lahir Pancasila di…

rahmat-tunnyAmin Suciady
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up