Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 10 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Pertamax Naik 32 Persen, Ini Sederet ‘Dosa’ Kebijakan yang Bikin Kelas Menengah Jadi Korban!
Ekonomi Bisnis

Pertamax Naik 32 Persen, Ini Sederet ‘Dosa’ Kebijakan yang Bikin Kelas Menengah Jadi Korban!

iren natania longdongowrite-adi-briantika
Last updated: Juni 10, 2026 10:49 am
Natania Longdong
Adi Briantika
Share
Ilustrasi dibuat oleh AI.
Ilustrasi dibuat oleh AI.
SHARE

Center of Economic and Law Studies (CELIOS) mengkritisi keputusan PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga Pertamax 92 dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026. 

Daftar isi Konten
  • Sempit
  • Opsi Penyelamat

Lonjakan harga itu terjadi secara mendadak, dengan kenaikan sekitar 32 persen. Mencermati hal tersebut, Direktur Kebijakan Publik Celios Media Wahyudi Askar menekankan beberapa dampak krusial.

“Pandangan bahwa kenaikan Pertamax 92 hanya memukul orang kaya merupakan penyederhanaan yang keliru. Pengguna Pertamax 92 bukan cuma orang kaya, tapi juga kelas menengah rentan. Ada pekerja, pegawai, guru, ojol, dan jutaan kelas menengah yang selama ini memilih BBM yang lebih baik untuk kendaraannya,”

kata Media, dalam keterangan resmi, hari ini.
Baca juga:
DPR Bocorkan Rencana Stimulus Pemerintah Imbas BBM Pertamax Naik, Ini… Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengungkapkan, pemerintah akan menggelontorkan paket…
BBM Pertamax Tembus Rp16.250, DPR Ingatkan Efek Berantai ke Harga… Pertamina menaikkan harga dua jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi mulai…
Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Purbaya Klaim Dampaknya Minim… PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi…
  • DPR Bocorkan Rencana Stimulus Pemerintah Imbas BBM Pertamax Naik, Ini Alasannya
  • BBM Pertamax Tembus Rp16.250, DPR Ingatkan Efek Berantai ke Harga Pangan
  • Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Purbaya Klaim Dampaknya Minim ke Inflasi

Media berpendapat ketika margin kenaikan terlalu jauh, opsinya adalah membayar lebih mahal atau beralih kepada Ron lebih rendah, dalam hal ini adalah BBM jenis Pertalite. Memilih Ron yang lebih rendah juga akan membebani pemerintah yang selama ini menanggung beban subsidi BBM.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Ekonomi Celios Nailul Huda menambahkan bahwa ketika pemerintah memutuskan menaikkan harga Pertamax 92 tanpa menaikkan harga Pertalite, maka bakal ada konsekuensi kenaikan permintaan Pertalite.

“Akibatnya, kuota Pertalite akan meningkat dan menyebabkan subsidi untuk BBM akan membengkak juga. Pembatasan melalui QR code hanya efektif jika tidak ada kebocoran di lapangan. Pada praktiknya, masih banyak Pertalite yang diperjualbelikan di luar SPBU,”

ungkap Huda.

Sempit

Sementara itu, Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira berkata kenaikan harga Pertamax bukan sekedar penyesuaian harga biasa, melainkan sebagai bukti bahwa ruang fiskal atau APBN kian menyempit.

“Utang jatuh tempo dan kewajiban bunga menembus Rp1.434 triliun, tahun ini salah satu puncak pembayaran utang. Outlook penerimaan pajak shortfall diperkirakan Rp300-340 triliun, dan kebutuhan belanja program masih besar. Pemerintah sudah kehabisan amunisi menjaga harga energi tetap stabil,”

terang Bhima. 

Selain ruang fiskal yang menyempit, Bhima menyebut masalah akut pelemahan kurs rupiah yang merosot 8 persen sejak awal tahun menjadi tekanan ganda pada belanja energi APBN dan pengeluaran masyarakat.

“Harga minyak yang tinggi berada di luar faktor pemerintah, tapi nilai tukar rupiah yang melemah berada dalam kendali pemerintah dan BI, sehingga punya andil besar terhadap penyesuaian harga BBM. Begitu rupiah semakin melemah ke 18.000 per dolar AS, harga importasi BBM makin mahal, dan semakin menekan komponen belanja kompensasi dan subsidi energi,”

ujar Bhima.

Bima juga mengungkapkan hasil simulasi sensitivitas perubahan asumsi makro APBN 2026, yang menurutnya telah gagal dalam mengendalikan kurs rupiah. Hal itu, juga menyebabkan belanja negara bertambah Rp91,5 triliun, yang menjadi salah satu semakin beratnya biaya kompensasi kepada Pertamina.

