Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 10 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Fenomena Mal dan Coffee Shop Penuh Saat Ekonomi Sulit, Ini Penjelasan Ahli
Hype

Fenomena Mal dan Coffee Shop Penuh Saat Ekonomi Sulit, Ini Penjelasan Ahli

Ani RatnasariSyifa Fauziah
Last updated: Juni 4, 2026 1:15 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Nongkrong di coffee shop
Nongkrong di coffee shop (Foto: Freepik)
SHARE

Inflasi tahunan Indonesia meningkat sebesar 0,66 persen, dari 2,42 persen di April 2026 menjadi 3,08 persen di Mei 2026. Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada Selasa, 2 Juni 2026, menunjukkan bahwa tingkat inflasi kini semakin mendekati batas atas target Bank Indonesia sebesar 1,5 – 3,5 persen. 

Di tengah naiknya harga-harga dan berbagai indikator yang menunjukkan adanya tekanan terhadap daya beli masyarakat, mal dan coffee shop justru masih ramai pengunjung. Namun, benarkah ini jadi bukti kalau masyarakat masih memiliki daya beli yang kuat, atau justru isyarat bahwa masyarakat sedang mengubah pola pengeluarannya?

Baca juga:
Ekonomi Sulit, 100 Ribu Warga Jakarta Berebut Program Padat Karya… Tingginya minat warga Jakarta terhadap program padat karya Pemerintah Provinsi DKI jadi…
  • Ekonomi Sulit, 100 Ribu Warga Jakarta Berebut Program Padat Karya Pemprov DKI

Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI) Ronny P. Sasmita menilai, fenomena ini mirip dengan lipstick effect, yaitu ketika masyarakat tetap mengalokasikan pengeluaran untuk barang atau aktivitas yang memberikan kepuasan psikologis, di tengah kondisi ekonomi yang sedang tidak menentu.

Menurut Ronny, masyarakat saat ini membutuhkan ruang rekreasi dan aktivitas sosial yang terjangkau, dibandingkan membeli rumah, kendaraan, atau aset bernilai besar lainnya.

“Kopi Rp30.000-Rp60.000, nongkrong di mal, atau menikmati hiburan ringan menjadi bentuk “reward” yang masih dapat dijangkau dibandingkan membeli rumah, mobil, atau melakukan perjalanan wisata yang mahal,”

kata Ronny kepada Owrite.id.

Faktor Fenomena Lipstick Effect

Ia mengungkapkan, terdapat sejumlah faktor lain yang turut mempengaruhi fenomena ini, mulai dari perubahan gaya hidup, meningkatnya penggunaan coffee shop sebagai ruang bekerja dan bertemu, hingga kecenderungan gen z yang lebih mengutamakan experience dibandingkan kepemilikan aset.

Fenomena ini juga memiliki dua sisi. Dari segi konsumsi rumah tangga, bisa menjadi roda penggerak dan membantu menopang pertumbuhan ekonomi. Selama, masyarakat masih berbelanja di sektor makanan dan minuman, hiburan, serta ritel.

Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga dapat menjadi sinyal bahwa konsumsi rumah tangga sedang menahan pengeluaran bernilai besar. Pembelian rumah, kendaraan, furniture, maupun investasi jangka panjang berpotensi ditunda karena meningkatnya kehati-hatian dalam mengelola keuangan.

“Fenomena tersebut dapat menjadi sinyal bahwa rumah tangga sedang berada dalam mode defensif dan lebih berhati-hati menghadapi ketidakpastian ekonomi,”

ujarnya.

Menurut Ronny, tekanan ekonomi seperti kenaikan biaya hidup, ketidakpastian pekerjaan, dan perlambatan pendapatan menjadi faktor yang mendorong perubahan perilaku tersebut. Namun keputusan konsumsi pada akhirnya sangat dipengaruhi oleh faktor psikologis, terutama persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi di masa depan.

Dalam jangka pendek, fenomena ini dinilai menguntungkan sektor makanan dan minuman (F&B), hiburan, serta UMKM yang menawarkan produk dan layanan dengan harga terjangkau. Meski dampaknya tidak sebesar konsumsi pada sektor properti dan otomotif, yang punya efek lebih besar ke perekonomian.

Karena itu, Ronny menilai keramaian di mal dan coffee shop tidak dapat dijadikan satu-satunya indikator kesehatan daya beli masyarakat. Fenomena tersebut bisa mencerminkan pergeseran pola konsumsi, di mana masyarakat tetap membelanjakan uangnya untuk memperoleh kepuasan dan menjaga kualitas hidup, tetapi dengan nilai pengeluaran yang lebih rendah dibandingkan sebelumnya.

Tag:coffee shopekonomi sulitfenomena mal ramaiinflasi meningkat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Trending di OWRITE
Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia 2027, Nova Arianto Langsung Bidik Target Lebih Besar
By Hadi Febriansyah
Timnas Indonesia U-20 saat berhadapan dengan Australia
1
Bupati Kukar Tebar 1 Ton Benih Padi di Danau Semayang, Videonya Viral Bikin Netizen Heran
By Ani Ratnasari
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menebar benih padi di kawasan Danau Semayang
2
Aturan Bagasi Garuda Berubah, Fraksi PDIP: UMKM Oleh-oleh Bisa Kehilangan Pembeli
By Rahmat Tunny
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman
3
Ikan Tongkol Sudah Digoreng tapi Tetap Bisa Bikin Keracunan? Dokter Ungkap Bahaya yang Sering Tak Disadari
By Ani Ratnasari
Ikan Tongkol
4
Asian Games 2026: Indonesia “Cuma Berani” Bidik 4 Emas, Thailand Malah Menggila
By Hadi Febriansyah
Menpora Erick Thohir (tengah) berswafoto dengan atlet Indonesia usai Pengukuhan Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 di Wisma Serba Guna Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Korban Bullying
Hype

Skor PISA Indonesia Naik, P2G Soroti 24 Persen Murid Jadi Korban Bullying

Hasil PISA 2025 menunjukkan capaian akademik murid Indonesia mulai mengalami perbaikan. Namun,…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
6 jam lalu
Sound Horeg
Hype

Pengusaha Sound Horeg “Dirujak” Netizen Usai Sebut Fatwa MUI Jatim “Goblok”

Viral potongan video yang memperlihatkan perdebatan antara pengusaha sound horeg dan Majelis…

Ani RatnasariAmin-Suciady-Owrite
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
9 jam lalu
Warga melintas di samping bangunan sekolah yang rusak akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT
Hype

SD di NTT Nyaris Rubuh dan Nggak Ada Listrik Malah Dapat Smart TV, Netizen: “Layar Sentuh yang Hanya Bisa Disentuh”

Bayangkan sebuah sekolah dengan dinding bambu bambu dengan banyak lubang yang menganga,…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Ilustrasi ibu dan anak
Hype

Baby Blues Bukan Sekadar Sedih Seorang Ibu, Kenali Penyebab dan Tanda-Tandanya

Melahirkan buah hati menjadi momen yang penuh kebahagiaan bagi seorang ibu. Namun,…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up