Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 7 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Kata Asosiasi Mining Soal Relaksasi Produksi Batu Bara: Bisa Cegah PHK di Sektor Tambang
Ekonomi Bisnis

Kata Asosiasi Mining Soal Relaksasi Produksi Batu Bara: Bisa Cegah PHK di Sektor Tambang

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Juni 8, 2026 7:34 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Foto udara suasana bongkar muat di tempat penampungan sementara batu bara, Muaro Jambi, Jambi, Selasa (25/11/2025).
Foto udara suasana bongkar muat di tempat penampungan sementara batu bara, Muaro Jambi, Jambi, Selasa (25/11/2025). (Sumber: Antara Foto/Wahdi Septiawan/bar)
SHARE

Indonesian Mining Association (IMA) menyambut positif rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk melonggarkan produksi batu bara di tengah tren penguatan harga komoditas global.

Daftar isi Konten
  • Dolar AS Naik dan Memberatkan Industri Tambang
  • Bantu Penerimaan Negara

Menurut IMA, keputusan tersebut dapat membantu menjaga keberlanjutan operasional perusahaan tambang sekaligus mengoptimalkan penerimaan negara.

Direktur Eksekutif IMA Sari Esayanti, mengatakan relaksasi produksi menjadi langkah yang relevan di tengah meningkatnya tekanan biaya operasional yang dihadapi pelaku usaha pertambangan.

Kebijakan relaksasi produksi ini menjadi semakin relevan bagi pelaku usaha di tengah tren penguatan kurs dolar AS saat ini. Di satu sisi, kenaikan dolar memang menguntungkan karena transaksi ekspor batu bara menggunakan mata uang dolar, sehingga pendapatan yang dikonversi ke rupiah akan meningkat. Namun, di sisi lain, pelaku usaha juga tengah menghadapi beban pembengkakan biaya operasional,”

kata Sari dalam keterangannya, Senin, 8 Juni 2026.
Baca juga:
Rupiah Dibuka Loyo ke Level Rp17.935! Ancaman dari Timur Tengah… Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026. Rupiah…
Rupiah Ditutup Menguat Rp17.923 per Dolar AS, Tapi IHSG Merosot… Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup tak sejalan…
Soal Kuota Nikel dan Batu Bara, Indef Minta Pemerintah 'Buka… Indef Green Transition Initiative (GTI) mendesak pemerintah membuka secara transparan dasar penentuan…
  • Rupiah Dibuka Loyo ke Level Rp17.935! Ancaman dari Timur Tengah Mulai Menghantui…
  • Rupiah Ditutup Menguat Rp17.923 per Dolar AS, Tapi IHSG Merosot 0,12 Persen
  • Soal Kuota Nikel dan Batu Bara, Indef Minta Pemerintah 'Buka Kartu' RKAB…

Dolar AS Naik dan Memberatkan Industri Tambang

Menurutnya, sejumlah komponen utama operasional tambang, seperti bahan bakar, alat berat, dan suku cadang masih bergantung pada impor sehingga biaya produksi meningkat seiring menguatnya nilai tukar dolar AS.

Sari menilai, kebijakan relaksasi produksi dapat memberikan ruang bagi perusahaan untuk menjaga kelangsungan usaha di tengah tekanan biaya yang terus meningkat.

Jika melihat situasi nyata di lapangan, tekanan biaya operasional yang tinggi dan penurunan kuota produksi telah membuat beberapa tambang terpaksa menghentikan produksinya. Kebijakan relaksasi dari Kementerian ESDM ini menjadi angin segar yang dapat menjamin keberlanjutan operasi pertambangan dan sangat penting untuk mencegah potensi pemutusan hubungan kerja (PHK),”

ujarnya.
Ilustrasi Produksi Batubara
Ilustrasi Produksi Batubara (freepik.com)

Bantu Penerimaan Negara

Selain menjaga keberlangsungan industri dan lapangan kerja, IMA menilai relaksasi produksi berpotensi meningkatkan kontribusi sektor pertambangan terhadap penerimaan negara. Apalagi, kebijakan tersebut datang di tengah tingginya harga komoditas dan penguatan dolar AS yang dapat mendukung kinerja ekspor batu bara.

IMA pun menyatakan dukungannya terhadap rencana pemerintah tersebut selama dilaksanakan secara terukur dengan tetap mempertimbangkan keseimbangan pasokan, kebutuhan pasar, dan keberlanjutan industri.

Kami mendukung penuh pemerintah untuk menjalankan kebijakan ini secara terukur demi kepentingan nasional,”

ujar Sari.
Baca juga:
Cair Pekan Depan, Purbaya 'Guyur' Kas Daerah Rp20,5 Triliun demi… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah akan menggelontorkan Rp20,5 triliun kepada…
PNBP Kementerian ESDM 2025 Tembus Rp138 Triliun, Bahlil Garansi Tetap… Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral…
Rupiah Pagi Ini Menguat ke Rp17.914 per Dolar AS, Intip… Nilai tukar rupiah dibuka menguat 0,11 persen atau 19 poin, ke level…
  • Cair Pekan Depan, Purbaya 'Guyur' Kas Daerah Rp20,5 Triliun demi Gaji ASN…
  • PNBP Kementerian ESDM 2025 Tembus Rp138 Triliun, Bahlil Garansi Tetap Akuntabel
  • Rupiah Pagi Ini Menguat ke Rp17.914 per Dolar AS, Intip Pemicunya!
Tag:Batu baraDolar ASESDMIndustri PertambanganNilai TukarPHKProduksi Batubara
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Persib Gagal Adu Penalti! Persebaya Cetak Sejarah Jadi Juara Baru Piala Presiden 2026
By Hadi Febriansyah
Persebaya Juara Piala Presiden 2026. (Sumber: Media Piala Presiden)
1
Asal Usul Lomba Makan Kerupuk, Tradisi Ikonik Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Lomba Makan Kerupuk saat Hari Kemerdekaan.
2
Dipecat karena Tilap Uang, Eks Bos Sekolah Swasta di Jaksel Tinggalkan ‘Gudang’ Bedil
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruangan eks ketua yayasan sekolah.
3
Ada AK-47 Hingga Narkoba: ‘Gudang Rahasia’ Mantan Ketua Yayasan Sekolah di Jaksel Terbongkar
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruang sekolah berisi senpi dan narkotika.
4
Heboh Warga Israel Diduga Tinggal dan Punya Bisnis di Bali, Kemlu RI: Kami Cek Dulu
By Natania Longdong
Ilustrasi warga asing liburan di Bali.
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi RI.
Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI Melambat di Kuartal II jadi 5,29 Persen, Ketergantungan pada Konsumsi Disorot

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II-2026 melambat menjadi 5,29 persen secara tahunan…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
13 menit lalu
Pramuniaga menunjukkan emas batangan
Ekonomi Bisnis

Harga Emas Hari Ini 7 Agustus 2026: Global Melejit 4,8 Persen, Antam Anjlok Rp29.000

Harga emas global masih bergerak stabil pada perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026.…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
4 jam lalu
Ilustrasi konflik di Selat Hormuz.
Ekonomi Bisnis

Iran Batasi Pelayaran di Selat Hormuz: Harga Minyak Brent Tembus US$83,50 per Barel

Harga minyak naik dunia lebih dari 1 persen pada perdagangan Jumat. Karena…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
4 jam lalu
Papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

IHSG Dibuka Menguat ke 6.352, Investor Mulai Sumringah! Ada Sinyal Bakal Terbang Lagi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada pembukaan perdagangan Jumat pagi, 7…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up