Dampak 32 persen kenaikan harga Pertamax, juga akan mengerek daya beli di kelompok menengah dan menuju kelas menengah (aspiring middle class). Hal tersebut juga akan diikuti faktor negatif lain, seperti pertambahan jumlah penduduk rentan miskin, kenaikan harga bahan pangan, transmisi penyesuaian suku bunga kredit lebih cepat, jumlah PHK melonjak pada kuartal ke-III, meningkatnya kriminalitas dan gejolak sosial. 

Opsi Penyelamat

Media pun melihat ada opsi lain untuk menyelamatkan fiskal, yakni menghentikan program ambisius Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Jika MBG dirombak ulang, hanya untuk yang membutuhkan (targeted), biayanya hanya Rp117 triliun. Tapi itu kemungkinan tidak dipilih pemerintah karena kontrak dengan dapur-dapur SPPG sudah berjalan. Struktur rentenya sudah terlanjur terbentuk,”

tegas Media. 

Pemerintah setidaknya punya empat pilihan menghadapi tekanan defisit fiskal yakni menghentikan atau merombak MBG, menambah utang, menaikkan pajak, atau menaikkan harga BBM. 

Menambah utang semakin sulit karena biaya pinjaman negara sedang tinggi. Beberapa hari lalu, Pemerintah menerbitkan PP mengejar tambahan pajak dari sektor UMKM. Hari ini, pemerintah menaikkan harga Pertamax. Sebelumnya, pemerintah membatalkan rencana kenaikan royalti mineral dari perusahaan-perusahaan besar dengan aset dan keuntungan triliunan rupiah.

“Ini sangat aneh, ketika negara membutuhkan tambahan uang, yang diminta berkorban adalah kelas menengah bawah. Mereka dijadikan penanggung biaya atas masalah fiskal yang lahir dari buruknya pilihan dan pelaksanaan kebijakan pemerintah sendiri,”

tutup Media.
Baca juga:
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 Per Liter, Ekonom: Konsumen Bakal… Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per…
Pertamax Naik 32 Persen: Tahukah Anda UMKM Kini Jadi Korban… Di tengah daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih dan tekanan ekonomi…
Melonjak 32 Persen, Harga Pertamax Mulai Hari Ini Dijual Rp16.250… PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi…
  • Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 Per Liter, Ekonom: Konsumen Bakal Hijrah ke…
  • Pertamax Naik 32 Persen: Tahukah Anda UMKM Kini Jadi Korban 'Beban Bisu'…
  • Melonjak 32 Persen, Harga Pertamax Mulai Hari Ini Dijual Rp16.250 per Liter
Tag:BBMCeliosKenaikan BBMminyakpertamax
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Melonjak 32 Persen, Harga Pertamax Mulai Hari Ini Dijual Rp16.250 per Liter
By Natania Longdong
BBM Pertamina Jenis Pertamax resmi naik Jadi Rp16.250 per liter. (Sumber: Owrite/Hadi Febriansyah)
1
Edison Ajak Keponakan Ambil Jatah Proyek “Jaga Hubungan Baik” Pemkab Muara Enim
By Rahmat Baihaqi
Bupati Muara Enim Edison berada di mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (9/6/2026).
2
Pertamax Naik 32 Persen: Tahukah Anda UMKM Kini Jadi Korban ‘Beban Bisu’ yang Mematikan?
By Rahmat Tunny
Pengamat Ekonomi, Febryan Wishnu.
3
Shin Tae-yong Resmi ke Persija, Begini Respons Erick Thohir
By Hadi Febriansyah
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir
4
Pertamax Naik 32 Persen, Ini Sederet ‘Dosa’ Kebijakan yang Bikin Kelas Menengah Jadi Korban!
By Natania Longdong
Ilustrasi dibuat oleh AI.
5

BERITA LAINNYA

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

DPR Bocorkan Rencana Stimulus Pemerintah Imbas BBM Pertamax Naik, Ini Alasannya

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengungkapkan, pemerintah akan menggelontorkan paket…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
18 menit lalu
Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut B. Pandjaitan. (Sumber: Instagram @luhut.pandjaitan)
Ekonomi Bisnis

Luhut Bongkar Rencana Besar Prabowo, Bansos Rp5,4 Juta Langsung Cair ke Rekening Warga

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, membeberkan bahwa pemerintah berencana…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Purbaya Klaim Dampaknya Minim ke Inflasi

PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
BBM Pertamina Jenis Pertamax resmi naik Jadi Rp16.250 per liter. (Sumber: Owrite/Hadi Febriansyah)
Ekonomi Bisnis

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 Per Liter, Ekonom: Konsumen Bakal Hijrah ke Pertalite

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up